Tak terasa hari berganti hari,bulan berganti bulan dan baru kemaren tahun berganti tahun baru lagi...Tahun baru Masehi kali ini hampir bersamaan dengan tahun baru Hijriah. Trompet bersahut-sahutan,kembang api berpijar-pijar di langit tak kalah suara sepada motor yang di gas keras-keras,aku gak ngerti juga apa maksudnya....hehehe
Selamat Tahun Baru...ya ucapan seperti itu pun memadati jalur-jalur operator seluler sehinngga banyak yang pending akibat padatnya jalur pengiriman maupun penerimaan data dan lucunya aku juga korban kelatahan itu...hehehe
Kalau direnungkan mungkin bisa terlihat aneh bin nyleneh,lah kok bisa ???.harusnya dalam menyambut tahun baru bukan dengan kegembiraan,secara gitu loh (sok pke bhs gaul) lah tahun baru itu kan berarti bertambahnya umur kita,otomatis antrian menuju ke alam kubur semakin dekat kan ?.Dan lucunya aku juga yang termasuk latah ikut bergembira menyambut tahun baru ini,padahal jujur saja selama ini umurku di dalam tiap detik-detiknya selalu saja berbuat dosa,selalu saja mengulang-ngulang hal yang sama dan percuma,selalu saja memakai waktuku tuk mengejar kepentingan dunia sering juga melupakan bahwa dunia itu hanya alat tuk mencapai tujuan...Astaugfirllah...
Sang Manusia Paling Mulia & Suci KekasihNya pernah Berkata “ Barang siapa hari-harinya sama,dialah orang yang merugi dan orang yang hari ini lebih buruk dari hari kemaren,dialah orang yang celaka ”. Lucunya aku juga termasuk orang yang dalam kategori termasuk dua-duanya itu...Astaugfirllah...
Sudah seharusnya kita minimal didalam menghadapai akhir atau awal tahun melakukan EVALUASI diri,setidaknya itu bisa membantu diri kita tuk “bercermin” apa ada yang kurang pada diri kita tuk kita perbaiki,menghijrahkan diri kita untuk lebih baik lagi.Semua itu pasti berubah masalahnya perubahan itu ke yang lebih baik atau malah lebih buruk dan itu pilihan kita.Berusaha dan berusaha dengan maksimal tuk kembali kejalanNya,jalan yang penuh dengan RhidoNya.
Terkadang melihat diriku sendiri pun lucu maksud hati pengin lurus eh kok malah belak-belok kadang sampai tersesat.Dalam tersesatnya diriku aku berusaha tidak ikutan latah mengkambing hitamkan setan yang memang sukanya mensesatkan,ketersesatan diriku ya karena ulahku sendiri yang terkadang kalah dengan ke akuanku...Astaugfirllah...
Selamat Mendekati Kiamat !!!...mungkin itulah ucapan yang tepat !.itu menurutku kalau ada yang gak setuju ya gak papa lah ini kan tulisanku ya terserah aku kan ?.,,hehee.yang pasti kiamat tidak semakin jauh tapi dengan bertambahnya tahun yang seolah perputaran waktu ini semakin cepat,kiamat pun semakin dekat !.ya syukur-syukur Allah memangilku sebelum kiamat karena kata temenku “orang yang sampai menjumpai kiamat itu seburuk-buruknya orang”.
Semakin bertambahnya tahun antrian menuju alam kubur semakin dekat !,kita juga gak tau berapa lama lagi jantung kita terus berdetak,malaikat maut selalu mengintai dengan sigap tinggal tunggu komando Sang Penguasa saja !.
Jaman Wes Akhir/Bumine Goyang/Akale Jungkir/Negarane Goncang/Langite Peteng/ndunyane Sungsang/Makmume Kintir/Imame Ilang/Banjire Bandhang/Rakyate Mungkir/Pemimpine Edan !!!
Sudah tidak ada waktu lagi mari kita menunduk dan memandang diri sendiri tuk bercermin kepada aturan langit sebelum ajal memanggil !
Wahai Pemilik Segala Nama
Pemilik Ampunan & Cinta
Ampuni segala dosa & kesalahan kami
Jadikan sisa umur kami tuk selalu di jalanMu
Bebaskan kami dari segala musibah esok hari
Mudahkan semua persoalan kami
Karena kami berlindung di bawah Kebesaran AsmaMu
Amin...amin...amin.
yang kaya akan dosa... 03/01/11
Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan
Selasa, 11 Januari 2011
Rabu, 29 Desember 2010
Renungan "Eek" !!!...Pernahkah Kau Merenungi Kotoran Biologismu ???.
Di saat fajar malu-malu menampakkan wajahnya,disaat adzan subuh akan berkumandang aq terbangun dari tidurku,menuju ke kamar mandi seperti biasanya aq mau buang hajat besar atau lebih trend disebuk “Eek” (buang air besar).akupun jongkok di WC bermaksud menghijrahkan sampah biologis ke WC.
Disaat aku menunggu keluarnya si sampah biologis ini, terbesit pikiran nyleneh tuk sekedar merenung tentang “Bagaimana mekanisme Eek ini ? & Siapa yang mengaturnya ?”.pertanyaan iseng ini terlintas begitu saja di pikiranku dan otakku pun merespon tuk mencari jawabannya.
Disaat aku menunggu keluarnya si sampah biologis ini, aku pun mengingat-ingat kembali pelajaran Biologi waktu sekolah dulu bahwa mekanisme “hijrahnya” sampah biologis ini berawal dari Gerakan peristaltis dari otot-otot dinding usus besar menggerakkan sampah biologis dari saluran pencernaan menuju ke rektum, Ketika rektum telah penuh, tekanan di dalam rektum akan terus meningkat dan menyebabkan rangsangan untuk buang air besar. Sampah biologis akan didorong menuju ke saluran anus. Otot sphinkter pada anus akan membuka lubang anus untuk mengeluarkan sampah biologis.
Selama buang air besar, otot dada, diafragma, otot dinding abdomen, dan diafragma pelvis menekan saluran cerna. Pernapasan juga akan terhenti sementara ketika paru-paru menekan diafragma dada ke bawah untuk memberi tekanan. Tekanan darah meningkat dan darah yang dipompa menuju jantung meninggi. Proses keseluruhan ini bisa disimpulkan yang dalam bahasa jawa di sebut “ngeden”..hehe
Dari Perenungan eek ini sudah aku temukan jawaban pertanyaan pertama tadi (Bagaimana mekanisme Eek ?).dan untuk pertanyaan kedua (siapa yang mengatur mekanisme eek ?).untuk pertanyaan kedua aku membutuhkan waktu yang lumayan lama,awalnya aku menjawab bahwa yang mengatur mekanisme ini adalah “aku sendiri” . Akan tetapi jawaban ini terbantahkan dengan argumenku sendiri seperti : Aku JELAS tidak bisa mengendalikan Gerakan peristaltis otot-otot dinding usus dan Gerakan Peristaltis usus terjadi akibat adanya Rangsangan kepada otot-otot dinding usus dan JELAS sekali kalau aku tidak bisa membuat “Rangsangan” itu. Dan banyak lagi argumen lainnya yang mementahkan jawaban kedua.
Aku JELAS sekali BUKAN yang mengatur mekanisme Eek ini,apalagi untuk menentukan kapan/jam atau pada menit keberapa si sampah biologis ini bisa aku Hijrahkan ke WC JELAS sekali klu aku juga tidak bisa menentukannya.
Disaat enak-enaknya aku Eek sambil mencari-cari jawaban pertanyaan kedua (siapa yang mengatur mekanisme eek ?) terdengar suara adzan subuh...Adzan subuh lah yang akhirnya memberikan jawaban sekaligus membuyarkan Renungan Eek ku di pagi ini.
Jawaban untuk pertanyaan kedua siapa yang mengatur mekanisme eek ?, adalah Allah SWT .....aku atau pun kalian semua tidak akan mampu mengatur mekanisme panjang eek seperti yang aku ceritakan tadi, usaha yang bisa aku lakukan hanyalah Jongkok & Ngeden (memberikan tekanan kepada saluran pencernaan).
Hanya Jongkok & Ngeden saja usaha yang bisa kita lakukan selebihnya KUASA Allah lah yang mengatur itu semua,dari Renungan Eek ini dapat aku tarik kesimpulan bahwa Kekuasaan Allah tiap detik atau pun tiap hembusan nafas kita KEKUASAAN ALLAH mengalir dalam tubuh kita,bahkan dalam hal sepele dan dianggap jorok oleh kita “Eek” !!!.
Kasih sayang & Nikmat Allah selalu mengalir dalam diri kita...dan nikmat Allah mana lagi yang akan kita ingkari dan masih pantaskah kita menyombongkan diri dengan ke-aku-anku !!!.
Maha Suci Allah Sang Pemilik Segala Nama....semoga kita semua termasuk orang-orang yang pandai bersyukur...Amin...Amin...Amin.
28/12/10 ku tulis sambil “eek” di memo HP ku...
Disaat aku menunggu keluarnya si sampah biologis ini, terbesit pikiran nyleneh tuk sekedar merenung tentang “Bagaimana mekanisme Eek ini ? & Siapa yang mengaturnya ?”.pertanyaan iseng ini terlintas begitu saja di pikiranku dan otakku pun merespon tuk mencari jawabannya.
Disaat aku menunggu keluarnya si sampah biologis ini, aku pun mengingat-ingat kembali pelajaran Biologi waktu sekolah dulu bahwa mekanisme “hijrahnya” sampah biologis ini berawal dari Gerakan peristaltis dari otot-otot dinding usus besar menggerakkan sampah biologis dari saluran pencernaan menuju ke rektum, Ketika rektum telah penuh, tekanan di dalam rektum akan terus meningkat dan menyebabkan rangsangan untuk buang air besar. Sampah biologis akan didorong menuju ke saluran anus. Otot sphinkter pada anus akan membuka lubang anus untuk mengeluarkan sampah biologis.
Selama buang air besar, otot dada, diafragma, otot dinding abdomen, dan diafragma pelvis menekan saluran cerna. Pernapasan juga akan terhenti sementara ketika paru-paru menekan diafragma dada ke bawah untuk memberi tekanan. Tekanan darah meningkat dan darah yang dipompa menuju jantung meninggi. Proses keseluruhan ini bisa disimpulkan yang dalam bahasa jawa di sebut “ngeden”..hehe
Dari Perenungan eek ini sudah aku temukan jawaban pertanyaan pertama tadi (Bagaimana mekanisme Eek ?).dan untuk pertanyaan kedua (siapa yang mengatur mekanisme eek ?).untuk pertanyaan kedua aku membutuhkan waktu yang lumayan lama,awalnya aku menjawab bahwa yang mengatur mekanisme ini adalah “aku sendiri” . Akan tetapi jawaban ini terbantahkan dengan argumenku sendiri seperti : Aku JELAS tidak bisa mengendalikan Gerakan peristaltis otot-otot dinding usus dan Gerakan Peristaltis usus terjadi akibat adanya Rangsangan kepada otot-otot dinding usus dan JELAS sekali kalau aku tidak bisa membuat “Rangsangan” itu. Dan banyak lagi argumen lainnya yang mementahkan jawaban kedua.
Aku JELAS sekali BUKAN yang mengatur mekanisme Eek ini,apalagi untuk menentukan kapan/jam atau pada menit keberapa si sampah biologis ini bisa aku Hijrahkan ke WC JELAS sekali klu aku juga tidak bisa menentukannya.
Disaat enak-enaknya aku Eek sambil mencari-cari jawaban pertanyaan kedua (siapa yang mengatur mekanisme eek ?) terdengar suara adzan subuh...Adzan subuh lah yang akhirnya memberikan jawaban sekaligus membuyarkan Renungan Eek ku di pagi ini.
Jawaban untuk pertanyaan kedua siapa yang mengatur mekanisme eek ?, adalah Allah SWT .....aku atau pun kalian semua tidak akan mampu mengatur mekanisme panjang eek seperti yang aku ceritakan tadi, usaha yang bisa aku lakukan hanyalah Jongkok & Ngeden (memberikan tekanan kepada saluran pencernaan).
Hanya Jongkok & Ngeden saja usaha yang bisa kita lakukan selebihnya KUASA Allah lah yang mengatur itu semua,dari Renungan Eek ini dapat aku tarik kesimpulan bahwa Kekuasaan Allah tiap detik atau pun tiap hembusan nafas kita KEKUASAAN ALLAH mengalir dalam tubuh kita,bahkan dalam hal sepele dan dianggap jorok oleh kita “Eek” !!!.
Kasih sayang & Nikmat Allah selalu mengalir dalam diri kita...dan nikmat Allah mana lagi yang akan kita ingkari dan masih pantaskah kita menyombongkan diri dengan ke-aku-anku !!!.
Maha Suci Allah Sang Pemilik Segala Nama....semoga kita semua termasuk orang-orang yang pandai bersyukur...Amin...Amin...Amin.
28/12/10 ku tulis sambil “eek” di memo HP ku...
Label:
Artikel
Selasa, 07 Desember 2010
Bubur SURO sebuah Pusaka Tradisi & Budaya
Bubur Suro...sebuah makanan khas jawa yang unik,kenapa di bilang "unik" padahal hanya bubur biasa.keunikan bubur ini hanya ada atau di buat satu tahun sekali tepatnya pada bulan Suro.
Makanan ini terbuat dari beras yg diolah menjadi bubur,kemudian diberi santan,diberi perkedel,ditaburi telor yang didadar tipis diris - iris dibentuk seperti mie kotak,ada kering tempe,ada daging dendeng,ada cabe merah yang disuwir - suwir,diberi juga beberapa daun kemanggi..jadi perpaduan rasanya gurih+manis.ini yang biasa ibuku buat.banyak juga variasinya bubur ini ya sesuai selera aja.bubur ini dibagi-bagi kan kepada sodara dan tetangga.
Tidak tahu kapan awal mula tradisi ini,dalam budaya jawa tradisi ini sudah turun temurun.tradisi bubur suro yang merupakan pusaka budaya sekarang mulai termajinalkan oleh jaman,banyak generasi muda sekarang yang sudah melupakan atau bahkan tidak tahu dengan tradisi budayanya sendiri mereka lebih mengenal budaya bangsa lain daripada bangsanya sendiri.
Dalam sebuah tradisi budaya selalu diiringi dengan elemen kuliner sebagai lambang.Begitu juga dalam hal keagamaan orang muslim merayakan Idul Fitri dengan nasi kuning/ketupat/opor ayam.Pada Hari Raya Imlek, saudara-saudara kita yang keturunan Tionghoa memakai kue keranjang sebagai lambang. Orang Nasrani di eropa menandai Thanksgiving Day dengan sajian kalkun panggang,Tidak satu pun kitab suci agama yang mewajibkan hadirnya makanan-makanan itu dalam hari-hari raya keagamaan. Karena itu, tradisi ini harus dilihat sebagai murni tradisi yang terpisah dari syariat agama. Tradisi ini memberi warna dan nuansa budaya dari rangkaian ritual agama merupakan bagian perayaan atau celebration, atau festival, untuk memaknai kesyukuran. Mohon dicatat, tradisi Imlek dan Thanksgiving bukanlah bagian dari ritual agama.Begitu juga dengan hari kasisayang atau Valentine day ditandai dengan Coklat dan hari-hari yang dianggap bersejarah selalu ditandai dengan elemen kuliner.
Dalam Kalangan umat Islam di kaum Syi'ah bubur suro banyak dikaitkan dengan tragedi Karbala (Pertempuran Karbala). dimana pada waktu itu tepat pada tanggal 10 Muharram atau disebut Hari Asyura cucu Nabi Muhammad yang bernama Husain bin Ali terbunuh pada pertempuran itu,Syahidnya Husain ini lah yang diperinggati oleh kaum syiah dan dilambangan dengan elemen kuliner bubur Asyura
Mengenang tentang kisah kepahlawanan dan kematian cucu Nabi Muhammad SAW ini di Bengkulu ada upacara tradisional dinamakan Tabot dan di sumatra barat di sebut Tabut .Dinegara ini banyak sekali tradisi budaya yang selalu memberikan warna pada ritual keagamaan.
Mengenai Bubur Suro tidak perlu kita kait-kaitkan dengan kemusyrikan atau syirik,bahkan bubur suro bukanlah sesajen !,dalam tradisi budaya jawa timur membuat+membagi-bagikan bubur suro untuk memperingati 1 Suro atau 1 Muharram.Pandanglah bubur suro sebagai Pusaka Kuliner Tradisi dan Budaya Bangsa ini.Bubur Suro adalah salah satu aset budaya yang harus kita lestarikan.disamping melestarikan budaya hal ini juga mengajarkan kita untuk berbagi kepada sesama.
Selamat Tahun Baru 1 Suro 1944 & 1 Muharram 1432 H.ayo satukan niat dan bulatkan tekad bersama mengapai cinta dan ridho Sang Pemilik alam semesta raya,semoga Allah selalu melindungi kita bersama menjadikan kita pandai bersykur atas smua nikmatNya menjadikan tahun ini lebih baik dari tahun sebelumnya selalu disucikan dari dosa-dosa dan disempurnakan iman islam kita. amin...amin...amin ya Rabb...
Aku...1 Suro 1944 / 1 Muharram 1932 H
Makanan ini terbuat dari beras yg diolah menjadi bubur,kemudian diberi santan,diberi perkedel,ditaburi telor yang didadar tipis diris - iris dibentuk seperti mie kotak,ada kering tempe,ada daging dendeng,ada cabe merah yang disuwir - suwir,diberi juga beberapa daun kemanggi..jadi perpaduan rasanya gurih+manis.ini yang biasa ibuku buat.banyak juga variasinya bubur ini ya sesuai selera aja.bubur ini dibagi-bagi kan kepada sodara dan tetangga.
Tidak tahu kapan awal mula tradisi ini,dalam budaya jawa tradisi ini sudah turun temurun.tradisi bubur suro yang merupakan pusaka budaya sekarang mulai termajinalkan oleh jaman,banyak generasi muda sekarang yang sudah melupakan atau bahkan tidak tahu dengan tradisi budayanya sendiri mereka lebih mengenal budaya bangsa lain daripada bangsanya sendiri.
Dalam sebuah tradisi budaya selalu diiringi dengan elemen kuliner sebagai lambang.Begitu juga dalam hal keagamaan orang muslim merayakan Idul Fitri dengan nasi kuning/ketupat/opor ayam.Pada Hari Raya Imlek, saudara-saudara kita yang keturunan Tionghoa memakai kue keranjang sebagai lambang. Orang Nasrani di eropa menandai Thanksgiving Day dengan sajian kalkun panggang,Tidak satu pun kitab suci agama yang mewajibkan hadirnya makanan-makanan itu dalam hari-hari raya keagamaan. Karena itu, tradisi ini harus dilihat sebagai murni tradisi yang terpisah dari syariat agama. Tradisi ini memberi warna dan nuansa budaya dari rangkaian ritual agama merupakan bagian perayaan atau celebration, atau festival, untuk memaknai kesyukuran. Mohon dicatat, tradisi Imlek dan Thanksgiving bukanlah bagian dari ritual agama.Begitu juga dengan hari kasisayang atau Valentine day ditandai dengan Coklat dan hari-hari yang dianggap bersejarah selalu ditandai dengan elemen kuliner.
Dalam Kalangan umat Islam di kaum Syi'ah bubur suro banyak dikaitkan dengan tragedi Karbala (Pertempuran Karbala). dimana pada waktu itu tepat pada tanggal 10 Muharram atau disebut Hari Asyura cucu Nabi Muhammad yang bernama Husain bin Ali terbunuh pada pertempuran itu,Syahidnya Husain ini lah yang diperinggati oleh kaum syiah dan dilambangan dengan elemen kuliner bubur Asyura
Mengenang tentang kisah kepahlawanan dan kematian cucu Nabi Muhammad SAW ini di Bengkulu ada upacara tradisional dinamakan Tabot dan di sumatra barat di sebut Tabut .Dinegara ini banyak sekali tradisi budaya yang selalu memberikan warna pada ritual keagamaan.
Mengenai Bubur Suro tidak perlu kita kait-kaitkan dengan kemusyrikan atau syirik,bahkan bubur suro bukanlah sesajen !,dalam tradisi budaya jawa timur membuat+membagi-bagikan bubur suro untuk memperingati 1 Suro atau 1 Muharram.Pandanglah bubur suro sebagai Pusaka Kuliner Tradisi dan Budaya Bangsa ini.Bubur Suro adalah salah satu aset budaya yang harus kita lestarikan.disamping melestarikan budaya hal ini juga mengajarkan kita untuk berbagi kepada sesama.
Selamat Tahun Baru 1 Suro 1944 & 1 Muharram 1432 H.ayo satukan niat dan bulatkan tekad bersama mengapai cinta dan ridho Sang Pemilik alam semesta raya,semoga Allah selalu melindungi kita bersama menjadikan kita pandai bersykur atas smua nikmatNya menjadikan tahun ini lebih baik dari tahun sebelumnya selalu disucikan dari dosa-dosa dan disempurnakan iman islam kita. amin...amin...amin ya Rabb...
Aku...1 Suro 1944 / 1 Muharram 1932 H
Label:
Artikel
Selasa, 16 November 2010
Belajar Kepada “Sepeda Onthel”...(Sebuah Filosifi)
Beberapa bulan belakangan seorang kawan membawaku lebih mengenal sepeda tua,sepeda - sepeda onthel yang dulu pernah di pakai oleh kakek/nenek atau buyut kita bahkan para pejuang kemerdekaan republik ini pernah memakainya.
Dari hari-hariku bersepeda tua itu aku banyak belajar tetang apaun yang bisa kuambil,dari bersepeda akhirnya aku buat catatan ini bukan karena sepada “tuanya” tp dari manfaat & filosofinya,kalaupun ada yang gak suka atau gak setuju dengan goresan ini ya itu sudah biasa...hahaa.Tapi kalau goresan ini nantinya bisa memberikan manfaat ya Alhamdulillah itu semua pasti karena RhidoNya.
Banyak yang bisa kita pelajari dari bersepeda,dari sisi manfaatnya dengan bersepeda jelas sangat bermanfaat sekali untuk kesehatan. Mereka yang rajin bersepeda, akan mempunyai harapan hidup yang lebih panjang. Kenapa ? Karena bersepeda setiap hari,(kalau aku cukup seminggu sekali..hehehe) akan melatih nafas kita untuk bernafas lebih panjang di bandingkan dengan orang yang tidak bersepeda. Dengan bersepeda, jantung berdenyut lebih cepat dalam memompa darah dan menyuplai oksigen ke otot, sehingga otot dapat berfungsi optimal. Saat santai, 4-5 liter darah mengalir ke seluruh tubuh tiap menitnya. Tapi saat melakukan aktivitas sedang seperti bersepeda, jumlah ini berlipat ganda menjadi sekitar 20 liter darah permenit. Jantung sendiri adalah otot, sehingga jika dilatih tentu akan bertambah kuat hal ini bisa meminimalkan risiko penyakit kardiovaskuler dibandingkan mereka yang tidak suka berolahraga.Masih banyak lagi manfaat bersepeda untuk organ-organ tubuh lainya,pernah aku baca artikel penelitian disitu disebutkan “bersepeda dalam jarak yang pendek dan sering dilakukan akan mengurangi kematian kurang lebih 22%.”
Selain bermanfaat buat kesehatan bersepeda juga memberikan manfaat buat “isi dompet” kita,bersepeda tidak memerlukan BBM otomatis kita bisa menghemat pengeluaran...hehe.bersepeda juga memberikan manfaat kepada Alam,tidak menimbulkan polusi lapisan ozon pun bisa sedikit terselamatkan udara jadi sehat n seger..
Sekarang apa filosofi dari bersepeda ?.sebelum aku ber “sok filosofi” aku mau flashback dulu.Saat aku berumur 9 tahun,Ayah membelikan aku speda mini,sayangnya sepeda itu lebih besar sedikit dari tubuhku yang waktu itu imut,manis & kecil...qiqiqi.agar aku tidak terjatuh waktu belajar ayah memasang 2 roda kecil yang diletakkan di kanan+kiri roda belakang,lambat laun roda itu dilepas satu persatu tinggalah roda asli sepeda,waktu itu aku selalu terjatuh dan terjatuh lagi sebelum akhirnya bisa bersepeda dengan 2 roda bahkan sempat terjatuh dan masuk selokan...hahaa.sampai kepada akhirnya keseimbangan dalam bersepeda aku kuasai.
Dari flasback diatas bisa diambil sebuah kesimpulan bahwa dalam bersepeda kita harus bisa menyeimbangan sepeda terus mengayuh tanpa henti sekaligus mengatur iramanya,selalu melihat kedepan sesekali perlu melihat belakang,disaat jalanan menanjak kita memerlukan ekstra tenaga,akan tetapi di jalanan menurun kita dapat “bonus atau diskon” tenaga...
Pada akhirnya kupahami sebuah filosofi kehidupan dari sepeda...
“Dalam mengayuh sepeda kehidupan kita akan mengalami jatuh dan bangun (cobaan/ujian hidup) berkali-kali, tapi kita tidak boleh menyerah kita bangkit lagi mengayuh kembali sepeda kehidupan kita dan menyeimbangkannya lagi,kita tidak boleh selalu melihat kebelakang nanti akan terjatuh/menabrak cukuplah sesekali melihat masa lalu tuk jadikan pelajaran,dalam perjalanan nantinya kita akan menemukan jalanan tanjakan(permasalahan hidup),kita tidak boleh menyerah terus kita mengayuh sepeda kehidupan kita sekuat tenaga dengan irama yang pasti,yakinlah setelah ada tanjakan selalu ada turunan(setelah ada kesedihan selalu ada kebahagiaan)”
Semoga goresan ini memberikan seberkas cahaya...ayo kawan kita mengayuh bersama-sama sepeda kehidupan kita sampai garis akhir kehidupan ini dengan khusnul khotimah...amin..amin..amin
Aku...08 Dzulhijjah 1431
Dari hari-hariku bersepeda tua itu aku banyak belajar tetang apaun yang bisa kuambil,dari bersepeda akhirnya aku buat catatan ini bukan karena sepada “tuanya” tp dari manfaat & filosofinya,kalaupun ada yang gak suka atau gak setuju dengan goresan ini ya itu sudah biasa...hahaa.Tapi kalau goresan ini nantinya bisa memberikan manfaat ya Alhamdulillah itu semua pasti karena RhidoNya.
Banyak yang bisa kita pelajari dari bersepeda,dari sisi manfaatnya dengan bersepeda jelas sangat bermanfaat sekali untuk kesehatan. Mereka yang rajin bersepeda, akan mempunyai harapan hidup yang lebih panjang. Kenapa ? Karena bersepeda setiap hari,(kalau aku cukup seminggu sekali..hehehe) akan melatih nafas kita untuk bernafas lebih panjang di bandingkan dengan orang yang tidak bersepeda. Dengan bersepeda, jantung berdenyut lebih cepat dalam memompa darah dan menyuplai oksigen ke otot, sehingga otot dapat berfungsi optimal. Saat santai, 4-5 liter darah mengalir ke seluruh tubuh tiap menitnya. Tapi saat melakukan aktivitas sedang seperti bersepeda, jumlah ini berlipat ganda menjadi sekitar 20 liter darah permenit. Jantung sendiri adalah otot, sehingga jika dilatih tentu akan bertambah kuat hal ini bisa meminimalkan risiko penyakit kardiovaskuler dibandingkan mereka yang tidak suka berolahraga.Masih banyak lagi manfaat bersepeda untuk organ-organ tubuh lainya,pernah aku baca artikel penelitian disitu disebutkan “bersepeda dalam jarak yang pendek dan sering dilakukan akan mengurangi kematian kurang lebih 22%.”
Selain bermanfaat buat kesehatan bersepeda juga memberikan manfaat buat “isi dompet” kita,bersepeda tidak memerlukan BBM otomatis kita bisa menghemat pengeluaran...hehe.bersepeda juga memberikan manfaat kepada Alam,tidak menimbulkan polusi lapisan ozon pun bisa sedikit terselamatkan udara jadi sehat n seger..
Sekarang apa filosofi dari bersepeda ?.sebelum aku ber “sok filosofi” aku mau flashback dulu.Saat aku berumur 9 tahun,Ayah membelikan aku speda mini,sayangnya sepeda itu lebih besar sedikit dari tubuhku yang waktu itu imut,manis & kecil...qiqiqi.agar aku tidak terjatuh waktu belajar ayah memasang 2 roda kecil yang diletakkan di kanan+kiri roda belakang,lambat laun roda itu dilepas satu persatu tinggalah roda asli sepeda,waktu itu aku selalu terjatuh dan terjatuh lagi sebelum akhirnya bisa bersepeda dengan 2 roda bahkan sempat terjatuh dan masuk selokan...hahaa.sampai kepada akhirnya keseimbangan dalam bersepeda aku kuasai.
Dari flasback diatas bisa diambil sebuah kesimpulan bahwa dalam bersepeda kita harus bisa menyeimbangan sepeda terus mengayuh tanpa henti sekaligus mengatur iramanya,selalu melihat kedepan sesekali perlu melihat belakang,disaat jalanan menanjak kita memerlukan ekstra tenaga,akan tetapi di jalanan menurun kita dapat “bonus atau diskon” tenaga...
Pada akhirnya kupahami sebuah filosofi kehidupan dari sepeda...
“Dalam mengayuh sepeda kehidupan kita akan mengalami jatuh dan bangun (cobaan/ujian hidup) berkali-kali, tapi kita tidak boleh menyerah kita bangkit lagi mengayuh kembali sepeda kehidupan kita dan menyeimbangkannya lagi,kita tidak boleh selalu melihat kebelakang nanti akan terjatuh/menabrak cukuplah sesekali melihat masa lalu tuk jadikan pelajaran,dalam perjalanan nantinya kita akan menemukan jalanan tanjakan(permasalahan hidup),kita tidak boleh menyerah terus kita mengayuh sepeda kehidupan kita sekuat tenaga dengan irama yang pasti,yakinlah setelah ada tanjakan selalu ada turunan(setelah ada kesedihan selalu ada kebahagiaan)”
Semoga goresan ini memberikan seberkas cahaya...ayo kawan kita mengayuh bersama-sama sepeda kehidupan kita sampai garis akhir kehidupan ini dengan khusnul khotimah...amin..amin..amin
Aku...08 Dzulhijjah 1431
Label:
Artikel
Sabtu, 30 Oktober 2010
Ibu Pertiwi Menangis...(cobaan/teguran/ azab ???)
Musibah beruntun menimpa Ibu Pertiwi !.banyak diantara qt yg bertanya2 ini teguran,cobaan atau malah ini azab dari Tuhan ?
Tdk sedikit jg yg bilang klu ini azab buat bangsa ini !.bisa jadi jg bener !
Pernah saya baca "Kalau dari atas(hujan yg mnyebabkan banjir),artinya azab itu diakibatkan oleh orang2 atas/Pemimpin/Pejabat" dan "Kalau dari bawah(gempa/g.meletus) artinya di akibatkan oleh orang bawahan/rakyat" (tafsir Ibn Abbas ra)
coba saja sebutkan dosa2 para pemimpin maupun pejabat negri ini ?.mulai korupsi sampai keadilan yg hampir tertangkap mimpi !
coba jg sebutkan dosa2 rakyat bangsa ini ?.mudah sekali terjadi gesekan maupun benturan sosial !
Sekarang coba sebutkan dosa2ku ?.pasti lebih byk dari kalian semua !...qiqiqi....astaugfirlah
Bukankah pantas/layak bila Allah murka kpd qt ???
Redupnya nurani,Krisis moral n hilangnya keprcayaan kpd yg lain maupun kepada diri sendiri bs jd sumber utamanya
Bila musibah2 ini mrupakan azab/murka Allah kpd bangsa ini(semoga tidak !).sebagai muslim qt harus banyak besholawat tuk mencoba menghadirkan Rosulullah dan beristigfar mohon ampun kepada Allah krn hny dua hal itulah yg bisa menolak/menjauhkan qt dari azab Allah...itu kata Al qur'an loh bukan kataku.hehe
Syukurlah Allah maha penyayang juga pengasih qt harus yakin dan ber-husnudzon kepada Allah,klupun Allah murka tidak sulit tuk menghancurkan bangsa ini dlm sekejap mata !.
Bencana yg menimpa sodara2 qt saat ini adalah ujian/cobaan,ibarat anak smu mau ke mahasiswa harus diuji dulu.
Tetap merasa yakinlah bahwa semua kehendakNya adalah yg terbaik itu semua bentuk cintaNya kpd qt.musibah2 yg beruntun justru melahirkan harapan2 akan datangnya kebaikan kepada qt nantinya.selalu bersabar,bersyukur,perbaiki diri lg serta lebih mendekatkan diri qt kepadaNya.
28/10/10
ku tulis tuk sodara2ku di manukwari/mentawai/lereng merapi...Rhido Allah tuk qt semua n ibu Pertiwi.
Tdk sedikit jg yg bilang klu ini azab buat bangsa ini !.bisa jadi jg bener !
Pernah saya baca "Kalau dari atas(hujan yg mnyebabkan banjir),artinya azab itu diakibatkan oleh orang2 atas/Pemimpin/Pejabat" dan "Kalau dari bawah(gempa/g.meletus) artinya di akibatkan oleh orang bawahan/rakyat" (tafsir Ibn Abbas ra)
coba saja sebutkan dosa2 para pemimpin maupun pejabat negri ini ?.mulai korupsi sampai keadilan yg hampir tertangkap mimpi !
coba jg sebutkan dosa2 rakyat bangsa ini ?.mudah sekali terjadi gesekan maupun benturan sosial !
Sekarang coba sebutkan dosa2ku ?.pasti lebih byk dari kalian semua !...qiqiqi....astaugfirlah
Bukankah pantas/layak bila Allah murka kpd qt ???
Redupnya nurani,Krisis moral n hilangnya keprcayaan kpd yg lain maupun kepada diri sendiri bs jd sumber utamanya
Bila musibah2 ini mrupakan azab/murka Allah kpd bangsa ini(semoga tidak !).sebagai muslim qt harus banyak besholawat tuk mencoba menghadirkan Rosulullah dan beristigfar mohon ampun kepada Allah krn hny dua hal itulah yg bisa menolak/menjauhkan qt dari azab Allah...itu kata Al qur'an loh bukan kataku.hehe
Syukurlah Allah maha penyayang juga pengasih qt harus yakin dan ber-husnudzon kepada Allah,klupun Allah murka tidak sulit tuk menghancurkan bangsa ini dlm sekejap mata !.
Bencana yg menimpa sodara2 qt saat ini adalah ujian/cobaan,ibarat anak smu mau ke mahasiswa harus diuji dulu.
Tetap merasa yakinlah bahwa semua kehendakNya adalah yg terbaik itu semua bentuk cintaNya kpd qt.musibah2 yg beruntun justru melahirkan harapan2 akan datangnya kebaikan kepada qt nantinya.selalu bersabar,bersyukur,perbaiki diri lg serta lebih mendekatkan diri qt kepadaNya.
28/10/10
ku tulis tuk sodara2ku di manukwari/mentawai/lereng merapi...Rhido Allah tuk qt semua n ibu Pertiwi.
Label:
Artikel
Kamis, 23 September 2010
ADA APA DENGAN TAHUN 2012 ?
Bangsa Maya adalah sebuah masyarakat yang berperadaban sangat tinggi di jamannya.Bangsa Maya ditakdirkan Allah swt menguasai ilmu perbintangan dan ilmu pasti.Tidak hanya itu, sejarah mencatat, Allah telah mengaruniakan banyak ilmu pengetahuan yang rumit-rumit kepada mereka. Hampir semua kejadian besar dan dahsyat yang pernah terjadi di kehidupan dunia ini telah menjadi pemikiran mereka, utamanya dalam penanggalan yang mereka susun. Dan, mereka banyak meninggalkan catatan-catatan sains dan ilmu pengetahuan, yang dapat dipelajari hingga detik ini.
Dikisahkan di dalam beberapa mitologi, bahwa bumi ini pernah dilanda banjir dahsyat yang mengerikan,hampir semua peradaban-peradaban jaman dulu ada cerita tentang bencana yang satu ini,misalnya di antara lebih dari 130 suku Indian di Benua Amerika hampir tidak ada suku yang tidak memitoskan banjir dasyat sebagai topik.
Kalau mau lebih mudahnya, coba ingat-ingat Kisah Nabi Nuh as.Dikisahkan di dalam al-qur'an maupun Bible,bahwa seluruh peradaban manusia pada saat itu musnah,terkecuali bagi orang-orang yang percaya pada ajaran Alllah yang disampaikan oleh Nabi Nuh, yang selamat dari bencana air bah yang maha dasyat itu.
Di sekitar pedalaman kaki Gunung Himalaya, Tibet misalnya, orang-orang menjumpai sebuah suku, keturunan dan rupa mereka hampir mirip dengan orang Yunani. Konon katanya, mereka adalah orang-orang yang beruntung masih hidup atas peristiwa banjir yang dahsyat itu.
Pada tahun 1986, kantor berita pemerintah Turki menyatakan, bahwa 5.200 meter di atas permukaan laut puncak gunung (Ararat), telah ditemukan sebuah benda yang mirip dengan perahu Nabi Nuh yang berbentuk persegi empat, lalu mengambil gambarnya dari angkasa, dan panjang perahunya sesuai dengan yang dicatat dalam kitab suci.
Sebuah artikel manarik,menurut penuturan Mister Li Hongzi (pendiri Fulun Gong/Fulun Dafa) dalam ceramah Alam Semesta-nya,Beliau menuturkan bahwa peradaban di muka bumi ini setidaknya telah dihancurkan kurang lebih sebanyak empat kali oleh Sang Pencipta.
Dan,pada saat era di mana kita hidup sekarang ini, merupakan masa kehidupan peradaban umat manusia ke-5 dibumi.
Lalu, kenapa manusia bisa mengalami bencana itu? Mitologi dari setiap negara mempunyai penjelasan yang sama terhadap hal ini. Semua ini dikarenakan kemerosotan dan kebejatan manusia, lalu Sang Penguasa Alam Semesta memutuskan untuk menghukum manusia.
Hanya beberapa orang yang disisakan untuk memulai peradaban baru selanjutnya.Pada waktu peradaban baru ini lahir,hati orang-orang yang berhasil terselamatkan tersebut kembali dalam keadaan bersih/fitrah (setelah bertobat) karena telah disadarkan oleh rentetan bencana mengerikan yang menimpanya di masa silam.
Siklus seperti itu terus menurus berlangsung sampai pada masa peradaban kita saat ini (masa peradaban umat manusia ke-5/matahari ke-5).
Pada saat ini,d imana tanda-tanda jaman edan telah dapat terlihat dengan begitu jelas, mungkin kembali saatnya peradaban pada saat ini harus kembali di akhiri, dan akan digantikan dengan sebuah peradaban baru yang tidak ada hubungannya sama sekali dengan peradaban sebelumnya. (mungkin manusia-manusia yang akan datang akan mengenal sisa-sisa peradaban kita sebagai sebuah peradaban maju yang hilang ditelan masa, seperti halnya kisah mengenai peradaban Atlantis dan Lemuria yang tenggelam di masa silam); wa-llahu a'lam.
Kini muncul pertanyaan, apa hubungannya peradaban ke-5 dimuka bumi ini dengan tahun 2012?
Pada sistem penanggalan di dalam Kalender Bangsa Maya (Maya Calendar) yg merupakan kalender paling akurat sampe sekarang yg pernah ada di bumi. (Perhitungan Maya Calendar diawali dari 3113 SM sampai 2012 M); insya Allah. Mereka (Bangsa Maya) menyatakan pada tahun 2012, tepatnya tanggal 21 Desember 2012, merupakan "End of Times". Maksud dari "End of Times" itu sendiri masih diperdebatkan oleh para ilmuwan, dan arkeolog.
Ada yang menyatakan bahwa maksudnya adalah :
1. Berhentinya waktu (bumi berhenti berputar).
2. Peralihan dari jaman pisces ke aquarius.
3. Peralihan dari abad silver ke abad keemasan.
4. End of Times = End of the World as we know it.
5. Akan ada sebuah galactic Wave yang besar, yang memberhentikan semua kegiatan di muka bumi ini, termasuk kemusnahan manusia.
6. Perubahan dari dimensi 3 ke dimensi 4, bahkan 5.
7. Kehidupan manusia meningkat dari level dimensi 3, ke 4, DNA manusia meningkat dari strain 2 ke 12, sehingga manusia dapat menggunakan telepati bahkan telekinesis.
8. Ada yang menyatakan tidak akan terjadi apa-apa.
9. Ada yang menyatakan waktu sudah tidak akan berlaku, jadi waktu tidak linear, tetapi bisa berubah2, sesuai dengan waktu yang kita alami, karena ditemukannya mesin waktu.
10. Ditemukannya mesin waktu dan stargate.
11. Manusia sudah dapat melakukan transportasi ke galaxi lain, melalui stargate.
12. Bangkitnya messiah, yang akan menyelamatkan manusia dari kehancuran.
13. Kebangkitan Nabi Isa as.
14. First Contact pertama kali peradaban manusia dengan Alien/UFO.
15. Manusia bergabung dengan komunitas antar galaxi pertama kali, manusia = galaxy being.
Dalam kalender bangsa Maya yang sangat tersohor itu, diramalkan bahwa pada periode 1992-2012 bumi akan dimurnikan, selanjutnya peradaban manusia sekarang ini akan berakhir dan mulai memasuki peradaban baru.
Dalam sejarah peradaban kuno dunia, bangsa Maya dikenal menguasai pengetahuan tentang ilmu falak yang khusus dan mendalam, sistem penanggalan yang sempurna, penghitungan perbintangan yang rumit serta metode pemikiran abstrak yang tinggi. Kesempurnaan dan akurasi dari pada penanggalannya membuat orang takjub.
Sekelompok masyarakat yang misterius ini tinggal di wilayah selatan Mexico sekarang (Yucatan) Guetemala, bagian utara Belize dan bagian barat Honduras. Banyak sekali pyramid, kuil dan bangunan-bangunan kuno yang dibangun oleh Maya yang masih dapat ditemui di sana. Banyak juga batu-batu pahatan dan tulisan-tulisan misterius pada meja-meja yang ditinggalkan mereka; Mayan Calendar.
Para arkeolog percaya bahwa Maya mempunyai peradaban yang luar biasa. Hal itu bisa dilihat dari peninggalannya seperti buku-bukunya, meja-meja batu dan cerita-cerita yang bersifat mistik. Tetapi sayang sekali buku-buku mereka di perpustakaan Mayan semuanya sudah dibakar oleh tentara Spanyol ketika menyerang sesudah tahun 1517. Hanya beberapa tulisan pada meja-meja dan beberapa system kalender yang membingungkan tersisa sampai sekarang.
Seorang sejarahwan Amerika, Dr. Jose Arguelles mengabdikan dirinya untuk meneliti peradaban bangsa ini. Ia mendalami penanggalan Maya yang dibangun di atas fondasi kalender yang dibuat bangsa itu, di mana prediksi semacam ini persis seperti cara penghitungan Tiongkok, ala Zhou Yi. Kalendernya, secara garis besar menggambarkan siklus hukum benda langit dan hubungannya dengan perubahan manusia.
Dalam karya Arguelles, The Mayan Factor: Path Beyong Technology yang diterbitkan oleh Bear & Company pada 1973, disebutkan dalam penanggalan Maya tercatat bahwa sistim galaksi tata surya kita sedang mengalami 'The Great Cycle' (siklus besar) yang berjangka lima ribu dua ratus tahun lebih. Waktunya dari 3113 SM sampai 2012 M.
Dalam siklus besar ini, tata surya dan bumi sedang bergerak melintasi sebuah sinar galaksi (Galatic Beam) yang berasal dari inti galaksi. Diameter sinar secara horizontal ini ialah 5125 tahun bumi. Dengan kata lain, kalau bumi melintasi sinar ini akan memakan waktu 5125 tahun lamanya.
Orang Maya percaya bahwa semua benda angkasa pada galaksi setelah selesai mengalami reaksi dari sinar galaksi dalam siklus besar ini, akan terjadi perubahan secara total, orang Maya menyebutnya, penyelarasan galaksi (Galatic Synchronization).
Siklus besar ini dibagi menjadi 13 tahap, setiap tahap evolusi pun mempunyai catatan yang sangat mendetail. Arguelles dalam bukunya itu menggunakan banyak sekali diagram-diagram untuk menceritakan kondisi evolusi pada setiap tahap. Kemudian setiap tahap itu dibagi lagi menjadi 20 masa evolusi. Setiap masa itu akan memakan waktu 20 tahun lamanya; wa-llahu a'lam.
Dari masa 20 tahun antara tahun 1992-2012 itu, bumi kita telah memasuki tahap terakhir dari fase Siklus Besar, bangsa Maya menganggap ini adalah periode penting sebelum masa pra-Galatic Synchronization, mereka menamakannya: The Earth Generetion Priod (Periode Regenerasi Bumi). Selama periode ini bumi akan mencapai pemurnian total. Setelah itu, bumi kita akan meninggalkan jangkauan sinar galaksi dan memasuki tahap baru: Penyelarasan Galaksi.
Pada 21 Desember 2012 akan menjadi hari berakhirnya peradaban umat manusia kali ini, dalam perhitungan kalender Maya. Sesudah itu, umat manusia akan memasuki peradaban baru total yang tidak ada hubungannya sama sekali dengan peradaban sekarang.
Pada hari itu, tepatnya musim dingin tiba, matahari akan bergabung lagi dengan titik silang yang terbentuk akibat ekliptika (jalan matahari) dengan ekuator secara total. Saat itulah, matahari tepat berada di tengah-tengah sela sistem galaksi, atau dengan kata lain galaksi terletak di atas bumi, bagaikan membuka sebuah "Pintu Langit" saja bagi umat manusia.
Mulai 1992, bumi memasuki apa yang oleh bangsa Maya disebut 'Periode Regenerasi Bumi". Pada periode ini, Bumi dimurnikan, termasuk juga hati manusia, (ini hampir mirip ramalan orang Indian Amerika-Utara terhadap orang sekarang ini), subtansi yang tidak baik akan disingkirkan, dan substansi yang baik dan benar akan dipertahankan, akhirnya selaras dengan galaksi (alam semesta), ini adalah singkapan misteri dari gerakan sistem galaksi kita yang diperlihatkan oleh bangsa Maya.
Sejak tahun 1992 sampai 2012 nanti, bagaimana terjadi "pemurnian" dan bagaimana pula terjadi "regenerasi" pada bumi kita ini, tidak disebutkan secara detail oleh bangsa Maya. Dalam ramalan mereka pun tidak menyinggung tentang apa hal konkret yang memberikan semangat manusia untuk bangkit dari kesadaran dan bagaimana bumi mengalami permurnian, yang ditinggalkan oleh mereka kepada anak cucunya (barangkali tidak tercatat). Lantas, fenomena baru apa yang sudah bisa kita lihat sejak tahun 1992 sampai sekarang yang bisa kita kaitkan dengan ramalan bangsa Maya yang beradab itu?
Mungkin sudah diatur, bahwa kalender Maya tidak hilang dan sejarah manusia, dan harus diuraikan dengan kode oleh manusia sekarang. Namun ia tetap saja harus dilihat, apakah umat manusia yang terpesona oleh konsepsinya yang trerbentuk sesudah kelahiran dapat menembus batas-batas untuk mengingatkan dan memahami kebenaran yang melampoi sistim pengetahuan kita.
Sebenarnya,jika ditinjau dari beberapa penelitian yang telah dilakukan saat ini. Memang pada beberapa dua dasawarsa belakangan ini, bumi sedang mengalami suatu siklus yang dinamakan pembalikan daya magnet kutub.
Pembalikan daya magnet kutub adalah proses yang terjadi pada waktu kutub utara dan kutub selatan saling bertukar posisi. Ketika ini terjadi, untuk beberapa saat medan magnet bumi mencapai Gauss nol, yang berarti bumi pada waktu itu punya daya magnet nol. Ketika ini terjadi bersamaan dengan perbalikan orbit sebelas tahunan kutub matahari, masalah besar akan terjadi.
Menurut perhitungan computer Hyderabad, pembalikan kutub bumi dan matahari dapat mengakibatkan masalah besar selain elektronik tidak bekerja dengan semestinya, burung yang bermigrasi kehilangan haluan, dan bermacam macam:
1. Sistem ketahanan tubuh semua hewan dan termasuk manusia akan banyak melemah.
2. Lapisan luar bumi akan mengalami pertambahan gunung berapi, pergerakan tektonik, gempa bumi, dan tanah longsor.
3. Medan magnet Bumi akan melemah dan radiasi alam semesta berasal dari matahari bertambah. berlipat ganda mengakibatkan bahaya radiasi seperti kanker dan sebagainya tidak dapat dihindari.
4. Benda-benda angkasa akan tertarik masuk ke bumi.
5. Daya gravitasi bumi akan mengalami perubahan meskipun tidak diketahui bagaimana ia akan berubah.
Jika Anda menambahkan semua skenario bencana yang mungkin terjadi, anda dapat dengan mudah mengatakan dengan kalimat sederhana ini, bumi dapat menjadi tempat yang tidak cocok untuk ditinggali peradaban manusia pada 2012 ataupun mereka yang hidup dekat lapisan luar bumi. Hal ini mungkin saja dapat terjadi pada Mars jutaan tahun yang lalu.
Mungkin benar adanya apa yang dikatakan Bangsa Maya mengenai kehancuran perdaban manusia di tahun 2012 esok, hal tersebut tentunya dapat kita lihat dari sifat-sifat manusia jaman sekarang yang tahu sendiri bagaimana moralnya, kelakuan,dll, dan alam-pun diperkosa untuk menuruti nafsu tamak sebagian besar para penguasa dan pemegang uang.
Bagi orang-orang yang memiliki Clairvoyance, berpendapat, "Tahun 2012 umat manusia akan mengalami "hidup baru". jumlah mereka akan berkurang. banyak fenomena kehidupan yang semakin aneh. orang dibuat takjub oleh yang sepele-sepele. Tuhan pasti menyelamatkan mereka yang menurut dan menaatinya. siapa pun yang mengingkari Tuhan, atau melawan Tuhan pasti akan mengalami kehancuran."
alfaqir sendiri hanya berprinsip, untuk menghadapi perubahan peradaban tersebut, mempersiapkan diri dengan: Meng-Allah-kan Allah; Me-manusia-kan manusia; Meng-alam-kan alam; Hidup bersih; Hidup benar; dan Hidup tidak menyakiti orang lain. ini sudah mulai alfaqir kampanyekan sejak setahun yang lalu, setelah melihat fenomena umat manusia, khususnya para pemimpinnya yang akhlaknya buruk.
Terlepas dari semua uraian di atas. Tidak ada seorang pun yang dapat meramalkan kapan terjadinya Hari Kiamat. Di dalam al-qu`an sudah dijelaskan kalau Hari Kiamat itu urusan Allah yang Mahakuasa.
Yang terpenting tulisan ini setidaknya dapat menjadi "fatwa jera", guna mengingatkan kita. Utamanya terhadap bencana-bencana yang pernah terjadi dan meusnahkan peradaban peradaban sebelum kita. kita tidak tahu pasti peradaban manusia baru yang bagaimana yang akan mengantikan kita seperti yang dipikirkan bangsa Maya di tahun 2012 nanti.
Mengenai datangnya Hari Kiamat serahkan kepada Allah. Buat kita mari terus memperbaiki diri sendiri dengan jalan membenahi Cara Berpikir, dengan mengedepankan dan menradisikan: Menomor-satukan Allah; Jujur; Ikhlas; Syukur; Sabar; Rendah Hati; Malu dg Allah; dan Takut dg-Nya. Semoga kita jika termasuk yang diwafatkan sebelum 2012 atau saat kejadian di 21 desember 2012, seorang hamba Allah yang husnul khatimah. apabila termasuk yang dihidupkan sebagai golongan orang-orang yang shalih-shalihah; insya Allah. wa-llahu a'lam.
Dicopy paste dari Catatan FB Pesona Merah Putih
Sidi Miftahulluthfi Muhammad Al-Mutawakkil
Dikisahkan di dalam beberapa mitologi, bahwa bumi ini pernah dilanda banjir dahsyat yang mengerikan,hampir semua peradaban-peradaban jaman dulu ada cerita tentang bencana yang satu ini,misalnya di antara lebih dari 130 suku Indian di Benua Amerika hampir tidak ada suku yang tidak memitoskan banjir dasyat sebagai topik.
Kalau mau lebih mudahnya, coba ingat-ingat Kisah Nabi Nuh as.Dikisahkan di dalam al-qur'an maupun Bible,bahwa seluruh peradaban manusia pada saat itu musnah,terkecuali bagi orang-orang yang percaya pada ajaran Alllah yang disampaikan oleh Nabi Nuh, yang selamat dari bencana air bah yang maha dasyat itu.
Di sekitar pedalaman kaki Gunung Himalaya, Tibet misalnya, orang-orang menjumpai sebuah suku, keturunan dan rupa mereka hampir mirip dengan orang Yunani. Konon katanya, mereka adalah orang-orang yang beruntung masih hidup atas peristiwa banjir yang dahsyat itu.
Pada tahun 1986, kantor berita pemerintah Turki menyatakan, bahwa 5.200 meter di atas permukaan laut puncak gunung (Ararat), telah ditemukan sebuah benda yang mirip dengan perahu Nabi Nuh yang berbentuk persegi empat, lalu mengambil gambarnya dari angkasa, dan panjang perahunya sesuai dengan yang dicatat dalam kitab suci.
Sebuah artikel manarik,menurut penuturan Mister Li Hongzi (pendiri Fulun Gong/Fulun Dafa) dalam ceramah Alam Semesta-nya,Beliau menuturkan bahwa peradaban di muka bumi ini setidaknya telah dihancurkan kurang lebih sebanyak empat kali oleh Sang Pencipta.
Dan,pada saat era di mana kita hidup sekarang ini, merupakan masa kehidupan peradaban umat manusia ke-5 dibumi.
Lalu, kenapa manusia bisa mengalami bencana itu? Mitologi dari setiap negara mempunyai penjelasan yang sama terhadap hal ini. Semua ini dikarenakan kemerosotan dan kebejatan manusia, lalu Sang Penguasa Alam Semesta memutuskan untuk menghukum manusia.
Hanya beberapa orang yang disisakan untuk memulai peradaban baru selanjutnya.Pada waktu peradaban baru ini lahir,hati orang-orang yang berhasil terselamatkan tersebut kembali dalam keadaan bersih/fitrah (setelah bertobat) karena telah disadarkan oleh rentetan bencana mengerikan yang menimpanya di masa silam.
Siklus seperti itu terus menurus berlangsung sampai pada masa peradaban kita saat ini (masa peradaban umat manusia ke-5/matahari ke-5).
Pada saat ini,d imana tanda-tanda jaman edan telah dapat terlihat dengan begitu jelas, mungkin kembali saatnya peradaban pada saat ini harus kembali di akhiri, dan akan digantikan dengan sebuah peradaban baru yang tidak ada hubungannya sama sekali dengan peradaban sebelumnya. (mungkin manusia-manusia yang akan datang akan mengenal sisa-sisa peradaban kita sebagai sebuah peradaban maju yang hilang ditelan masa, seperti halnya kisah mengenai peradaban Atlantis dan Lemuria yang tenggelam di masa silam); wa-llahu a'lam.
Kini muncul pertanyaan, apa hubungannya peradaban ke-5 dimuka bumi ini dengan tahun 2012?
Pada sistem penanggalan di dalam Kalender Bangsa Maya (Maya Calendar) yg merupakan kalender paling akurat sampe sekarang yg pernah ada di bumi. (Perhitungan Maya Calendar diawali dari 3113 SM sampai 2012 M); insya Allah. Mereka (Bangsa Maya) menyatakan pada tahun 2012, tepatnya tanggal 21 Desember 2012, merupakan "End of Times". Maksud dari "End of Times" itu sendiri masih diperdebatkan oleh para ilmuwan, dan arkeolog.
Ada yang menyatakan bahwa maksudnya adalah :
1. Berhentinya waktu (bumi berhenti berputar).
2. Peralihan dari jaman pisces ke aquarius.
3. Peralihan dari abad silver ke abad keemasan.
4. End of Times = End of the World as we know it.
5. Akan ada sebuah galactic Wave yang besar, yang memberhentikan semua kegiatan di muka bumi ini, termasuk kemusnahan manusia.
6. Perubahan dari dimensi 3 ke dimensi 4, bahkan 5.
7. Kehidupan manusia meningkat dari level dimensi 3, ke 4, DNA manusia meningkat dari strain 2 ke 12, sehingga manusia dapat menggunakan telepati bahkan telekinesis.
8. Ada yang menyatakan tidak akan terjadi apa-apa.
9. Ada yang menyatakan waktu sudah tidak akan berlaku, jadi waktu tidak linear, tetapi bisa berubah2, sesuai dengan waktu yang kita alami, karena ditemukannya mesin waktu.
10. Ditemukannya mesin waktu dan stargate.
11. Manusia sudah dapat melakukan transportasi ke galaxi lain, melalui stargate.
12. Bangkitnya messiah, yang akan menyelamatkan manusia dari kehancuran.
13. Kebangkitan Nabi Isa as.
14. First Contact pertama kali peradaban manusia dengan Alien/UFO.
15. Manusia bergabung dengan komunitas antar galaxi pertama kali, manusia = galaxy being.
Dalam kalender bangsa Maya yang sangat tersohor itu, diramalkan bahwa pada periode 1992-2012 bumi akan dimurnikan, selanjutnya peradaban manusia sekarang ini akan berakhir dan mulai memasuki peradaban baru.
Dalam sejarah peradaban kuno dunia, bangsa Maya dikenal menguasai pengetahuan tentang ilmu falak yang khusus dan mendalam, sistem penanggalan yang sempurna, penghitungan perbintangan yang rumit serta metode pemikiran abstrak yang tinggi. Kesempurnaan dan akurasi dari pada penanggalannya membuat orang takjub.
Sekelompok masyarakat yang misterius ini tinggal di wilayah selatan Mexico sekarang (Yucatan) Guetemala, bagian utara Belize dan bagian barat Honduras. Banyak sekali pyramid, kuil dan bangunan-bangunan kuno yang dibangun oleh Maya yang masih dapat ditemui di sana. Banyak juga batu-batu pahatan dan tulisan-tulisan misterius pada meja-meja yang ditinggalkan mereka; Mayan Calendar.
Para arkeolog percaya bahwa Maya mempunyai peradaban yang luar biasa. Hal itu bisa dilihat dari peninggalannya seperti buku-bukunya, meja-meja batu dan cerita-cerita yang bersifat mistik. Tetapi sayang sekali buku-buku mereka di perpustakaan Mayan semuanya sudah dibakar oleh tentara Spanyol ketika menyerang sesudah tahun 1517. Hanya beberapa tulisan pada meja-meja dan beberapa system kalender yang membingungkan tersisa sampai sekarang.
Seorang sejarahwan Amerika, Dr. Jose Arguelles mengabdikan dirinya untuk meneliti peradaban bangsa ini. Ia mendalami penanggalan Maya yang dibangun di atas fondasi kalender yang dibuat bangsa itu, di mana prediksi semacam ini persis seperti cara penghitungan Tiongkok, ala Zhou Yi. Kalendernya, secara garis besar menggambarkan siklus hukum benda langit dan hubungannya dengan perubahan manusia.
Dalam karya Arguelles, The Mayan Factor: Path Beyong Technology yang diterbitkan oleh Bear & Company pada 1973, disebutkan dalam penanggalan Maya tercatat bahwa sistim galaksi tata surya kita sedang mengalami 'The Great Cycle' (siklus besar) yang berjangka lima ribu dua ratus tahun lebih. Waktunya dari 3113 SM sampai 2012 M.
Dalam siklus besar ini, tata surya dan bumi sedang bergerak melintasi sebuah sinar galaksi (Galatic Beam) yang berasal dari inti galaksi. Diameter sinar secara horizontal ini ialah 5125 tahun bumi. Dengan kata lain, kalau bumi melintasi sinar ini akan memakan waktu 5125 tahun lamanya.
Orang Maya percaya bahwa semua benda angkasa pada galaksi setelah selesai mengalami reaksi dari sinar galaksi dalam siklus besar ini, akan terjadi perubahan secara total, orang Maya menyebutnya, penyelarasan galaksi (Galatic Synchronization).
Siklus besar ini dibagi menjadi 13 tahap, setiap tahap evolusi pun mempunyai catatan yang sangat mendetail. Arguelles dalam bukunya itu menggunakan banyak sekali diagram-diagram untuk menceritakan kondisi evolusi pada setiap tahap. Kemudian setiap tahap itu dibagi lagi menjadi 20 masa evolusi. Setiap masa itu akan memakan waktu 20 tahun lamanya; wa-llahu a'lam.
Dari masa 20 tahun antara tahun 1992-2012 itu, bumi kita telah memasuki tahap terakhir dari fase Siklus Besar, bangsa Maya menganggap ini adalah periode penting sebelum masa pra-Galatic Synchronization, mereka menamakannya: The Earth Generetion Priod (Periode Regenerasi Bumi). Selama periode ini bumi akan mencapai pemurnian total. Setelah itu, bumi kita akan meninggalkan jangkauan sinar galaksi dan memasuki tahap baru: Penyelarasan Galaksi.
Pada 21 Desember 2012 akan menjadi hari berakhirnya peradaban umat manusia kali ini, dalam perhitungan kalender Maya. Sesudah itu, umat manusia akan memasuki peradaban baru total yang tidak ada hubungannya sama sekali dengan peradaban sekarang.
Pada hari itu, tepatnya musim dingin tiba, matahari akan bergabung lagi dengan titik silang yang terbentuk akibat ekliptika (jalan matahari) dengan ekuator secara total. Saat itulah, matahari tepat berada di tengah-tengah sela sistem galaksi, atau dengan kata lain galaksi terletak di atas bumi, bagaikan membuka sebuah "Pintu Langit" saja bagi umat manusia.
Mulai 1992, bumi memasuki apa yang oleh bangsa Maya disebut 'Periode Regenerasi Bumi". Pada periode ini, Bumi dimurnikan, termasuk juga hati manusia, (ini hampir mirip ramalan orang Indian Amerika-Utara terhadap orang sekarang ini), subtansi yang tidak baik akan disingkirkan, dan substansi yang baik dan benar akan dipertahankan, akhirnya selaras dengan galaksi (alam semesta), ini adalah singkapan misteri dari gerakan sistem galaksi kita yang diperlihatkan oleh bangsa Maya.
Sejak tahun 1992 sampai 2012 nanti, bagaimana terjadi "pemurnian" dan bagaimana pula terjadi "regenerasi" pada bumi kita ini, tidak disebutkan secara detail oleh bangsa Maya. Dalam ramalan mereka pun tidak menyinggung tentang apa hal konkret yang memberikan semangat manusia untuk bangkit dari kesadaran dan bagaimana bumi mengalami permurnian, yang ditinggalkan oleh mereka kepada anak cucunya (barangkali tidak tercatat). Lantas, fenomena baru apa yang sudah bisa kita lihat sejak tahun 1992 sampai sekarang yang bisa kita kaitkan dengan ramalan bangsa Maya yang beradab itu?
Mungkin sudah diatur, bahwa kalender Maya tidak hilang dan sejarah manusia, dan harus diuraikan dengan kode oleh manusia sekarang. Namun ia tetap saja harus dilihat, apakah umat manusia yang terpesona oleh konsepsinya yang trerbentuk sesudah kelahiran dapat menembus batas-batas untuk mengingatkan dan memahami kebenaran yang melampoi sistim pengetahuan kita.
Sebenarnya,jika ditinjau dari beberapa penelitian yang telah dilakukan saat ini. Memang pada beberapa dua dasawarsa belakangan ini, bumi sedang mengalami suatu siklus yang dinamakan pembalikan daya magnet kutub.
Pembalikan daya magnet kutub adalah proses yang terjadi pada waktu kutub utara dan kutub selatan saling bertukar posisi. Ketika ini terjadi, untuk beberapa saat medan magnet bumi mencapai Gauss nol, yang berarti bumi pada waktu itu punya daya magnet nol. Ketika ini terjadi bersamaan dengan perbalikan orbit sebelas tahunan kutub matahari, masalah besar akan terjadi.
Menurut perhitungan computer Hyderabad, pembalikan kutub bumi dan matahari dapat mengakibatkan masalah besar selain elektronik tidak bekerja dengan semestinya, burung yang bermigrasi kehilangan haluan, dan bermacam macam:
1. Sistem ketahanan tubuh semua hewan dan termasuk manusia akan banyak melemah.
2. Lapisan luar bumi akan mengalami pertambahan gunung berapi, pergerakan tektonik, gempa bumi, dan tanah longsor.
3. Medan magnet Bumi akan melemah dan radiasi alam semesta berasal dari matahari bertambah. berlipat ganda mengakibatkan bahaya radiasi seperti kanker dan sebagainya tidak dapat dihindari.
4. Benda-benda angkasa akan tertarik masuk ke bumi.
5. Daya gravitasi bumi akan mengalami perubahan meskipun tidak diketahui bagaimana ia akan berubah.
Jika Anda menambahkan semua skenario bencana yang mungkin terjadi, anda dapat dengan mudah mengatakan dengan kalimat sederhana ini, bumi dapat menjadi tempat yang tidak cocok untuk ditinggali peradaban manusia pada 2012 ataupun mereka yang hidup dekat lapisan luar bumi. Hal ini mungkin saja dapat terjadi pada Mars jutaan tahun yang lalu.
Mungkin benar adanya apa yang dikatakan Bangsa Maya mengenai kehancuran perdaban manusia di tahun 2012 esok, hal tersebut tentunya dapat kita lihat dari sifat-sifat manusia jaman sekarang yang tahu sendiri bagaimana moralnya, kelakuan,dll, dan alam-pun diperkosa untuk menuruti nafsu tamak sebagian besar para penguasa dan pemegang uang.
Bagi orang-orang yang memiliki Clairvoyance, berpendapat, "Tahun 2012 umat manusia akan mengalami "hidup baru". jumlah mereka akan berkurang. banyak fenomena kehidupan yang semakin aneh. orang dibuat takjub oleh yang sepele-sepele. Tuhan pasti menyelamatkan mereka yang menurut dan menaatinya. siapa pun yang mengingkari Tuhan, atau melawan Tuhan pasti akan mengalami kehancuran."
alfaqir sendiri hanya berprinsip, untuk menghadapi perubahan peradaban tersebut, mempersiapkan diri dengan: Meng-Allah-kan Allah; Me-manusia-kan manusia; Meng-alam-kan alam; Hidup bersih; Hidup benar; dan Hidup tidak menyakiti orang lain. ini sudah mulai alfaqir kampanyekan sejak setahun yang lalu, setelah melihat fenomena umat manusia, khususnya para pemimpinnya yang akhlaknya buruk.
Terlepas dari semua uraian di atas. Tidak ada seorang pun yang dapat meramalkan kapan terjadinya Hari Kiamat. Di dalam al-qu`an sudah dijelaskan kalau Hari Kiamat itu urusan Allah yang Mahakuasa.
Yang terpenting tulisan ini setidaknya dapat menjadi "fatwa jera", guna mengingatkan kita. Utamanya terhadap bencana-bencana yang pernah terjadi dan meusnahkan peradaban peradaban sebelum kita. kita tidak tahu pasti peradaban manusia baru yang bagaimana yang akan mengantikan kita seperti yang dipikirkan bangsa Maya di tahun 2012 nanti.
Mengenai datangnya Hari Kiamat serahkan kepada Allah. Buat kita mari terus memperbaiki diri sendiri dengan jalan membenahi Cara Berpikir, dengan mengedepankan dan menradisikan: Menomor-satukan Allah; Jujur; Ikhlas; Syukur; Sabar; Rendah Hati; Malu dg Allah; dan Takut dg-Nya. Semoga kita jika termasuk yang diwafatkan sebelum 2012 atau saat kejadian di 21 desember 2012, seorang hamba Allah yang husnul khatimah. apabila termasuk yang dihidupkan sebagai golongan orang-orang yang shalih-shalihah; insya Allah. wa-llahu a'lam.
Dicopy paste dari Catatan FB Pesona Merah Putih
Sidi Miftahulluthfi Muhammad Al-Mutawakkil
Label:
Artikel
Kamis, 02 September 2010
Reciever Lailatul Qadar
Yang sepenuhnya harus kita urus dalam ‘menyambut’ Lailatul Qadar adalah Reciever Spiritual kita sendiri untuk mungkin menerima Lailatul-Qadar. Kesiapan Diri kita. Kebersihan Jiwa kita. Kejernihan Ruh kita. Kepenuhan Iman kita. Totalitas iman dan kepasrahan kita. Itulah yang harus kita maksimalkan.
Kalau lampumu tak bersumbu dan tak berminyak, jangan bayangkan api.
Kalau gelasmu retak, jangan mimpi menuangkan minuman.
Kalau mentalmu rapuh, jangan rindukan rasukan tenaga dalam.
Kalau kaca jiwamu masih kumuh oleh kotoran-kotoran dunia, jangan minta cahaya akan memancarkan dengan jernih atasmu.
Jadi, bertapalah dengan puasamu, bersunyilah dengan i’tikafmu, mengendaplah dengan lapar dan hausmu. Membeninglah dengan rukuk dan sujudmu. Puasa mengantarkanmu menjauh dari kefanaan dunia, sehingga engkau mendekat ke alam spiritualitas. Puasa menanggalkan barang-barang pemberat pundak, nafsu-nafsu pengotor hati, serta pemilikan-pemilikan penjerat kaki kesorgaanmu.
Emha Ainun Najib...
(di Copi Paste dari FB Kenduri Cinta & Kyai Kanjeng)
Kalau lampumu tak bersumbu dan tak berminyak, jangan bayangkan api.
Kalau gelasmu retak, jangan mimpi menuangkan minuman.
Kalau mentalmu rapuh, jangan rindukan rasukan tenaga dalam.
Kalau kaca jiwamu masih kumuh oleh kotoran-kotoran dunia, jangan minta cahaya akan memancarkan dengan jernih atasmu.
Jadi, bertapalah dengan puasamu, bersunyilah dengan i’tikafmu, mengendaplah dengan lapar dan hausmu. Membeninglah dengan rukuk dan sujudmu. Puasa mengantarkanmu menjauh dari kefanaan dunia, sehingga engkau mendekat ke alam spiritualitas. Puasa menanggalkan barang-barang pemberat pundak, nafsu-nafsu pengotor hati, serta pemilikan-pemilikan penjerat kaki kesorgaanmu.
Emha Ainun Najib...
(di Copi Paste dari FB Kenduri Cinta & Kyai Kanjeng)
Label:
Artikel
Kamis, 26 Agustus 2010
BERAMADAN MENUJU TAKWA
Sebagai hamba Allah SWT yang telah berikrar ”tiada Tuhan selain Allah”, sebenarnya apa pun perintahNya, kita tidak perlu dan tidak pantas bertanya-tanya mengapa, untuk apa?. Hamba yang baik justru senantiasa ber-husnuzhzhan, berbaik sangka kepadaNya. Allah SWT memerintahkan atau melarang sesuatu, pastilah untuk kepentingan kita. Karena Allah SWT Maha Kaya, tidak memiliki kepentingan apa pun. Ia mulia bukan karena dimuliakan; agung bukan karena diagungkan; berwibawa bukan karena ditunduki. Sejak semula Ia sudah Mahamulia, sudah Mahaagung, sudah Mahakaya, sudah Mahaberwibawa …
Kalau kemudian Ia menjelaskan pentingnya melaksanakan perintahNya atau menjauhi laranganNya, semata-mata karena Ia tahu watak kita yang suka mempertanyakan, yang selalu menonjolkan kepentingan sendiri.
Maka sebelum kita mempertanyakan mengapa kita diperintahkan berpuasa, misalnya, Allah SWT telah berfirman:
”Ya ayyuhalladziina aamanuu kutiba ’alaikumush-shiyaamu...”(Q. 2. Al-Baqarah: 183) "Wahai orang-orang yang beriman, telah diwajibkan puasa atas kalian sebagaimana diwajibkan atas orang-orang yang sebelum kalian, agar kalian bertakwa."
Hamba mukmin di dunia ini, dalam proses menuju ketakwaan kepada Allah SWT. Karena semua kebaikan hamba di dunia dan kebahagiaannya di akherat, kuncinya adalah ketakwaan kepadaNya. Mulai dari pujian Allah SWT, dukungan dan pertolonganNya, penjagaanNya, pengampunanNya, cintaNya, limpahan rezkiNya, pematutan amal dan penerimaanNya terhadapnya; hingga kebahagiaan abadi di sorga, ketakwaanlah kuncinya. (Baca misalnya, Q.3: 76, 120, 133, 186; Q.5:27; Q. 16: 128; Q. 19: 72; Q. 39: 61; Q. 65: 2-3; Q. 33: 70-71; Q. 49: 13).
Nah puasa, sebagaimana dijelaskan Allah SWT dalam ayat 183 Al-Baqarah di atas, merupakan sarana kita untuk mencapai ketakwaan yang berarti pada gilirannya meraih kebahagian di dunia dan akherat..
Takwa sendiri lebih sering diucapkan katimbang diterangkan. Ini barangkali karena banyaknya definisi. Intinya –sejalan dengan maknanya secara bahasa—ialah penjagaan diri. Penjagaan diri dari apa? Ada yang mengatakan penjagaan diri dari hukuman Allah dengan cara mentaatiNya. Ada yang mengatakan penjagaan diri dari mengabaikan perintah-perintah Allah dan melanggar larangan-laranganNya. Ada yang mengatakan penjagaan diri dari melakukan hal-hal yang menjauhkan dari Allah. Ada yang mengatakan penjagaan diri jangan sampai mengikuti hawa nafsu dan tergoda setan. Ada yang mengatakan penjagaan diri jangan sampai tidak mengikuti jejak Rasulullah SAW. Dan masih banyak lagi pendapat yang jika kita cermati, semuanya berujung pada satu makna. Perbedaannya hanya pada ungkapan tentang dari apa kita mesti menjaga diri.
Orang mukmin yang menjaga dirinya terhadap seretan hawa nafsunya dan atau godaan setan, berarti dia menjaga diri dari mengabaikan perintah-perintah Allah dan dari melakukan hal-hal yang dilarangNya; berarti dia menjaga diri agar tetap mengikuti jejak Rasullah SAW; berarti menjaga diri dari hukuman Allah dan dijauhkan dariNya.
Ibarat berjalan di ladang ranjau, orang yang bertakwa senantiasa berhati-hati dan waspada terhadap hal-hal yang dapat mencelakakannya. ‘Ranjau’ yang paling bahaya ialah yang paling tidak terduga; seperti misalnya yang banyak menimpa sementara kaum beragama sendiri, yakni nafsu terselubung. Seringkali setan menumpang nafsu dengan membisikkan kepada yang bersangkutan bahwa yang menggelora dalam dirinya adalah “semangat keagamaan” bukan “kobaran nafsu”; ‘semangat mengagungkan Tuhan” bukan “nafsu mengagungkan diri sendiri”.
Puasa, seperti diketahui, bukanlah sekedar menahan diri untuk tidak makan dan tidak minum. Seandainya sekedar menahan diri dari makan dan minum pun sudah merupakan latihan untuk dapat menguasai dan menjaga diri karena Allah. Dalam puasa, melakukan dan tidakmelakukan sesuatu karena Allah secara nalar jauh lebih mudah. Orang yang berpuasa karena orang, misalnya, bisa saja makan atau minum di siang hari secara sembunyi-sembunyi. Makan makanannya sendiri, minum minumannya sendiri, apa susahnya? Tapi untuk apa? Karena Allah-lah yang membuat orang mukmin bersedia menahan lapar, tidak makan makanannya sendiri; menahan haus, tidak minum minumannya sendiri.
Karena Allah ini tentu saja hanya bisa disikapi oleh mereka yang iman kepada Allah. Dan seukur tebal-tipis, besar-kecil, atau kuat-ringkihnya iman itulah, ketulusan orang yang melakukan atau tidakmelakukan sesuatu karena Allah. Di dalam puasa orang mukmin digembleng untuk menjadi mukmin yang kuat yang dapat menguasai dan menjaga diri. Mukmin yang lubuk hatinya, pikirannya, hingga pelupuk matanya, merupakan singgasana Allah; sehingga tidak mudah dibuat tergiur oleh iming-iming sesaat seperti hewan; tidak terjerumus berperilaku buas dan serakah seperti binatang. Mukmin sejati. Mukmin yang bertakwa kepada Allah. Bukan pengaku mukmin yang lubuk hatinya, pikirannya, hingga pelupuk matanya merupakan tempat mendekam hewan dan binatang buas; sehingga makan pun tidak peduli makan makanannya sendiri atau milik orang lain dan menunjukkan kehebatannya dengan menerkam kesana-kemari. Na’udzu billah min dzalik.
Gus Mus....10/08/10
Kalau kemudian Ia menjelaskan pentingnya melaksanakan perintahNya atau menjauhi laranganNya, semata-mata karena Ia tahu watak kita yang suka mempertanyakan, yang selalu menonjolkan kepentingan sendiri.
Maka sebelum kita mempertanyakan mengapa kita diperintahkan berpuasa, misalnya, Allah SWT telah berfirman:
”Ya ayyuhalladziina aamanuu kutiba ’alaikumush-shiyaamu...”(Q. 2. Al-Baqarah: 183) "Wahai orang-orang yang beriman, telah diwajibkan puasa atas kalian sebagaimana diwajibkan atas orang-orang yang sebelum kalian, agar kalian bertakwa."
Hamba mukmin di dunia ini, dalam proses menuju ketakwaan kepada Allah SWT. Karena semua kebaikan hamba di dunia dan kebahagiaannya di akherat, kuncinya adalah ketakwaan kepadaNya. Mulai dari pujian Allah SWT, dukungan dan pertolonganNya, penjagaanNya, pengampunanNya, cintaNya, limpahan rezkiNya, pematutan amal dan penerimaanNya terhadapnya; hingga kebahagiaan abadi di sorga, ketakwaanlah kuncinya. (Baca misalnya, Q.3: 76, 120, 133, 186; Q.5:27; Q. 16: 128; Q. 19: 72; Q. 39: 61; Q. 65: 2-3; Q. 33: 70-71; Q. 49: 13).
Nah puasa, sebagaimana dijelaskan Allah SWT dalam ayat 183 Al-Baqarah di atas, merupakan sarana kita untuk mencapai ketakwaan yang berarti pada gilirannya meraih kebahagian di dunia dan akherat..
Takwa sendiri lebih sering diucapkan katimbang diterangkan. Ini barangkali karena banyaknya definisi. Intinya –sejalan dengan maknanya secara bahasa—ialah penjagaan diri. Penjagaan diri dari apa? Ada yang mengatakan penjagaan diri dari hukuman Allah dengan cara mentaatiNya. Ada yang mengatakan penjagaan diri dari mengabaikan perintah-perintah Allah dan melanggar larangan-laranganNya. Ada yang mengatakan penjagaan diri dari melakukan hal-hal yang menjauhkan dari Allah. Ada yang mengatakan penjagaan diri jangan sampai mengikuti hawa nafsu dan tergoda setan. Ada yang mengatakan penjagaan diri jangan sampai tidak mengikuti jejak Rasulullah SAW. Dan masih banyak lagi pendapat yang jika kita cermati, semuanya berujung pada satu makna. Perbedaannya hanya pada ungkapan tentang dari apa kita mesti menjaga diri.
Orang mukmin yang menjaga dirinya terhadap seretan hawa nafsunya dan atau godaan setan, berarti dia menjaga diri dari mengabaikan perintah-perintah Allah dan dari melakukan hal-hal yang dilarangNya; berarti dia menjaga diri agar tetap mengikuti jejak Rasullah SAW; berarti menjaga diri dari hukuman Allah dan dijauhkan dariNya.
Ibarat berjalan di ladang ranjau, orang yang bertakwa senantiasa berhati-hati dan waspada terhadap hal-hal yang dapat mencelakakannya. ‘Ranjau’ yang paling bahaya ialah yang paling tidak terduga; seperti misalnya yang banyak menimpa sementara kaum beragama sendiri, yakni nafsu terselubung. Seringkali setan menumpang nafsu dengan membisikkan kepada yang bersangkutan bahwa yang menggelora dalam dirinya adalah “semangat keagamaan” bukan “kobaran nafsu”; ‘semangat mengagungkan Tuhan” bukan “nafsu mengagungkan diri sendiri”.
Puasa, seperti diketahui, bukanlah sekedar menahan diri untuk tidak makan dan tidak minum. Seandainya sekedar menahan diri dari makan dan minum pun sudah merupakan latihan untuk dapat menguasai dan menjaga diri karena Allah. Dalam puasa, melakukan dan tidakmelakukan sesuatu karena Allah secara nalar jauh lebih mudah. Orang yang berpuasa karena orang, misalnya, bisa saja makan atau minum di siang hari secara sembunyi-sembunyi. Makan makanannya sendiri, minum minumannya sendiri, apa susahnya? Tapi untuk apa? Karena Allah-lah yang membuat orang mukmin bersedia menahan lapar, tidak makan makanannya sendiri; menahan haus, tidak minum minumannya sendiri.
Karena Allah ini tentu saja hanya bisa disikapi oleh mereka yang iman kepada Allah. Dan seukur tebal-tipis, besar-kecil, atau kuat-ringkihnya iman itulah, ketulusan orang yang melakukan atau tidakmelakukan sesuatu karena Allah. Di dalam puasa orang mukmin digembleng untuk menjadi mukmin yang kuat yang dapat menguasai dan menjaga diri. Mukmin yang lubuk hatinya, pikirannya, hingga pelupuk matanya, merupakan singgasana Allah; sehingga tidak mudah dibuat tergiur oleh iming-iming sesaat seperti hewan; tidak terjerumus berperilaku buas dan serakah seperti binatang. Mukmin sejati. Mukmin yang bertakwa kepada Allah. Bukan pengaku mukmin yang lubuk hatinya, pikirannya, hingga pelupuk matanya merupakan tempat mendekam hewan dan binatang buas; sehingga makan pun tidak peduli makan makanannya sendiri atau milik orang lain dan menunjukkan kehebatannya dengan menerkam kesana-kemari. Na’udzu billah min dzalik.
Gus Mus....10/08/10
Label:
Artikel
Selasa, 17 Agustus 2010
Sebuah Coretan Untuk Ibu Pertiwi
Putaran waktu berjalan semakin cepat tak terasa usia bangsaku sudah 65 tahun,usia yang uzur untuk ukuran manusia dan sudah dapat bonus 5 tahun..hehe.ngomongin tentang ultah Indonesia aku jadi teringat waktu masih kecil aku selalu juara untuk lomba Kelereng.hahaa.tahu kenapa kawan ???.aku bisa jadi juara lomba itu karena pandai memfaatkan kelemahanku saat itu…waktu kecil aku sering dipanggil “bogang” (dua gigi kelinciku/depan tidak ada),karena dua gigi depan itu tidak ada jadi sendok tempat kelereng bisa masuk dan dihapit oleh gigi kanan/kiriku otomatis posisi sendok jadi stabil kelerengpun jadi tidak mudah jatuh….hahaha.
Harusnya bangsa ini mau belajar kepada saya yang pandai memanfaatkan kekurangannya tuk menjadi juara diantara bangsa-bangsa lain…wuih hebat ya..hahaha.biarin ini tulisan saya klu ada yang gak setujuh ya gak papa…wkwkwk.
Dari pada ngomongin kekurangan bangsa ini mending kita mencari kelebihan bangsa ini yang kurang disadari oleh kita semua,kalaupun mau cari kekuranganya aku bisa menyebutkan ratusan bahkan ribuan karena mencari kekeurangan/kelemahan itu lebih mudah daripada mencari kelebihannya…betul tidak ???.hahaha
Seperti yang ditakdirkan setiap tahun disaat malam syukuran dikampung aku selalu tidak bisa hadir karena harus kerja (selalu bertepan masuk malam).acara syukuran 17 an itu menurutku hukumnya WAJIB !,bila perlu tiap bulan atau tiap hari harus diadakan kenapa aku ngomong seperti itu ?.karena tak ada bangsa di dunia ini yang diberikan oleh Allah Rahmat,kasih sayang,perhatian dan BarokahNya melebihi bangsa Indonesia.
Coba lihat Alam Indonesia tanahnya paling subur bahkan kata Koes Plus “tongkat dan kayu jadi tanaman” ,dari lautnya pun bisa diibaratkan kolam susu cukup kail dan jala kalian bisa hidup..
Coba lihat dari SDM atau Manusianya,mungkin ratusan bahkan ribuan pelajar/mahasiswa bangsa ini pernah menjuarai olimpiade2 sains atau kontes-kontes Robot/IT tingkat internasional kalau mau ekstrem lagi Hacker-Hacker Indonesia ditakuti diluar negri dan yang lebih mengrikan di CNN BONEK pernah menempati urutan ke dua setelah Holigans dalam hal anarkisnya..hehe
Coba lihat dari sisi Psikologis rakyat bangsa ini,wuih lebih hebat lagi kawan bangsa lainpun bisa geleng-geleng lihat kehebatan Psikologi rakyat Indonesia.ini agak unik jadi aku coba uraikan satu persatu :
1. Dari Kebranian,sudah dibuktikan oleh arek-arek Suroboyo dimana secara logika aja bisa dibilang edan coba bayangan senapan mesin/tank/pesawat tempur dihadapi hanya dengan Bambu Runcing plus Nekat…
2. Dari Kegembiraan,tidak ada kehebatan rasa gembira/manajemen stres rakyat bangsa ini yg melebihi bangsa lain,coba kalian lihat diwarung kopi gak peduli harga sembako naik atau besok makan apa ?,mereka (kaum marjinal) masih bisa berjoget-joget plus ngopi+ngudud (baca ngerokok) bal bul bas bes cangkrukan dengan penuh tawa dan kehangatan
3. Dari Kemiskinan,hebatnya rakyat bangsa ini ya itu suka merendah/rendah hati dengan bilang bangsa yang miskin,padahal silahkan dari pabrikan mobil/motor atau apa saja datangkan ke Indonesia PASTI laku…,Tukang Becak pun ada yang punya Blackberry,bahkan penganguranpun rokoke Marlboro/Dji Sam Soe…ikupun yo wani rabi !..hahaaa
4. Dari Akhlak, bangsa kita ini paling pandai dalam merendah karena menganut filosofi PADI “semakin berisi semakin merunduk” belum lagi memakai filosofi jawa “Ngalah kuwi dhuwur wekasane”..ini terbukti dari tim Bulutangkis dan Tim sepak bola kita yang selalu “mengalah”..hehehe
5. Dari sisi Vokalitas/suara,bangsa ini hebat kawan terutama dalam hal cengkok..anak2 bangsa ini bisa menyanyikan lagu dari jenis musik apa aja mulai dari Rock,blues,jazz,RnB,lagu Barat,Cina,Arab apalagi dangdut…bangsa arab pun terbukti kalah dalam hal jumlah “qari” dan Qari negara kita pernah mengalahkan orang arab sendiri..
6. Dari sisi Ketabahan,berbagai macam bencana telah Allah turunkan buat bangsa ini tapi rakyat bangsa ini tetap tegar dan terus bangkit tanpa mengenal lelah..
7. De El El sik akeh maneh kawan Cuma iki lagi gak iso konsen akeh nyamuke..hahaa
Coba lihat Dari sisi Pemerintahan,Pemerintah kita itu yang paling enak mau ngapain aja kepada rakyat naikan sembako/PLN/PDAM/BBM/DLL paling bergejolak sebentar terus redah dan yang sungguh mencengangkan anggaran negara kita untuk para wakil rakyat itu besarnya mengalahkan anggaran negara lain, kayak angaran pulsa,baju seragam,angaran mobil dinas..dll.dan kita sebagai rakyat yang bisa dikatakan juragan mereka selalu legowo atau nyatai aja..hehehe
Coba lihat Dari sisi Waktu,tidak ada negara/bangsa di dunia ini yg memiliki 3 waktu dalam satu negara kayak di negara ini
Coba lihat dari sisi Budaya,tidak ada negara di dunia ini yang memiliki aneka ragaman budaya kayak di negara kita kawan belum lagi suku-sukunya dan bisa jadi bangsa ini adalah nenek moyang dari suku-suku yang ada didunia klu gak percaya coba aja teliti ada suku cina,arab dinegara ini dan bisa jadi orang negro itu keturunan dari orang-orang papua..hehehe
Coba Dari sisi Bahasa, bahasa daerah negara kita ini kaya kawan dan bisa mengalahkan peradapan bahasa negara-negara lain…misalkan kita bandingkan bahasa jawa dengan bahasa ingris seperti kata “jatuh” dijawa ada nyosop/njugkel/ndelosor lah klu di inggris Cuma ada satu yaitu “fall” kalupun ada lagi itu terdiri dari dua suku kata “fall down”…ini bukti klu peradaban bahasa kita lebih tua dari bahasa bangsa inggris belum lagi soal hantu disana Cuma kenal “ghost” “vampir” lah disini ada kuntilanak/wewegombel/gondoruwo/pocong/tuyul/dll…hahahaa
Emang kalau mau ngomongin kelebihan bangsa ini tidak akan ada habisnya kawan setidaknya mungkin itu yg bisa aku uraikan semoga tulisan ini bisa menambah nasionalisme diri kita dan mau berubah.aku yakin kelak salah satu anak bangsa ini yang akan mampu memimpin dunia ini karena sudah jelas Allah sudah mengkader diri kita semua dengan berbagai macam bencana,musibah bahkan berbagai macam persoalan kehidupan yang kompleks dan itulah bentuk cinta Allah kepada bangsa ini
Bangsa ini adalah pengalan surga terlepas berbagai masalah yang dihadapi bangsa ini aku yakin akan mampu bangkit..dan Indonesia perlu berubah kalau ingin menjadi Bangsa Indonesia yang sejati bangsa yang kelak akan memimpin bangsa-bangsa di dunia ini.Amin
Terkahir DIRGAHAYU INDONESIA ku…
Aku...16 - 17 Agustus '10
Harusnya bangsa ini mau belajar kepada saya yang pandai memanfaatkan kekurangannya tuk menjadi juara diantara bangsa-bangsa lain…wuih hebat ya..hahaha.biarin ini tulisan saya klu ada yang gak setujuh ya gak papa…wkwkwk.
Dari pada ngomongin kekurangan bangsa ini mending kita mencari kelebihan bangsa ini yang kurang disadari oleh kita semua,kalaupun mau cari kekuranganya aku bisa menyebutkan ratusan bahkan ribuan karena mencari kekeurangan/kelemahan itu lebih mudah daripada mencari kelebihannya…betul tidak ???.hahaha
Seperti yang ditakdirkan setiap tahun disaat malam syukuran dikampung aku selalu tidak bisa hadir karena harus kerja (selalu bertepan masuk malam).acara syukuran 17 an itu menurutku hukumnya WAJIB !,bila perlu tiap bulan atau tiap hari harus diadakan kenapa aku ngomong seperti itu ?.karena tak ada bangsa di dunia ini yang diberikan oleh Allah Rahmat,kasih sayang,perhatian dan BarokahNya melebihi bangsa Indonesia.
Coba lihat Alam Indonesia tanahnya paling subur bahkan kata Koes Plus “tongkat dan kayu jadi tanaman” ,dari lautnya pun bisa diibaratkan kolam susu cukup kail dan jala kalian bisa hidup..
Coba lihat dari SDM atau Manusianya,mungkin ratusan bahkan ribuan pelajar/mahasiswa bangsa ini pernah menjuarai olimpiade2 sains atau kontes-kontes Robot/IT tingkat internasional kalau mau ekstrem lagi Hacker-Hacker Indonesia ditakuti diluar negri dan yang lebih mengrikan di CNN BONEK pernah menempati urutan ke dua setelah Holigans dalam hal anarkisnya..hehe
Coba lihat dari sisi Psikologis rakyat bangsa ini,wuih lebih hebat lagi kawan bangsa lainpun bisa geleng-geleng lihat kehebatan Psikologi rakyat Indonesia.ini agak unik jadi aku coba uraikan satu persatu :
1. Dari Kebranian,sudah dibuktikan oleh arek-arek Suroboyo dimana secara logika aja bisa dibilang edan coba bayangan senapan mesin/tank/pesawat tempur dihadapi hanya dengan Bambu Runcing plus Nekat…
2. Dari Kegembiraan,tidak ada kehebatan rasa gembira/manajemen stres rakyat bangsa ini yg melebihi bangsa lain,coba kalian lihat diwarung kopi gak peduli harga sembako naik atau besok makan apa ?,mereka (kaum marjinal) masih bisa berjoget-joget plus ngopi+ngudud (baca ngerokok) bal bul bas bes cangkrukan dengan penuh tawa dan kehangatan
3. Dari Kemiskinan,hebatnya rakyat bangsa ini ya itu suka merendah/rendah hati dengan bilang bangsa yang miskin,padahal silahkan dari pabrikan mobil/motor atau apa saja datangkan ke Indonesia PASTI laku…,Tukang Becak pun ada yang punya Blackberry,bahkan penganguranpun rokoke Marlboro/Dji Sam Soe…ikupun yo wani rabi !..hahaaa
4. Dari Akhlak, bangsa kita ini paling pandai dalam merendah karena menganut filosofi PADI “semakin berisi semakin merunduk” belum lagi memakai filosofi jawa “Ngalah kuwi dhuwur wekasane”..ini terbukti dari tim Bulutangkis dan Tim sepak bola kita yang selalu “mengalah”..hehehe
5. Dari sisi Vokalitas/suara,bangsa ini hebat kawan terutama dalam hal cengkok..anak2 bangsa ini bisa menyanyikan lagu dari jenis musik apa aja mulai dari Rock,blues,jazz,RnB,lagu Barat,Cina,Arab apalagi dangdut…bangsa arab pun terbukti kalah dalam hal jumlah “qari” dan Qari negara kita pernah mengalahkan orang arab sendiri..
6. Dari sisi Ketabahan,berbagai macam bencana telah Allah turunkan buat bangsa ini tapi rakyat bangsa ini tetap tegar dan terus bangkit tanpa mengenal lelah..
7. De El El sik akeh maneh kawan Cuma iki lagi gak iso konsen akeh nyamuke..hahaa
Coba lihat Dari sisi Pemerintahan,Pemerintah kita itu yang paling enak mau ngapain aja kepada rakyat naikan sembako/PLN/PDAM/BBM/DLL paling bergejolak sebentar terus redah dan yang sungguh mencengangkan anggaran negara kita untuk para wakil rakyat itu besarnya mengalahkan anggaran negara lain, kayak angaran pulsa,baju seragam,angaran mobil dinas..dll.dan kita sebagai rakyat yang bisa dikatakan juragan mereka selalu legowo atau nyatai aja..hehehe
Coba lihat Dari sisi Waktu,tidak ada negara/bangsa di dunia ini yg memiliki 3 waktu dalam satu negara kayak di negara ini
Coba lihat dari sisi Budaya,tidak ada negara di dunia ini yang memiliki aneka ragaman budaya kayak di negara kita kawan belum lagi suku-sukunya dan bisa jadi bangsa ini adalah nenek moyang dari suku-suku yang ada didunia klu gak percaya coba aja teliti ada suku cina,arab dinegara ini dan bisa jadi orang negro itu keturunan dari orang-orang papua..hehehe
Coba Dari sisi Bahasa, bahasa daerah negara kita ini kaya kawan dan bisa mengalahkan peradapan bahasa negara-negara lain…misalkan kita bandingkan bahasa jawa dengan bahasa ingris seperti kata “jatuh” dijawa ada nyosop/njugkel/ndelosor lah klu di inggris Cuma ada satu yaitu “fall” kalupun ada lagi itu terdiri dari dua suku kata “fall down”…ini bukti klu peradaban bahasa kita lebih tua dari bahasa bangsa inggris belum lagi soal hantu disana Cuma kenal “ghost” “vampir” lah disini ada kuntilanak/wewegombel/gondoruwo/pocong/tuyul/dll…hahahaa
Emang kalau mau ngomongin kelebihan bangsa ini tidak akan ada habisnya kawan setidaknya mungkin itu yg bisa aku uraikan semoga tulisan ini bisa menambah nasionalisme diri kita dan mau berubah.aku yakin kelak salah satu anak bangsa ini yang akan mampu memimpin dunia ini karena sudah jelas Allah sudah mengkader diri kita semua dengan berbagai macam bencana,musibah bahkan berbagai macam persoalan kehidupan yang kompleks dan itulah bentuk cinta Allah kepada bangsa ini
Bangsa ini adalah pengalan surga terlepas berbagai masalah yang dihadapi bangsa ini aku yakin akan mampu bangkit..dan Indonesia perlu berubah kalau ingin menjadi Bangsa Indonesia yang sejati bangsa yang kelak akan memimpin bangsa-bangsa di dunia ini.Amin
Terkahir DIRGAHAYU INDONESIA ku…
Aku...16 - 17 Agustus '10
Label:
Artikel
Rabu, 21 Juli 2010
Iblis Terpaksa bertamu kepada Rasulullah SAW
Dari Muadz bin Jabal dari Ibn Abbas:Ketika kami sedang bersama Rasulullah SAW di kediaman seorang sahabat Anshar, tiba – tiba terdengar panggilan seseorang dari luar rumah: “Wahai penghuni rumah, bolehkah aku masuk? sebab kalian akan membutuhkanku. “
Rasulullah bersabda:”Tahukah kalian siapa yang memanggil?“
Kami menjawab: “Allah dan rasulNya yang lebih tahu.“
Beliau melanjutkan, “itu iblis, laknat Allah bersamanya.”
Umar bin Khattab berkata: “izinkan aku membunuhnya wahai Rasulullah“
Nabi menahannya:”Sabar wahai Umar, bukankah kamu tahu bahwa Allah memberinya kesempatan hingga hari kiamat? Lebih baik bukakan pintu untuknya, sebab dia telah diperintahkan untuk ini, pahamilah apa yang hendak ia katakan dan dengarkan dengan baik.“
Ibnu Abbas RA berkata: pintu lalu dibuka, ternyata dia seperti seorang kakek yang cacat satu matanya. di janggutnya terdapa 7 helai rambut seperti rambut kuda, taringnya terlihat seperti taring babi, bibirnya seperti bibir sapi.
Iblis berkata: “Salam untukmu Muhammad,…. . salam untukmu para hadirin…“
Rasulullah SAW lalu menjawab: “Salam hanya milik Allah SWT, sebagai mahluk terlaknat, apa keperluanmu?“
Iblis menjawab: “Wahai Muhammad, aku datang ke sini bukan atas kemauanku, namun karena terpaksa.“
“Siapa yang memaksamu?“
“Seorang malaikat utusan Allah mendatangiku dan berkata:
“Allah SWT memerintahkanmu untuk mendatangi Muhammad sambil menundukkan diri.beritahu Muhammad tentang caramu dalam menggoda manusia. jawabalah dengan jujur semua pertanyaannya. Demi kebesaran Allah, andai kau berdusta satu kali saja, maka Allah akan jadikan dirimu debu yang ditiup angin.“
oleh karena itu aku sekarang mendatangimu. Tanyalah apa yang hendak kau tanyakan. jika aku berdusta, aku akan dicaci oleh setiap musuhku. tidak ada sesuatu pun yang paling besar menimpaku daripada cacian musuh.“
OrangYang Dibenci IblisRasulullah SAW lalu bertanya kepada Iblis: “Kalau kau benar jujur, siapakah manusia yang paling kau benci?”
Iblis segera menjawab: ” Kamu, kamu dan orang sepertimu adalah mahkluk Allah yang paling aku benci.”
“Siapa selanjutnya?“
“Pemuda yang bertakwa yang memberikan dirinya mengabdi kepada Allah SWT.”“lalu siapa lagi?“
“Orang Aliim dan wara’ (Loyal)”
“Lalu siapa lagi?“
“Orangyang selalu bersuci.“
“Siapa lagi?“
“Seorang fakir yang sabar dan tak pernah mengeluhkan kesulitannnya kepda orang lain.“
“apa tanda kesabarannya?“
“Wahai Muhammad, jika ia tidak mengeluhkan kesulitannya kepada orang lain selama 3 hari, Allah akan memberi pahala orang – orang yang sabar.“
“Selanjutnya apa?“
“Orang kaya yang bersyukur.“
“apa tanda kesyukurannya?”
“Ia mengambil kekayaannya dari tempatnya, dan mengeluarkannya juga dari tempatnya.”
“Orang seperti apa Abu Bakar menurutmu?“
“Ia tidak pernah menurutiku di masa jahiliyah, apalagi dalam Islam.“
“Umar bin Khattab?”
“Demi Allah setiap berjumpa dengannya aku pasti kabur.“
“Usman bin Affan?“
“Aku malu kepada orang yang malaikat pun malu kepadanya.”
“Ali bin Abi Thalib?“
“Aku berharap darinya agar kepalaku selamat, dan berharap ia melepaskanku dan aku melepaskannya. tetapi ia tak akan mau melakukan itu.” (Ali bin Abi Thalib selau berdzikir terhadap Allah SWT)
Amalan Yang Dapat Menyakiti Iblis
“Apa yang kau rasakan jika melihat seseorang dari umatku yang hendak shalat?“
“aku merasa panas dingin dan gemetar.“
“Kenapa?“
“Sebab, setiap seorang hamba bersujud 1x kepada Allah, Allah mengangkatnya 1 derajat.“
“Jika seorang umatku berpuasa?“
“Tubuhku terasa terikat hingga ia berbuka.”
“Jika ia berhaji?“
“Aku seperti orang gila.“
“Jika ia membaca al-Quran?“
“Aku merasa meleleh laksana timah diatas api.“
“Jika ia bersedekah?“
“Itu sama saja orang tersebut membelah tubuhku dengan gergaji.”
“mengapa bisa begitu?“
“sebab dalam sedekah ada 4 keuntungan baginya. yaitu keberkahan dalam hartanya, hidupnya disukai, sedekah itu kelak akan menjadi hijab antara dirinya dengan api neraka dan segala macam musibah akan terhalau dari dirinya.“
“apa yang dapat mematahkan pinggangmu?“
“suara kuda perang di jalan Allah.“
“Apa yang dapat melelehkan tubuhmu?“
“taubat orang yang bertaubat.“
“apa yang dapat membakar hatimu?“
“istighfar di waktu siang dan malam.”
“Apa yang dapat mencoreng wajahmu?”
“sedekah yang diam – diam.“
“Apa yang dapat menusuk matamu?“
“Shalat fajar.“
“Apa yang dapat memukul kepalamu?“
“Shalat berjamaah.”
“Apa yang paling mengganggumu?“
“Majelis para ulama.“
“bagaimana cara makanmu?“
“dengan tangan kiri dan jariku.“
“dimanakah kau menaungi anak – anakmu di musim panas?“
“di bawah kuku manusia.”
Manusia Yang Menjadi Teman IblisNabi lalu bertanya : “Siapa temanmu wahai Iblis?“
“Pemakan riba.“
“Siapa sahabatmu?“
“Pezina.“
“Siapa teman tidurmu?“
“Pemabuk..”
“Siapa tamumu?“
“Pencuri.“
“Siapa utusanmu?“
“Tukang sihir.“
“Apa yang membuatmu gembira?“
“Bersumpah dengan cerai.”
“Siapa kekasihmu?“
“Orangyang meninggalkan shalat jumaat“
“Siapa manusia yang paling membahagiakanmu?“
“orang yang meninggalkan shalatnya dengan sengaja.”
IblisTidak Berdaya Di hadapan Orang Yang IkhlasRasulullah SAW lalu bersabda : “Segala puji bagi Allah yang telah membahagiakan umatku dan menyengsarakanmu.“
Iblis segera menimpali:” tidak, tidak… tak akan ada kebahagiaan selama aku hidup hingga hari akhir..
Bagaimana kau bisa berbahagia dengan umatmu, sementara aku bisa masuk ke dalam aliran darah mereka dan mereka tak bisa melihatku.
Demi yang menciptakan diriku dan memberikan ku kesempatan hingga hari akhir, aku akan menyesatkan mereka semua.
Baik yang bodoh, atau yang pintar, yang bisa membaca dan tidak bisa membaca, yang durjana dan yang shaleh, kecuali hamba Allah yang ikhlas.”
“Siapa orang yang ikhlas menurutmu?”
“Tidakkah kau tahu wahai Muhammad, bahwa barang siapa yang menyukai emas dan perak, ia bukan orang yang ikhlas. Jika kau lihat seseorang yang tidak menyukai dinar dan dirham, tidak suka pujian dan sanjunang, aku bisa pastikan bahwa ia orang yang ikhlas, maka aku meninggalkannya. Selama seorang hamba masih menyukai harta dan sanjungan dan hatinya selalu terikat dengan kesenangan dunia, ia sangat patuh padaku.“
IblisDibantu oleh 70.000 anak – anaknya
Tahukah kamu Muhammad, bahwa aku mempunyai 70.000 anak. Dan setiap anak memiliki 70.000 syaithan.
Sebagian ada yang aku tugaskan untuk mengganggu ulama. Sebagian untuk menggangu anak – anak muda, sebagian untuk menganggu orang – orang tua, sebagian untuk menggangu wanita – wanita tua, sebagian anak -anakku juga aku tugaskan kepada para Zahid.
Aku punya anak yang suka mengencingi telinga manusia sehingga ia tidur pada shalat berjamaah. tanpanya, manusia tidak akan mengantuk pada waktu shalat berjamaah.
aku punya anak yang suka menaburkan sesuatu di mata orang yang sedang mendengarkan ceramah ulama hingga mereka tertidur dan pahalanya terhapus.
Aku punya anak yang senang berada di lidah manusia, jika seseorang melakukan kebajikan lalu ia beberkan kepada manusia, maka 99% pahalanya akan terhapus.
Pada setiap seorang wanita yang berjalan, anakku dan syaithan duduk di pinggul dan pahanya, lalu menghiasinya agar setiap orang memandanginya.
Syaithan juga berkata,”keluarkan tanganmu”, lalu ia mengeluarkan tangannya lalu syaithan pun menghiasi kukunya.
mereka, anak – anakku seleu meyusup dan berubah dari satu kondisi ke kondisi lainnya, dari satu pintu ke pintu yang lainnya untuk menggoda manusia hingga mereka terhempas dari keikhlasan mereka.
Akhirnya mereka menyembah Allah tanpa ikhlas, namun mereka tidak merasa.
Tahukah kamu, Muhammad? bahwa ada rahib yang telah beribadat kepada Allah selama 70 tahun. Setiap orang sakit yang didoakan olehnya, sembuh seketika. Aku terus menggodanya hingga ia berzina, membunuh dan kufur.Cara Iblis MenggodaTahukah kau Muhammad, dusta berasal dari diriku?
Akulah mahluk pertama yang berdusta.
Pendusta adalah sahabatku. barang siapa bersumpah dengan berdusta, ia kekasihku.
Tahukah kau Muhammad?
Aku bersumpah kepada Adam dan Hawa dengan nama Allah bahwa aku benar – benar menasihatinya.
Sumpah dusta adalah kegemaranku.
Ghibah(gosip) dan Namimah(Adu domba) kesenanganku.
Kesaksian palsu kegembiraanku.
Orang yang bersumpah untuk menceraikan istrinya ia berada di pinggir dosa walau hanya sekali dan walaupun ia benar. sebab barang siapa membiasakan dengan kata – kata cerai, isterinya menjadi haram baginya. Kemudian ia akan beranak cucu hingga hari kiamat. jadi semua anak – anak zina dan ia masuk neraka hanya karena satu kalimat, CERAI.
Wahai Muhammad, umatmu ada yang suka mengulur ulur shalat. Setiap ia hendak berdiri untuk shalat, aku bisikan padanya waktu masih lama, kamu masih sibuk, lalu ia manundanya hingga ia melaksanakan shalat di luar waktu, maka shalat itu dipukulkannya ke mukanya..
Jika ia berhasil mengalahkanku, aku biarkan ia shalat. Namun aku bisikkan ke telinganya ‘lihat kiri dan kananmu’, iapun menoleh. pada saat iatu aku usap dengan tanganku dan kucium keningnya serta aku katakan ‘shalatmu tidak sah’
Bukankah kamu tahu Muhammad, orang yang banyak menoleh dalam shalatnya akan dipukul.
Jika ia shalat sendirian, aku suruh dia untuk bergegas. ia pun shalat seperti ayam yang mematuk beras.
jika ia berhasil mengalahkanku dan ia shalat berjamaah, aku ikat lehernya dengan tali, hingga ia mengangkat kepalanya sebelum imam, atau meletakkannya sebelum imam.
Kamu tahu bahwa melakukan itu batal shalatnya dan wajahnya akan dirubah menjadi wajah keledai.
Jika ia berhasil mengalahkanku, aku tiup hidungnya hingga ia menguap dalam shalat. Jika ia tidak menutup mulutnya ketika menguap, syaithan akan masuk ke dalam dirinya, dan membuatnya menjadi bertambah serakah dan gila dunia.
Dan iapun semakin taat padaku.
Kebahagiaan apa untukmu, sedanga aku memerintahkan orang miskin agar meninggalkan shalat. aku katakan padaknya, ‘kamu tidak wajib shalat, shalat hanya wajib untuk orang yang berkecukupan dan sehat. orang sakit dan miskin tidak, jika kehidupanmu telah berubah baru kau shalat.’
Ia pun mati dalam kekafiran. Jika ia mati sambil meninggalkan shalat maka Allah akan menemuinya dalam kemurkaan.
Wahai Muhammad, jika aku berdusta Allah akan menjadikanku debu.
Wahai Muhammad, apakah kau akan bergembira dengan umatmu padahal aku mengeluarkan seperenam mereka dari islam?“
10 Permintaan Iblis kepada Allah SWT
“berapa yang kau pinta dari Tuhanmu?”
“10 macam“
“apa saja?”
“aku minta agar Allah membiarkanku berbagi dalam harta dan anak manusia, Allah mengizinkan. Allah berfirman, “berbagilah dengan manusia dalam harta dan anak. dan janjikanlah mereka, tidaklah janji setan kecuali tipuan.” (QS Al-Isra :64)
Harta yang tidak dizakatkan, aku makan darinya. aku juga makan dari makanan haram dan yang bercampur dengan riba, aku juga makan dari makanan yang tidak dibacakan nama Allah.
Aku minta agar Allah membiarkanku ikut bersama dengan orang yang berhubungan dengan istrinya tanpa berlindung dengan Allah, maka setan ikut bersamanya dan anak yang dilahirkan akan sangat patuh kepada syaithan.
aku minta agar bisa ikut bersama dengan orang yang menaiki kendaraan bukan untuk tujuan yang halal.
aku minta agar Allah menjadikan kamar mandi sebagai rumahku.
aku minta agar Allah menjadikan pasar sebagai masjidku.
Aku minta agar Allah menjadikan syair sebagai Quranku.
Aku minta agar Allah menjadikan pemabuk sebagai teman tidurku.
Aku minta agar Allah memberikanku saudara , maka Ia jadikan orang yang membelanjakan hartanya untuk maksiat sebagai saudaraku.
Allah berfirman, “Orang – orang bros adalah saudara – saudara syaithan. ” (QS Al-Isra : 27)
Wahai Muhammad, aku minta agar Allah membuatku bisa melihat manusia sementara mereka tidak bisa melihatku.
dan aku minta agar Allah memberiku kemampuan untuk mengalir dalam aliran darah manusia.
Allah menjawab, “silahkan”, aku bangga dengan hal itu hingga hari kiamat. sebagian besar manusia bersamaku di hari kiamat.
Iblis berkata : “wahai muhammad, aku tak bisa menyesatkan orang sedikitpun, aku hanya bisa membisikan dan menggoda.”
jika aku bisa menyesatkan, tak akan tersisa seorangpun.
sebagaimana dirimu, kamu tidak bisa memberi hidayah sedikitpun, engkau hanya rasul yang menyampaikan amanah.
jika kau bisa memberi hidayah, tak akan ada seorang kafir pun di muka bumi ini.
kau hanya bisa menjadi penyebab untuk orang yang telah ditentukan sengsara.
Orang yang bahagia adalah orang yang telah ditulis bahagia sejak di perut ibunya. dan orang yang sengsara adalah orang yang telah ditulis sengsara semenjak dalam kandungan ibunya.
Rasulullah SAW lalu membaca ayat :”mereka akan terus berselisih kecuali orang yang dirahmati oleh Allah SWT” (QS Hud :118 – 119)
juga membaca, “Sesungguhnya ketentuan Allah pasti berlaku” (QS Al-Ahzab : 38)
Iblis lalu berkata: “wahai Rasul Allah takdir telah ditentukan dan pena takdir telah kering. Maha Suci Allah yang menjadikanmu pemimpin para nabi dan rasul, pemimpin pendudk surga, dan yang telah menjadikan aku pemimpin mahluk – mahluk celaka dan pemimpin penduduk neraka. aku si celaka yang terusir, ini akhir yang ingin aku sampaikan kepadamu. dan aku tak berbohong.“
di copy paste dari
http://raggne.wordpress.com/2008/10/30/iblis-terpaksa-bertamu-kepada-rasulullah/
Rasulullah bersabda:”Tahukah kalian siapa yang memanggil?“
Kami menjawab: “Allah dan rasulNya yang lebih tahu.“
Beliau melanjutkan, “itu iblis, laknat Allah bersamanya.”
Umar bin Khattab berkata: “izinkan aku membunuhnya wahai Rasulullah“
Nabi menahannya:”Sabar wahai Umar, bukankah kamu tahu bahwa Allah memberinya kesempatan hingga hari kiamat? Lebih baik bukakan pintu untuknya, sebab dia telah diperintahkan untuk ini, pahamilah apa yang hendak ia katakan dan dengarkan dengan baik.“
Ibnu Abbas RA berkata: pintu lalu dibuka, ternyata dia seperti seorang kakek yang cacat satu matanya. di janggutnya terdapa 7 helai rambut seperti rambut kuda, taringnya terlihat seperti taring babi, bibirnya seperti bibir sapi.
Iblis berkata: “Salam untukmu Muhammad,…. . salam untukmu para hadirin…“
Rasulullah SAW lalu menjawab: “Salam hanya milik Allah SWT, sebagai mahluk terlaknat, apa keperluanmu?“
Iblis menjawab: “Wahai Muhammad, aku datang ke sini bukan atas kemauanku, namun karena terpaksa.“
“Siapa yang memaksamu?“
“Seorang malaikat utusan Allah mendatangiku dan berkata:
“Allah SWT memerintahkanmu untuk mendatangi Muhammad sambil menundukkan diri.beritahu Muhammad tentang caramu dalam menggoda manusia. jawabalah dengan jujur semua pertanyaannya. Demi kebesaran Allah, andai kau berdusta satu kali saja, maka Allah akan jadikan dirimu debu yang ditiup angin.“
oleh karena itu aku sekarang mendatangimu. Tanyalah apa yang hendak kau tanyakan. jika aku berdusta, aku akan dicaci oleh setiap musuhku. tidak ada sesuatu pun yang paling besar menimpaku daripada cacian musuh.“
OrangYang Dibenci IblisRasulullah SAW lalu bertanya kepada Iblis: “Kalau kau benar jujur, siapakah manusia yang paling kau benci?”
Iblis segera menjawab: ” Kamu, kamu dan orang sepertimu adalah mahkluk Allah yang paling aku benci.”
“Siapa selanjutnya?“
“Pemuda yang bertakwa yang memberikan dirinya mengabdi kepada Allah SWT.”“lalu siapa lagi?“
“Orang Aliim dan wara’ (Loyal)”
“Lalu siapa lagi?“
“Orangyang selalu bersuci.“
“Siapa lagi?“
“Seorang fakir yang sabar dan tak pernah mengeluhkan kesulitannnya kepda orang lain.“
“apa tanda kesabarannya?“
“Wahai Muhammad, jika ia tidak mengeluhkan kesulitannya kepada orang lain selama 3 hari, Allah akan memberi pahala orang – orang yang sabar.“
“Selanjutnya apa?“
“Orang kaya yang bersyukur.“
“apa tanda kesyukurannya?”
“Ia mengambil kekayaannya dari tempatnya, dan mengeluarkannya juga dari tempatnya.”
“Orang seperti apa Abu Bakar menurutmu?“
“Ia tidak pernah menurutiku di masa jahiliyah, apalagi dalam Islam.“
“Umar bin Khattab?”
“Demi Allah setiap berjumpa dengannya aku pasti kabur.“
“Usman bin Affan?“
“Aku malu kepada orang yang malaikat pun malu kepadanya.”
“Ali bin Abi Thalib?“
“Aku berharap darinya agar kepalaku selamat, dan berharap ia melepaskanku dan aku melepaskannya. tetapi ia tak akan mau melakukan itu.” (Ali bin Abi Thalib selau berdzikir terhadap Allah SWT)
Amalan Yang Dapat Menyakiti Iblis
“Apa yang kau rasakan jika melihat seseorang dari umatku yang hendak shalat?“
“aku merasa panas dingin dan gemetar.“
“Kenapa?“
“Sebab, setiap seorang hamba bersujud 1x kepada Allah, Allah mengangkatnya 1 derajat.“
“Jika seorang umatku berpuasa?“
“Tubuhku terasa terikat hingga ia berbuka.”
“Jika ia berhaji?“
“Aku seperti orang gila.“
“Jika ia membaca al-Quran?“
“Aku merasa meleleh laksana timah diatas api.“
“Jika ia bersedekah?“
“Itu sama saja orang tersebut membelah tubuhku dengan gergaji.”
“mengapa bisa begitu?“
“sebab dalam sedekah ada 4 keuntungan baginya. yaitu keberkahan dalam hartanya, hidupnya disukai, sedekah itu kelak akan menjadi hijab antara dirinya dengan api neraka dan segala macam musibah akan terhalau dari dirinya.“
“apa yang dapat mematahkan pinggangmu?“
“suara kuda perang di jalan Allah.“
“Apa yang dapat melelehkan tubuhmu?“
“taubat orang yang bertaubat.“
“apa yang dapat membakar hatimu?“
“istighfar di waktu siang dan malam.”
“Apa yang dapat mencoreng wajahmu?”
“sedekah yang diam – diam.“
“Apa yang dapat menusuk matamu?“
“Shalat fajar.“
“Apa yang dapat memukul kepalamu?“
“Shalat berjamaah.”
“Apa yang paling mengganggumu?“
“Majelis para ulama.“
“bagaimana cara makanmu?“
“dengan tangan kiri dan jariku.“
“dimanakah kau menaungi anak – anakmu di musim panas?“
“di bawah kuku manusia.”
Manusia Yang Menjadi Teman IblisNabi lalu bertanya : “Siapa temanmu wahai Iblis?“
“Pemakan riba.“
“Siapa sahabatmu?“
“Pezina.“
“Siapa teman tidurmu?“
“Pemabuk..”
“Siapa tamumu?“
“Pencuri.“
“Siapa utusanmu?“
“Tukang sihir.“
“Apa yang membuatmu gembira?“
“Bersumpah dengan cerai.”
“Siapa kekasihmu?“
“Orangyang meninggalkan shalat jumaat“
“Siapa manusia yang paling membahagiakanmu?“
“orang yang meninggalkan shalatnya dengan sengaja.”
IblisTidak Berdaya Di hadapan Orang Yang IkhlasRasulullah SAW lalu bersabda : “Segala puji bagi Allah yang telah membahagiakan umatku dan menyengsarakanmu.“
Iblis segera menimpali:” tidak, tidak… tak akan ada kebahagiaan selama aku hidup hingga hari akhir..
Bagaimana kau bisa berbahagia dengan umatmu, sementara aku bisa masuk ke dalam aliran darah mereka dan mereka tak bisa melihatku.
Demi yang menciptakan diriku dan memberikan ku kesempatan hingga hari akhir, aku akan menyesatkan mereka semua.
Baik yang bodoh, atau yang pintar, yang bisa membaca dan tidak bisa membaca, yang durjana dan yang shaleh, kecuali hamba Allah yang ikhlas.”
“Siapa orang yang ikhlas menurutmu?”
“Tidakkah kau tahu wahai Muhammad, bahwa barang siapa yang menyukai emas dan perak, ia bukan orang yang ikhlas. Jika kau lihat seseorang yang tidak menyukai dinar dan dirham, tidak suka pujian dan sanjunang, aku bisa pastikan bahwa ia orang yang ikhlas, maka aku meninggalkannya. Selama seorang hamba masih menyukai harta dan sanjungan dan hatinya selalu terikat dengan kesenangan dunia, ia sangat patuh padaku.“
IblisDibantu oleh 70.000 anak – anaknya
Tahukah kamu Muhammad, bahwa aku mempunyai 70.000 anak. Dan setiap anak memiliki 70.000 syaithan.
Sebagian ada yang aku tugaskan untuk mengganggu ulama. Sebagian untuk menggangu anak – anak muda, sebagian untuk menganggu orang – orang tua, sebagian untuk menggangu wanita – wanita tua, sebagian anak -anakku juga aku tugaskan kepada para Zahid.
Aku punya anak yang suka mengencingi telinga manusia sehingga ia tidur pada shalat berjamaah. tanpanya, manusia tidak akan mengantuk pada waktu shalat berjamaah.
aku punya anak yang suka menaburkan sesuatu di mata orang yang sedang mendengarkan ceramah ulama hingga mereka tertidur dan pahalanya terhapus.
Aku punya anak yang senang berada di lidah manusia, jika seseorang melakukan kebajikan lalu ia beberkan kepada manusia, maka 99% pahalanya akan terhapus.
Pada setiap seorang wanita yang berjalan, anakku dan syaithan duduk di pinggul dan pahanya, lalu menghiasinya agar setiap orang memandanginya.
Syaithan juga berkata,”keluarkan tanganmu”, lalu ia mengeluarkan tangannya lalu syaithan pun menghiasi kukunya.
mereka, anak – anakku seleu meyusup dan berubah dari satu kondisi ke kondisi lainnya, dari satu pintu ke pintu yang lainnya untuk menggoda manusia hingga mereka terhempas dari keikhlasan mereka.
Akhirnya mereka menyembah Allah tanpa ikhlas, namun mereka tidak merasa.
Tahukah kamu, Muhammad? bahwa ada rahib yang telah beribadat kepada Allah selama 70 tahun. Setiap orang sakit yang didoakan olehnya, sembuh seketika. Aku terus menggodanya hingga ia berzina, membunuh dan kufur.Cara Iblis MenggodaTahukah kau Muhammad, dusta berasal dari diriku?
Akulah mahluk pertama yang berdusta.
Pendusta adalah sahabatku. barang siapa bersumpah dengan berdusta, ia kekasihku.
Tahukah kau Muhammad?
Aku bersumpah kepada Adam dan Hawa dengan nama Allah bahwa aku benar – benar menasihatinya.
Sumpah dusta adalah kegemaranku.
Ghibah(gosip) dan Namimah(Adu domba) kesenanganku.
Kesaksian palsu kegembiraanku.
Orang yang bersumpah untuk menceraikan istrinya ia berada di pinggir dosa walau hanya sekali dan walaupun ia benar. sebab barang siapa membiasakan dengan kata – kata cerai, isterinya menjadi haram baginya. Kemudian ia akan beranak cucu hingga hari kiamat. jadi semua anak – anak zina dan ia masuk neraka hanya karena satu kalimat, CERAI.
Wahai Muhammad, umatmu ada yang suka mengulur ulur shalat. Setiap ia hendak berdiri untuk shalat, aku bisikan padanya waktu masih lama, kamu masih sibuk, lalu ia manundanya hingga ia melaksanakan shalat di luar waktu, maka shalat itu dipukulkannya ke mukanya..
Jika ia berhasil mengalahkanku, aku biarkan ia shalat. Namun aku bisikkan ke telinganya ‘lihat kiri dan kananmu’, iapun menoleh. pada saat iatu aku usap dengan tanganku dan kucium keningnya serta aku katakan ‘shalatmu tidak sah’
Bukankah kamu tahu Muhammad, orang yang banyak menoleh dalam shalatnya akan dipukul.
Jika ia shalat sendirian, aku suruh dia untuk bergegas. ia pun shalat seperti ayam yang mematuk beras.
jika ia berhasil mengalahkanku dan ia shalat berjamaah, aku ikat lehernya dengan tali, hingga ia mengangkat kepalanya sebelum imam, atau meletakkannya sebelum imam.
Kamu tahu bahwa melakukan itu batal shalatnya dan wajahnya akan dirubah menjadi wajah keledai.
Jika ia berhasil mengalahkanku, aku tiup hidungnya hingga ia menguap dalam shalat. Jika ia tidak menutup mulutnya ketika menguap, syaithan akan masuk ke dalam dirinya, dan membuatnya menjadi bertambah serakah dan gila dunia.
Dan iapun semakin taat padaku.
Kebahagiaan apa untukmu, sedanga aku memerintahkan orang miskin agar meninggalkan shalat. aku katakan padaknya, ‘kamu tidak wajib shalat, shalat hanya wajib untuk orang yang berkecukupan dan sehat. orang sakit dan miskin tidak, jika kehidupanmu telah berubah baru kau shalat.’
Ia pun mati dalam kekafiran. Jika ia mati sambil meninggalkan shalat maka Allah akan menemuinya dalam kemurkaan.
Wahai Muhammad, jika aku berdusta Allah akan menjadikanku debu.
Wahai Muhammad, apakah kau akan bergembira dengan umatmu padahal aku mengeluarkan seperenam mereka dari islam?“
10 Permintaan Iblis kepada Allah SWT
“berapa yang kau pinta dari Tuhanmu?”
“10 macam“
“apa saja?”
“aku minta agar Allah membiarkanku berbagi dalam harta dan anak manusia, Allah mengizinkan. Allah berfirman, “berbagilah dengan manusia dalam harta dan anak. dan janjikanlah mereka, tidaklah janji setan kecuali tipuan.” (QS Al-Isra :64)
Harta yang tidak dizakatkan, aku makan darinya. aku juga makan dari makanan haram dan yang bercampur dengan riba, aku juga makan dari makanan yang tidak dibacakan nama Allah.
Aku minta agar Allah membiarkanku ikut bersama dengan orang yang berhubungan dengan istrinya tanpa berlindung dengan Allah, maka setan ikut bersamanya dan anak yang dilahirkan akan sangat patuh kepada syaithan.
aku minta agar bisa ikut bersama dengan orang yang menaiki kendaraan bukan untuk tujuan yang halal.
aku minta agar Allah menjadikan kamar mandi sebagai rumahku.
aku minta agar Allah menjadikan pasar sebagai masjidku.
Aku minta agar Allah menjadikan syair sebagai Quranku.
Aku minta agar Allah menjadikan pemabuk sebagai teman tidurku.
Aku minta agar Allah memberikanku saudara , maka Ia jadikan orang yang membelanjakan hartanya untuk maksiat sebagai saudaraku.
Allah berfirman, “Orang – orang bros adalah saudara – saudara syaithan. ” (QS Al-Isra : 27)
Wahai Muhammad, aku minta agar Allah membuatku bisa melihat manusia sementara mereka tidak bisa melihatku.
dan aku minta agar Allah memberiku kemampuan untuk mengalir dalam aliran darah manusia.
Allah menjawab, “silahkan”, aku bangga dengan hal itu hingga hari kiamat. sebagian besar manusia bersamaku di hari kiamat.
Iblis berkata : “wahai muhammad, aku tak bisa menyesatkan orang sedikitpun, aku hanya bisa membisikan dan menggoda.”
jika aku bisa menyesatkan, tak akan tersisa seorangpun.
sebagaimana dirimu, kamu tidak bisa memberi hidayah sedikitpun, engkau hanya rasul yang menyampaikan amanah.
jika kau bisa memberi hidayah, tak akan ada seorang kafir pun di muka bumi ini.
kau hanya bisa menjadi penyebab untuk orang yang telah ditentukan sengsara.
Orang yang bahagia adalah orang yang telah ditulis bahagia sejak di perut ibunya. dan orang yang sengsara adalah orang yang telah ditulis sengsara semenjak dalam kandungan ibunya.
Rasulullah SAW lalu membaca ayat :”mereka akan terus berselisih kecuali orang yang dirahmati oleh Allah SWT” (QS Hud :118 – 119)
juga membaca, “Sesungguhnya ketentuan Allah pasti berlaku” (QS Al-Ahzab : 38)
Iblis lalu berkata: “wahai Rasul Allah takdir telah ditentukan dan pena takdir telah kering. Maha Suci Allah yang menjadikanmu pemimpin para nabi dan rasul, pemimpin pendudk surga, dan yang telah menjadikan aku pemimpin mahluk – mahluk celaka dan pemimpin penduduk neraka. aku si celaka yang terusir, ini akhir yang ingin aku sampaikan kepadamu. dan aku tak berbohong.“
di copy paste dari
http://raggne.wordpress.com/2008/10/30/iblis-terpaksa-bertamu-kepada-rasulullah/
Label:
Artikel
Senin, 31 Mei 2010
Sebuah Coretan tuk SURABAYA.........(Met Milad 717 Th)
Mulai keluar dari rahim ibuku aku sudah menghirup udara surabaya dan sampai sekarang ini aq masih tinggal di surabaya bisa di katakan aq ASLI AREK SUROBOYO !...ibuku asli orang Keputran (dekat Pasar Keputran) dan bapakku asli orang Kalisari (dekat THR)…mau gak mau aq arek suroboyo asli…ngomongin surabaya pasti tidak akan ada habisnya banyak topik yang bisa dibahas dan ini adalah sekedar tulisan saya kalau ada yang tidak suka atau tidak setuju ya tidak apa,lah ini tulisan-tulisan saya kok..hehehe
Surabaya bisa dikatakan Gerbang dari Kerajaan Majapahit tepatnya di muara Kali Mas (Ujung Galuh) Menurut Wikipedia hari jadi Kota Surabaya ditetapkan pada tanggal 31 Mei. Hari itu sebenarnya merupakan hari kemenangan pasukan Majapahit yang dipimpin Raden Wijaya terhadap pasukan kerajaan Mongol utusan Kubilai Khan. Pasukan Mongol yang datang dari laut digambarkan sebagai ikan SURO (ikan hiu/berani) dan pasukan Raden Wijaya yang datang dari darat digambarkan sebagai BOYO (buaya/bahaya), jadi secara harfiah diartikan berani menghadapi bahaya yang datang mengancam. Maka hari kemenangan itu diperingati sebagai hari jadi Surabaya,peristiwa itu terjadi tepatnya pada 31 Mei 1293.Bagi yang belum tahu tentang sejarah ini ya sama saya juga baru tahu.hahaha
Surabaya merupakan ibu kota provinsi Jawa Timur dan juga kota terbesar kedua setelah Jakarta dan tidak menuntut kemungkinan kalau kelak Ibu Kota Indonesia pindah ke Surabaya karena bisa dikatakan surabaya adalah barometer Indonesia.Sebenarnya kalau mau di teliti surabaya juga merupakan pusat dari segala macam aktivitas mulai pendidikan sampai pelacuran (sampai saat ini lokalisasi Dolly masih terbesar se asia tenggara),mulai sopan santun sampai anarkis (CNN pernah memberikan Bonek peringkat ke dua setelah Holigans dalam hal fanatik & anarkisnya),mulai wisata regligi sampai budaya apalagi wisata kulinernya mak nyussss tenan !. Ya semua ada disurabaya…
Surabaya terkenal dengan sebutan Kota Pahlawan karena sejarahnya yang sangat diperhitungkan dalam perjuangan merebut kemerdekaan bangsa Indonesia dari penjajah.Disaat penduduk kota - kota lain melarikan diri (mundur) atau membakar kotanya waktu diserang musuh (penjajah) kedua hal itu tidak terjadi di surabaya, Arek-Arek suroboyo malah menantang dan membusungkan dada menyambut sekutu yang akan membumi hanguskan surabaya ya hanya berbekal nekad dan senjata apa adanya (bambu runcing) Puncaknya pada tanggal 10 Nopember 1945, Arek Suroboyo berhasil menduduki Hotel Oranye (sekarang Hotel Mojopahit) yang saat itu menjadi simbol kolonialisme. Karena kegigihannya itu, maka setiap Tanggal 10 Nopember, Indonesia memperingatinya sebagai Hari Pahlawan. Pertempuran di Surabaya waktu itu merupakan salah satu pertempuran paling berdarah yang dialami pasukan Inggris pada dekade 1940an. Pertempuran ini menunjukkan kesungguhan Bangsa Indonesia untuk mempertahankan kemerdekaan dan mengusir penjajah
Surabaya sekarang sudah ber umur 717 Th,ya semoga bisa selalu membawah berkah buat warganya maupun semua rakyat indonesia…aku berharap kota ini bisa hijau , bersih dan lalu lintas tertib tanpa kemacetan seprti dulu kala dimana tidak ada lagi banjir. Ngomongin banjir aku jadi teringat dulu ada Walikota Surabaya yang mendapat Julukan Walikota Got (selokan),beliau mendapatkan julukan itu karena konsen sekali dalam menjaga kebersihan sanitasi jadi disaat beliau memimpin kota ini jagankan banjir genangan air pun tidak ada,penghargaan Adipura Kencana pun selalu menjadi milik kota ini.Walikota itu bernama Alm. Dr. Purnomo Kasidi…walikota yang mampu menghijaukan & menyejukan surabaya
Akankah pilkada tagl 2 juni besok mampu memilih/mendapatkan walikota seperti beliau ???.Aku tidak peduli siapa pun yang menang !. Aku akan dukung siapa saja yang ingin membangun kota ini ! silahkan mau kalian bawah kemana atau mau diapakan surabaya ku ini…yang pasti aku tidak akan tanggung-tanggung untuk meneteskan darahku jika ada yang mau merusak atau menghancurkan surabaya !.
Selamat ulang tahun Surabaya yg ke 717 Th semoga selalu menjadi rumahku yang sll memberikan kenyamanan sehingga kemanapun aku berpetualang selalu pulang kembali kesini…SURABAYA !!!
Aku...31 Mei 2010
Surabaya bisa dikatakan Gerbang dari Kerajaan Majapahit tepatnya di muara Kali Mas (Ujung Galuh) Menurut Wikipedia hari jadi Kota Surabaya ditetapkan pada tanggal 31 Mei. Hari itu sebenarnya merupakan hari kemenangan pasukan Majapahit yang dipimpin Raden Wijaya terhadap pasukan kerajaan Mongol utusan Kubilai Khan. Pasukan Mongol yang datang dari laut digambarkan sebagai ikan SURO (ikan hiu/berani) dan pasukan Raden Wijaya yang datang dari darat digambarkan sebagai BOYO (buaya/bahaya), jadi secara harfiah diartikan berani menghadapi bahaya yang datang mengancam. Maka hari kemenangan itu diperingati sebagai hari jadi Surabaya,peristiwa itu terjadi tepatnya pada 31 Mei 1293.Bagi yang belum tahu tentang sejarah ini ya sama saya juga baru tahu.hahaha
Surabaya merupakan ibu kota provinsi Jawa Timur dan juga kota terbesar kedua setelah Jakarta dan tidak menuntut kemungkinan kalau kelak Ibu Kota Indonesia pindah ke Surabaya karena bisa dikatakan surabaya adalah barometer Indonesia.Sebenarnya kalau mau di teliti surabaya juga merupakan pusat dari segala macam aktivitas mulai pendidikan sampai pelacuran (sampai saat ini lokalisasi Dolly masih terbesar se asia tenggara),mulai sopan santun sampai anarkis (CNN pernah memberikan Bonek peringkat ke dua setelah Holigans dalam hal fanatik & anarkisnya),mulai wisata regligi sampai budaya apalagi wisata kulinernya mak nyussss tenan !. Ya semua ada disurabaya…
Surabaya terkenal dengan sebutan Kota Pahlawan karena sejarahnya yang sangat diperhitungkan dalam perjuangan merebut kemerdekaan bangsa Indonesia dari penjajah.Disaat penduduk kota - kota lain melarikan diri (mundur) atau membakar kotanya waktu diserang musuh (penjajah) kedua hal itu tidak terjadi di surabaya, Arek-Arek suroboyo malah menantang dan membusungkan dada menyambut sekutu yang akan membumi hanguskan surabaya ya hanya berbekal nekad dan senjata apa adanya (bambu runcing) Puncaknya pada tanggal 10 Nopember 1945, Arek Suroboyo berhasil menduduki Hotel Oranye (sekarang Hotel Mojopahit) yang saat itu menjadi simbol kolonialisme. Karena kegigihannya itu, maka setiap Tanggal 10 Nopember, Indonesia memperingatinya sebagai Hari Pahlawan. Pertempuran di Surabaya waktu itu merupakan salah satu pertempuran paling berdarah yang dialami pasukan Inggris pada dekade 1940an. Pertempuran ini menunjukkan kesungguhan Bangsa Indonesia untuk mempertahankan kemerdekaan dan mengusir penjajah
Surabaya sekarang sudah ber umur 717 Th,ya semoga bisa selalu membawah berkah buat warganya maupun semua rakyat indonesia…aku berharap kota ini bisa hijau , bersih dan lalu lintas tertib tanpa kemacetan seprti dulu kala dimana tidak ada lagi banjir. Ngomongin banjir aku jadi teringat dulu ada Walikota Surabaya yang mendapat Julukan Walikota Got (selokan),beliau mendapatkan julukan itu karena konsen sekali dalam menjaga kebersihan sanitasi jadi disaat beliau memimpin kota ini jagankan banjir genangan air pun tidak ada,penghargaan Adipura Kencana pun selalu menjadi milik kota ini.Walikota itu bernama Alm. Dr. Purnomo Kasidi…walikota yang mampu menghijaukan & menyejukan surabaya
Akankah pilkada tagl 2 juni besok mampu memilih/mendapatkan walikota seperti beliau ???.Aku tidak peduli siapa pun yang menang !. Aku akan dukung siapa saja yang ingin membangun kota ini ! silahkan mau kalian bawah kemana atau mau diapakan surabaya ku ini…yang pasti aku tidak akan tanggung-tanggung untuk meneteskan darahku jika ada yang mau merusak atau menghancurkan surabaya !.
Selamat ulang tahun Surabaya yg ke 717 Th semoga selalu menjadi rumahku yang sll memberikan kenyamanan sehingga kemanapun aku berpetualang selalu pulang kembali kesini…SURABAYA !!!
Aku...31 Mei 2010
Label:
Artikel
Selasa, 18 Mei 2010
Kenapa Harus ada Rindu yang Terlarang ???
Kalau mau ngomongin kata “rindu” sama halnya kita ngomongin “cinta”.sebuah kata yang maknanya simpel tapi bisa luas dalam arti ditujukan kepada siapa ?.rindu erat kaitanya dengan cinta seakan-akan bagai kedua belah mata uang logam,siapa yg mengalami cinta pastilah mengalami rindu.
Rindu kalau boleh saya sinonimkan sama arti dangan kata “ulangan”(mengulang kembali). Misalkan seseorang rindu kepada kekasih/istri/anak atau orang tuanya setelah lama tidak bertemu/beberapa saat .artinya mereka ingin “mengulang” bertemu lagi dengan orang tersebut. Semua orang pastilah pernah merasakan yang namanya rindu,baik dengan apa atw siapa.
Rindu merupakan sebuah perasaan yang bersumber dari hati,jadi hanya sebuah rasa bukan/belum tingkah laku...kalau di ibaratkan sama dengan keinginan yang masih ada di hati. Banyak juga yang merasakan senang jika dia mengalami rasa rindu, tapi tidak sedikit juga yang merasa kesal jika dia merasakan rindu,hal ini bisa terjadi karena berbagai macam hal dan alasan.
Rindu adalah sebuah anugrahNya dan tak mungkin kita bisa mengingkarinya bila telah diberi rasa itu begitupun juga dengan cinta,tak satupun orang yang bisa menolak tapi kita bisa memanejemenya.Sudah sepantasnya kita mensyukurinya dan mengapa kita bikin susah dengan mengingkarinya atau merasa kesal dengan rasa rindu itu.
Ada yang bilang kalau ada rindu yang terlarang.Disini saya berfikir mencari - cari jawaban kok bisa ada rindu yang terlarang ?.kata terlarang itu sama dengan tidak boleh,jadi bisa diartikan kita tidak boleh rindu !.lah ini yang aneh kok bisa kita dilarang rindu padahal “cuma” rindu.kembali ke penjelasan saya diatas bahwa rindu adalah sebuah rasa...ini kan aneh lah wong cuma masih “merasa” aja kok tidak boleh atau terlarang ???
Untuk lebih memahami sebelum saya coba ulas semakin ke dalam ini lah beberapa rindu yang menurut kebanyakan orang termasuk rindu yang terlarang :
1. Rindu kepada seseorang yang sudah menjadi milik orang lain (istri/suami
orang lain)
2. Rindu menenggak minuman keras
3. Rindu berzina
4. Rindu berjudi
5. Dan masih banyak lagi yang lainya,intinya konotasinya “negatif”
Sebenarnya merindukan hal2 yang diatas tidaklah terlarang atau pun berdosa,karena rindu itu masih “rasa” atau lebih mudah dimengertinya itu masih niat saja.Dalam Islam agama saya “orang yang punya niat jelek/negatif akan tetapi belum terlaksana,orang tersebut tidak akan berdosa”.
Dari penjelasan diatas dapat saya simpulkan bahwa TIDAK ADA yang namanya “Rindu yang Terlarang”.yang menjadi terlarang/berdosa adalah tingkah laku atau tindakan dari rindu tadi yang terealisasi.misalkan dia rindu meneggak miras ,kemudian karena dia tidak bisa memenejemen rasa rindunya kemudian dia nekat minum miras,nah tindakannya ini lah yg mnjadi terlarang atau berdosa.
Rindu merupakan salah satu mahklukNya juga,jadi yang namanya mahkluk itu untuk hidup dia perlu ruang dan waktu,disinilah letak dimana kita bisa memenejemen rindu itu.Kalau memang rindu itu nantinya akan membawa mudhorot bagi kita ya secepatnya jangan kita beri rindu itu ruang dan waktu sehingga dengan cepat juga rindu itu akan mati/sirna.
Semoga sedikit ulasan ini bisa sedikit memberikan masukan dalam memandang sebuah rasa rindu,rindu kepada apapun atau siapapun itu adalah sebuah anugrah tinggal kita syukuri dan memfilternya kita jadikan rindu itu menjadi sebuah motivasi untuk kearah yang positif dan menjadikan diri kita manusia yang mengerti manusia.
Aku...kamarku,03 Jumadil Akhir 1943 (01.30 wib)
Rindu kalau boleh saya sinonimkan sama arti dangan kata “ulangan”(mengulang kembali). Misalkan seseorang rindu kepada kekasih/istri/anak atau orang tuanya setelah lama tidak bertemu/beberapa saat .artinya mereka ingin “mengulang” bertemu lagi dengan orang tersebut. Semua orang pastilah pernah merasakan yang namanya rindu,baik dengan apa atw siapa.
Rindu merupakan sebuah perasaan yang bersumber dari hati,jadi hanya sebuah rasa bukan/belum tingkah laku...kalau di ibaratkan sama dengan keinginan yang masih ada di hati. Banyak juga yang merasakan senang jika dia mengalami rasa rindu, tapi tidak sedikit juga yang merasa kesal jika dia merasakan rindu,hal ini bisa terjadi karena berbagai macam hal dan alasan.
Rindu adalah sebuah anugrahNya dan tak mungkin kita bisa mengingkarinya bila telah diberi rasa itu begitupun juga dengan cinta,tak satupun orang yang bisa menolak tapi kita bisa memanejemenya.Sudah sepantasnya kita mensyukurinya dan mengapa kita bikin susah dengan mengingkarinya atau merasa kesal dengan rasa rindu itu.
Ada yang bilang kalau ada rindu yang terlarang.Disini saya berfikir mencari - cari jawaban kok bisa ada rindu yang terlarang ?.kata terlarang itu sama dengan tidak boleh,jadi bisa diartikan kita tidak boleh rindu !.lah ini yang aneh kok bisa kita dilarang rindu padahal “cuma” rindu.kembali ke penjelasan saya diatas bahwa rindu adalah sebuah rasa...ini kan aneh lah wong cuma masih “merasa” aja kok tidak boleh atau terlarang ???
Untuk lebih memahami sebelum saya coba ulas semakin ke dalam ini lah beberapa rindu yang menurut kebanyakan orang termasuk rindu yang terlarang :
1. Rindu kepada seseorang yang sudah menjadi milik orang lain (istri/suami
orang lain)
2. Rindu menenggak minuman keras
3. Rindu berzina
4. Rindu berjudi
5. Dan masih banyak lagi yang lainya,intinya konotasinya “negatif”
Sebenarnya merindukan hal2 yang diatas tidaklah terlarang atau pun berdosa,karena rindu itu masih “rasa” atau lebih mudah dimengertinya itu masih niat saja.Dalam Islam agama saya “orang yang punya niat jelek/negatif akan tetapi belum terlaksana,orang tersebut tidak akan berdosa”.
Dari penjelasan diatas dapat saya simpulkan bahwa TIDAK ADA yang namanya “Rindu yang Terlarang”.yang menjadi terlarang/berdosa adalah tingkah laku atau tindakan dari rindu tadi yang terealisasi.misalkan dia rindu meneggak miras ,kemudian karena dia tidak bisa memenejemen rasa rindunya kemudian dia nekat minum miras,nah tindakannya ini lah yg mnjadi terlarang atau berdosa.
Rindu merupakan salah satu mahklukNya juga,jadi yang namanya mahkluk itu untuk hidup dia perlu ruang dan waktu,disinilah letak dimana kita bisa memenejemen rindu itu.Kalau memang rindu itu nantinya akan membawa mudhorot bagi kita ya secepatnya jangan kita beri rindu itu ruang dan waktu sehingga dengan cepat juga rindu itu akan mati/sirna.
Semoga sedikit ulasan ini bisa sedikit memberikan masukan dalam memandang sebuah rasa rindu,rindu kepada apapun atau siapapun itu adalah sebuah anugrah tinggal kita syukuri dan memfilternya kita jadikan rindu itu menjadi sebuah motivasi untuk kearah yang positif dan menjadikan diri kita manusia yang mengerti manusia.
Aku...kamarku,03 Jumadil Akhir 1943 (01.30 wib)
Label:
Artikel
Sabtu, 03 April 2010
Pernikahan
Pernikahan merupakan salah satu sunnah Rasul SAW dan merupakan anjuran agama. Pernikahan yang disebut dalam al-Quran sebagai miitsaaqun ghaliizh, perjanjian agung, bukanlah sekedar upacara dalam rangka mengikuti tradisi, bukan semata-mata sarana mendapatkan keturunan, dan apalagi hanya sebagai penyaluran libido seksualitas atau pelampiasan nafsu syahwat belaka.
Pernikahan adalah amanah dan tanggungjawab. Bagi pasangan yang masing-masing mempunyai niat tulus untuk membangun mahligai kehidupan bersama dan menyadari bahwa pernikahan ialah tanggungjawab dan amanah, maka pernikahan mereka bisa menjadi sorga. Apalagi, bila keduanya saling menyintai.
Nabi Muhammad SAW telah bersabda yang artinya,“Perhatikanlah baik-baik istri-istri kalian. Mereka di samping kalian ibarat titipan, amanat yang harus kalian jaga. Mereka kalian jemput melalui amanah Allah dan kalimah-Nya. Maka pergaulilah mereka dengan baik, jangan kalian lalimi, dan penuhilah hak-hak mereka.”
Ketika berbicara tentang tanggungjawab kita, Rasulullah SAW antara lain juga menyebutkan bahwa “Suami adalah penggembala dalam keluarganya dan akan dimintai pertanggungjawaban atas gembalaannya dan isteri adalah penggembala dalam rumah suaminya dan bertanggungjawab atas gembalaannya.”
Begitulah, laki-laki dan perempuan yang telah diikat atas nama Allah dalam sebuah pernikahan, masing-masing terhadap yang lain mempunyai hak dan kewajiban. Suami wajib memenuhi tanggungjawabnya terhadap keluarga dan anak-anaknya, di antaranya yang terpenting ialah mempergauli mereka dengan baik. Istri dituntut untuk taat kepada suaminya dan mengatur rumah tangganya.
Masing-masing dari suami-isteri memikul tanggungjawab bagi keberhasilan perkawinan mereka untuk mendapatkan ridha Tuhan mereka. Apabila masing-masing lebih memperhatikan dan melaksanakan kewajibannya terhadap pasangannya daripada menuntut haknya saja, Insya Allah, keharmonisan dan kebahagian hidup mereka akan lestari sampai Hari Akhir. Sebaliknya, apabila masing-masing hanya melihat haknya sendiri karena merasa memiliki kelebihan atau melihat kekurangan dari yang lain, maka kehidupan mereka akan menjadi beban yang sering kali tak tertahankan.
Masing-masing, laki-laki dan perempuan, secara fitri mempunyai kelebihan dan kekurangannnya sendiri-sendiri. Kelebihan-kelebihan itu bukan untuk diperbanggakan atau diperirikan. Kekurangan-kekurang pun bukan untuk diperejekkan atau dibuat merendahkan. Tapi, semua itu merupakan peluang bagi kedua pasangan untuk saling melengkapi. Kedua suami-isteri bersama-sama berjuang membangun kehidupan keluarga mereka dengan akhlak yang mulia dan menjaga keselamatan dan keistiqamahannya selalu. Dengan demikian, akan terwujudlah kebahagian hakiki di dunia maupun di akhirat kelak, Insya Allah.
Oleh: KH. Dr. A. Mustofa Bisri
Pernikahan adalah amanah dan tanggungjawab. Bagi pasangan yang masing-masing mempunyai niat tulus untuk membangun mahligai kehidupan bersama dan menyadari bahwa pernikahan ialah tanggungjawab dan amanah, maka pernikahan mereka bisa menjadi sorga. Apalagi, bila keduanya saling menyintai.
Nabi Muhammad SAW telah bersabda yang artinya,“Perhatikanlah baik-baik istri-istri kalian. Mereka di samping kalian ibarat titipan, amanat yang harus kalian jaga. Mereka kalian jemput melalui amanah Allah dan kalimah-Nya. Maka pergaulilah mereka dengan baik, jangan kalian lalimi, dan penuhilah hak-hak mereka.”
Ketika berbicara tentang tanggungjawab kita, Rasulullah SAW antara lain juga menyebutkan bahwa “Suami adalah penggembala dalam keluarganya dan akan dimintai pertanggungjawaban atas gembalaannya dan isteri adalah penggembala dalam rumah suaminya dan bertanggungjawab atas gembalaannya.”
Begitulah, laki-laki dan perempuan yang telah diikat atas nama Allah dalam sebuah pernikahan, masing-masing terhadap yang lain mempunyai hak dan kewajiban. Suami wajib memenuhi tanggungjawabnya terhadap keluarga dan anak-anaknya, di antaranya yang terpenting ialah mempergauli mereka dengan baik. Istri dituntut untuk taat kepada suaminya dan mengatur rumah tangganya.
Masing-masing dari suami-isteri memikul tanggungjawab bagi keberhasilan perkawinan mereka untuk mendapatkan ridha Tuhan mereka. Apabila masing-masing lebih memperhatikan dan melaksanakan kewajibannya terhadap pasangannya daripada menuntut haknya saja, Insya Allah, keharmonisan dan kebahagian hidup mereka akan lestari sampai Hari Akhir. Sebaliknya, apabila masing-masing hanya melihat haknya sendiri karena merasa memiliki kelebihan atau melihat kekurangan dari yang lain, maka kehidupan mereka akan menjadi beban yang sering kali tak tertahankan.
Masing-masing, laki-laki dan perempuan, secara fitri mempunyai kelebihan dan kekurangannnya sendiri-sendiri. Kelebihan-kelebihan itu bukan untuk diperbanggakan atau diperirikan. Kekurangan-kekurang pun bukan untuk diperejekkan atau dibuat merendahkan. Tapi, semua itu merupakan peluang bagi kedua pasangan untuk saling melengkapi. Kedua suami-isteri bersama-sama berjuang membangun kehidupan keluarga mereka dengan akhlak yang mulia dan menjaga keselamatan dan keistiqamahannya selalu. Dengan demikian, akan terwujudlah kebahagian hakiki di dunia maupun di akhirat kelak, Insya Allah.
Oleh: KH. Dr. A. Mustofa Bisri
Label:
Artikel
Selasa, 09 Maret 2010
Kita Bisa Lebih Bejat Dari Iblis !!!
Disaat sang Adam diciptakanNya…Allah menyuruh iblis memberikan “penghormatan” kepada adam,si iblis menolak dia “durhaka” kepada Allah dengan berkata : “Ana khairun minhu..” yg artinya aq lebih baik darimu (adam),aq terbuat dari api sedangkan adam dari tanah….akhirnya Allah menghukum si iblis ini,dengan dimasukkannya kelak dia ke neraka dan iblis pun meminta satu syarat agar dia tidak akan mati sampai hari dimana alam semesta hancur dengan gelombang suara yg maha dahsyat…karena Allah maha mencintai dikabulkanya permintaan itu…
Tahukah kawan bahwa kelak alam semesta ini akan hancur bukan karena bencana alam,akan tetapi “hanya” dengan gelombang suara…ya dengan “seruling” si Isrofil mahkluk Allah dari bangsa malaikat yang diciptakanNya dari cahaya…
Dalam momentum waktu iblis pun sempat heran dan tak percaya bahwa ada yg lebih “bejat” darinya, kedurhakaanya kepada Allah melebihi kedurhakaan iblis…singkat ceritanya saat itu iblis lagi nongkrong bareng dan melihat manusia yang bernama Firauan (nama raja di jaman Nabi Musa),nah si Firaun ini bilang kepada Musa : “Ana rabbukumu l-a'laa” yg artinya Aku adalah tuhan kamu yg tertinggi…mendengar perkataan firaun ini iblis pun “ngeri” dan mengeleng-gelengkan kepala sekaligus heran bukan main…
Heemmm…ternyata, jika mau anak cucu adam itu bisa mengungguli iblis beserta anak cucunya…ckckckc.jadi kalaupun mau kita bisa lebih durhaka kepada Allah dari pada si iblis yang sudah jelas mendapatkan kavlingan di neraka…
Sekarang silahkan tentukan sikap mau jadi umat Sang Muhammad SAW dgn meneladani prilaku beliau,mau jadi pengikut si iblis atau mau jadi ikut partai nya Firaun ?...silahkan anda renungkan dalam hati dan dijawab sendiri….jangan sampai si iblis atw firaun tertawa karena mendapat pengikut baru….
Aku...RB 1431 H
Tahukah kawan bahwa kelak alam semesta ini akan hancur bukan karena bencana alam,akan tetapi “hanya” dengan gelombang suara…ya dengan “seruling” si Isrofil mahkluk Allah dari bangsa malaikat yang diciptakanNya dari cahaya…
Dalam momentum waktu iblis pun sempat heran dan tak percaya bahwa ada yg lebih “bejat” darinya, kedurhakaanya kepada Allah melebihi kedurhakaan iblis…singkat ceritanya saat itu iblis lagi nongkrong bareng dan melihat manusia yang bernama Firauan (nama raja di jaman Nabi Musa),nah si Firaun ini bilang kepada Musa : “Ana rabbukumu l-a'laa” yg artinya Aku adalah tuhan kamu yg tertinggi…mendengar perkataan firaun ini iblis pun “ngeri” dan mengeleng-gelengkan kepala sekaligus heran bukan main…
Heemmm…ternyata, jika mau anak cucu adam itu bisa mengungguli iblis beserta anak cucunya…ckckckc.jadi kalaupun mau kita bisa lebih durhaka kepada Allah dari pada si iblis yang sudah jelas mendapatkan kavlingan di neraka…
Sekarang silahkan tentukan sikap mau jadi umat Sang Muhammad SAW dgn meneladani prilaku beliau,mau jadi pengikut si iblis atau mau jadi ikut partai nya Firaun ?...silahkan anda renungkan dalam hati dan dijawab sendiri….jangan sampai si iblis atw firaun tertawa karena mendapat pengikut baru….
Aku...RB 1431 H
Label:
Artikel
Jumat, 26 Februari 2010
Peringatan Maulid Nabi Muhammad sebagai Reload Hati & Prilaku untuk menjadi lebih baik
Maulid Nabi Muhammad SAW adalah peringatan hari lahir Nabi Muhammad, yang dalam tahun Hijriyah jatuh pada tanggal 12 Rabiul Awal. Kata maulid atau milad adalah dalam bahasa Arab berarti Hari Lahir. Perayaan Maulid Nabi merupakan tradisi yang berkembang di masyarakat Islam jauh setelah Nabi Muhammad SAW wafat. Secara subtansi, peringatan ini adalah ekspresi kegembiraan dan penghormatan kepada Rasulullah Muhammad SAW.
Perayaan Maulid Nabi diperkirakan pertama kali diperkenalkan oleh Abu Said al-Qakburi, seorang gubernur Irbil, di Irak pada masa pemerintahan Sultan Salahuddin Al-Ayyubi (1138-1193). Adapula yang berpendapat bahwa idenya sendiri justru berasal dari Sultan Salahuddin sendiri.. Tujuannya adalah untuk membangkitkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW, serta meningkatkan semangat juang kaum muslimin saat itu, yang sedang terlibat dalam Perang Salib melawan pasukan Kristen Eropa dalam upaya memperebutkan kota Yerusalem.
Dilihat dari sudut pandang syarak ada dua pendapat yang bertentangan dalam menangani masalah peringatan maulid Nabi.
Pendapat pertama, yang menentang, mengatakan bahwa maulid Nabi merupakan bid ‘ah mazmumah menyesatkan. Pendapat pertama membangun argumentasinya melalui pendekatan normatif tekstual. Perayaan maulid Nabi SAW itu tidak ditemukan baik secara tersurat maupun secara tersirat dalam Al Quran dan juga Hadist. Syekh Tajudiin Al Iskandari, ulama besar berhaluan Malikiyah yang mewakili pendapat pertama, menyatakan maulid Nabi adalah bid ‘ah mazmumah, menyesatkan. Penolakan ini ditulisnya dalam Kitab Murid Al Kalam Ala’ Amal Al Maulid
Pendapat kedua, yang telah menerima dan mendukung tersebut, beralasan bahwa maulid Nabi adalah bid ‘ah mahmudah inovasi yang baik, dan tidak bertentangan dengan syariat. Pendapat kedua diwakili oleh Ibnu Hajar Al Atsqolani dan As Suyuti. Keduanya mengatakan bahwa status hukum maulid Nabi adalah bid’ah mahmudah. Yang tidak pernah dilakukan oleh Rasulullah SAW, tetapi keberadaannya tidak bertentang dengan ajaran Islam. Bagi As-Suyuti, keabsahan maulid Nabi Muhammad SAW bisa dianalogikan dengan diamnya Rasulullah ketika mendapatkan orang-orang Yahudi berpuasa pada hari Assyura sebagai ungkapan syukur kepada Allah atas keselamatan Nabi Musa dari kejaran Firaun maulid Nabi, menurut As-Suyuti, adalah ungkapan syukur atas diutusnya Nabi Muhammad SAW ke muka bumi. Penuturan ini dapat dilihat dalam Kitab Al Nikmah Al Kubra Ala Al Alam fi Maulid Sayyid Wuld Adam.
Terlepas dari perbedaan di atas semuanya wajib kita syukuri dan kita hargai,bukankah perbedaan itu Rahmat ?.mungkin dengan memperingati Maulid Nabi Muhammad bisa menambah kecintaan kita kepada beliau..
Allah menyatakan satu cinta kepada Muhammad kekasihNya,maka Ia membalas dengan seribu cinta.Tidak sebagaimana Allah memerintahkan ummat manusia untuk melakukan upacara-upacara pengabdian kpd-Nya sebagai pembelajaran rasa syukur,misalnya sholat atau pergi Haji. Maka dlm hal pernyataan dan prilaku cinta kpd Rosulullah Muhammad SAW.Allah mempeloporinya,Allah memulai dgn diri-Nya sendiri terlebih dahulu untuk memberi tauladan cinta kepada hamba-hamba Nya.
Maulid Nabi Muhammad kali ini mungkin kita bisa membaca sekaligus mempelajari sejarah dan tauladan-tauladan beliau kepada kita yg bisa kita baca di sirah-sirah Nabi. Membicarakan manuisa termulia ciptaanNya tidak ada kata lain yg bisa mnegambarkan beliau selain dengan kata kasih saying,ya semua prilaku beliau adalah cinta,beliau selalu menyayangi semua mahkluk-makhlukNya,terlepas mahkluk tersebuat mencintai maupun membenci beliau.
Nabi Muhammad SAW diutus oleh Allah tiada lain untuk merahmati semesta alam (Q.S. 21 : 107).Maka tentulah bukan kebetulan bila ternyata Nabi Muhammad dan agama yg dibawahnya merupakan rahmat,merupakan kasih sayang bagi semesta alam.Dalam kehidupan beliau sehari-hari kasih sayang bisa dengan mudah kita temui baik pribadi beliau sebagai bapak dan suami dalam lingkungan keluarga,sebagai sudara,teman,guru maupun sebagai pemimpin di kalangan umat.
Sebagai pemimpin yang besar Nabi Muhammad SAW sangat di taati karena kasih sayang beliau terhadap sesama bukan ditaati karena ditakuti dan dengan kebencian atau keterpaksaan.
Nabi Muhammad SAW adalah bentuk kongkret dari islam itu sendiri karena sebenarnya islam itu adalah bentuk kasih sayang Allah,jadi tidaklah berlebihan jika istri beliau Aisya r.a ketika ditanya tentang Rasulullah SAW hanya merngatakan “ Kaana khuluqul Qur’an” yang artinya Perilaku beliau adalah al quran.
Beberapa cerita tentang wujud kasih sayang beliau…Nabi sangat tidak tahan sekali melihat penderitaan umatnya, Nabi yang sudah dua hari tidak makan ketika mendapatkan makanan lebih mendahulukan sahabatnya yang senasib, Nabi menangis ketika seorang bocah meninggal.Nabi menjenguk dan menganjurkan menjenguk dan mendoakan orang yang sakit.Nabi juga melayat dan menganjurkan melayat.bahkan pernah ada riwayat yang menceritakan Nabi melayat seorang pecinta burung yang burungnya mati dan mendoakan agar segera mendapat ganti.Dan Nabi pernah bersabda yang sangat luar biasa : “Barang siapa meninggal dan meninggalkan warisan,maka ahli warisnyalah yang berhak atas warisan itu,namun bila meninggalkan utang,akulah yang menanggungnya.”
Ada sebuah riwayat tentang seorang budak bernama Zahir.suatu ketika zahir sedang berada dalam sebuah pasar di Madinah,ketika tiba-tiba seseorang memeluknya kuat-kuat dari belakang tentu saja zahir terkejut dan berusaha melepaskanb diri,akan tetapi orang yang memeluknya tidak melepaskannya justru berteriak : “Siapa mau membeli budak saya ini ?” begitu mendengar suaranya, Zahir pun sadar siapa orang yang mengejutkanya itu. Ia pun malah merapatkan punggungnya ke dada orang yang memeluknya, sebelum kemudian mencium tanganya. Lalu katanya riang “ Lihatlah, ya Rasulullah, ternyata saya tidak laku dijual.”.“Tidak zahir,di sisi Allah hargamu sangat tinggi,” sahut lelaki yang memeluknya dan “menawarkan” dirinya seolah budaj itu yang ternyata tidak lain adalah Rasulullah, Muhammad SAW.
Zahir Ibn Haram dari suku Asyja’,adalah satu diantara sekian banyak orang dusun yang sering dating berkunjung ke madinah,sowan mengahadap Kanjeng Nabi Muhammad SAW. Tentang Zahir ini, Rasulullah Saw pernah bersabda di hadapan sahabat-sahabatnya, “ Zahir adalah orang dusun kita dan kita adalah orang-orang kota dia.”
Karqaa’, perempuan berkulit hitam itu entah dari mana asalanya.orang hanya tahu bahwa ia adalah seorang perempuan tua yang keseharianya menyapu masjid dan membuang sampah,tak banyak orang yang memperhatikan exsistensinya krn profesinya yang terbilang rendah.Sampai suatu hari ketika Nabi tiba-tiba bertanya kepada para sahabatnya. “Aku kok sudah lama tidak melihat Kharaqaa’, kemana gerangan perempuan itu ?
“Seperti kaget beberapa sahabat menjawab : “Loh, Kharaqaa’ sudah sebulan yang lalu meninggal ya Rasulullah”,bol;eh jadi para sahabat mengangap kematian Kharaqaa adalah hal biasa/tdk begitu penting sehingga tdk perlu memberitahu Nabi.tetapi Rasulullah dengan nada menyesal bersabda “Mengapa kalian tidak memberitahuku ?,tunjukkan aku dimana dia dikuburkan ?”.setelah menunjukkan kepada Nabi makam Kharaqaa’ Nabi pun bersembayang di atas makamnya, mendoakan perempuan tukang sapu itu,
Nabi Muhammad adalah seorang pemimpin Agung,memimpin dengan kasih sayang nya,kita akan sulit membayangkan ada seorang pemimpin sekarang yang bercanda dengan di pasar dengan seorang rakyatnya dan begitu juga perhatiannya yang begitu besar terhadap seorang tukang sapu seperti kisah diatas (berdasarkan kitab hadis dan kitab biografi para sahabat,Asal al Ghaabah nya Ibn Al Atsier).
Itulah Nabi kita Sang Pemimpin Agung dengan jiwa kasih sayangnya yang tiada tandingan.urusan-urusan besar tidak mampu membuat kehilangan perhatian terhadap rakyatnya bahkan kepada yang paling gembel sekalipun.
Nabi tak tahan melihat penderitaan umatnya,baik di dunia maupun akherat. Maka tak hentinya-hentinya Nabi menolong dan menyuruh umatnya menolong mereka-mereka yang memerlukan pertolongan, menyantuni, dan menyuruh menyantuni fakir miskin,anak yatim, janda dan kaum dhuafa’. Nabi juga tak henti-hentinya berbuat Makruf dengan cara-cara yang makruf juga tentunya..
Mari kita gunakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW kita kali untuk kembali mereload otak dan perilaku terutama hati kita dengan tauladan-tauladan yang telah Nabi contohkan dalam kehidupan sehari-hari.
Semoga Allah selalu mencurahkan rahmat dan salamNya kepada junjungan kita Nabi Besar Muhammad SAW,kepada para keluarga juga sahabat-sahabatnya dan kepada kita semua sebagai umat beliau . Amin
12 Rabiul Awal 1431 H
(diambil dari berbagai sumber)
Perayaan Maulid Nabi diperkirakan pertama kali diperkenalkan oleh Abu Said al-Qakburi, seorang gubernur Irbil, di Irak pada masa pemerintahan Sultan Salahuddin Al-Ayyubi (1138-1193). Adapula yang berpendapat bahwa idenya sendiri justru berasal dari Sultan Salahuddin sendiri.. Tujuannya adalah untuk membangkitkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW, serta meningkatkan semangat juang kaum muslimin saat itu, yang sedang terlibat dalam Perang Salib melawan pasukan Kristen Eropa dalam upaya memperebutkan kota Yerusalem.
Dilihat dari sudut pandang syarak ada dua pendapat yang bertentangan dalam menangani masalah peringatan maulid Nabi.
Pendapat pertama, yang menentang, mengatakan bahwa maulid Nabi merupakan bid ‘ah mazmumah menyesatkan. Pendapat pertama membangun argumentasinya melalui pendekatan normatif tekstual. Perayaan maulid Nabi SAW itu tidak ditemukan baik secara tersurat maupun secara tersirat dalam Al Quran dan juga Hadist. Syekh Tajudiin Al Iskandari, ulama besar berhaluan Malikiyah yang mewakili pendapat pertama, menyatakan maulid Nabi adalah bid ‘ah mazmumah, menyesatkan. Penolakan ini ditulisnya dalam Kitab Murid Al Kalam Ala’ Amal Al Maulid
Pendapat kedua, yang telah menerima dan mendukung tersebut, beralasan bahwa maulid Nabi adalah bid ‘ah mahmudah inovasi yang baik, dan tidak bertentangan dengan syariat. Pendapat kedua diwakili oleh Ibnu Hajar Al Atsqolani dan As Suyuti. Keduanya mengatakan bahwa status hukum maulid Nabi adalah bid’ah mahmudah. Yang tidak pernah dilakukan oleh Rasulullah SAW, tetapi keberadaannya tidak bertentang dengan ajaran Islam. Bagi As-Suyuti, keabsahan maulid Nabi Muhammad SAW bisa dianalogikan dengan diamnya Rasulullah ketika mendapatkan orang-orang Yahudi berpuasa pada hari Assyura sebagai ungkapan syukur kepada Allah atas keselamatan Nabi Musa dari kejaran Firaun maulid Nabi, menurut As-Suyuti, adalah ungkapan syukur atas diutusnya Nabi Muhammad SAW ke muka bumi. Penuturan ini dapat dilihat dalam Kitab Al Nikmah Al Kubra Ala Al Alam fi Maulid Sayyid Wuld Adam.
Terlepas dari perbedaan di atas semuanya wajib kita syukuri dan kita hargai,bukankah perbedaan itu Rahmat ?.mungkin dengan memperingati Maulid Nabi Muhammad bisa menambah kecintaan kita kepada beliau..
Allah menyatakan satu cinta kepada Muhammad kekasihNya,maka Ia membalas dengan seribu cinta.Tidak sebagaimana Allah memerintahkan ummat manusia untuk melakukan upacara-upacara pengabdian kpd-Nya sebagai pembelajaran rasa syukur,misalnya sholat atau pergi Haji. Maka dlm hal pernyataan dan prilaku cinta kpd Rosulullah Muhammad SAW.Allah mempeloporinya,Allah memulai dgn diri-Nya sendiri terlebih dahulu untuk memberi tauladan cinta kepada hamba-hamba Nya.
Maulid Nabi Muhammad kali ini mungkin kita bisa membaca sekaligus mempelajari sejarah dan tauladan-tauladan beliau kepada kita yg bisa kita baca di sirah-sirah Nabi. Membicarakan manuisa termulia ciptaanNya tidak ada kata lain yg bisa mnegambarkan beliau selain dengan kata kasih saying,ya semua prilaku beliau adalah cinta,beliau selalu menyayangi semua mahkluk-makhlukNya,terlepas mahkluk tersebuat mencintai maupun membenci beliau.
Nabi Muhammad SAW diutus oleh Allah tiada lain untuk merahmati semesta alam (Q.S. 21 : 107).Maka tentulah bukan kebetulan bila ternyata Nabi Muhammad dan agama yg dibawahnya merupakan rahmat,merupakan kasih sayang bagi semesta alam.Dalam kehidupan beliau sehari-hari kasih sayang bisa dengan mudah kita temui baik pribadi beliau sebagai bapak dan suami dalam lingkungan keluarga,sebagai sudara,teman,guru maupun sebagai pemimpin di kalangan umat.
Sebagai pemimpin yang besar Nabi Muhammad SAW sangat di taati karena kasih sayang beliau terhadap sesama bukan ditaati karena ditakuti dan dengan kebencian atau keterpaksaan.
Nabi Muhammad SAW adalah bentuk kongkret dari islam itu sendiri karena sebenarnya islam itu adalah bentuk kasih sayang Allah,jadi tidaklah berlebihan jika istri beliau Aisya r.a ketika ditanya tentang Rasulullah SAW hanya merngatakan “ Kaana khuluqul Qur’an” yang artinya Perilaku beliau adalah al quran.
Beberapa cerita tentang wujud kasih sayang beliau…Nabi sangat tidak tahan sekali melihat penderitaan umatnya, Nabi yang sudah dua hari tidak makan ketika mendapatkan makanan lebih mendahulukan sahabatnya yang senasib, Nabi menangis ketika seorang bocah meninggal.Nabi menjenguk dan menganjurkan menjenguk dan mendoakan orang yang sakit.Nabi juga melayat dan menganjurkan melayat.bahkan pernah ada riwayat yang menceritakan Nabi melayat seorang pecinta burung yang burungnya mati dan mendoakan agar segera mendapat ganti.Dan Nabi pernah bersabda yang sangat luar biasa : “Barang siapa meninggal dan meninggalkan warisan,maka ahli warisnyalah yang berhak atas warisan itu,namun bila meninggalkan utang,akulah yang menanggungnya.”
Ada sebuah riwayat tentang seorang budak bernama Zahir.suatu ketika zahir sedang berada dalam sebuah pasar di Madinah,ketika tiba-tiba seseorang memeluknya kuat-kuat dari belakang tentu saja zahir terkejut dan berusaha melepaskanb diri,akan tetapi orang yang memeluknya tidak melepaskannya justru berteriak : “Siapa mau membeli budak saya ini ?” begitu mendengar suaranya, Zahir pun sadar siapa orang yang mengejutkanya itu. Ia pun malah merapatkan punggungnya ke dada orang yang memeluknya, sebelum kemudian mencium tanganya. Lalu katanya riang “ Lihatlah, ya Rasulullah, ternyata saya tidak laku dijual.”.“Tidak zahir,di sisi Allah hargamu sangat tinggi,” sahut lelaki yang memeluknya dan “menawarkan” dirinya seolah budaj itu yang ternyata tidak lain adalah Rasulullah, Muhammad SAW.
Zahir Ibn Haram dari suku Asyja’,adalah satu diantara sekian banyak orang dusun yang sering dating berkunjung ke madinah,sowan mengahadap Kanjeng Nabi Muhammad SAW. Tentang Zahir ini, Rasulullah Saw pernah bersabda di hadapan sahabat-sahabatnya, “ Zahir adalah orang dusun kita dan kita adalah orang-orang kota dia.”
Karqaa’, perempuan berkulit hitam itu entah dari mana asalanya.orang hanya tahu bahwa ia adalah seorang perempuan tua yang keseharianya menyapu masjid dan membuang sampah,tak banyak orang yang memperhatikan exsistensinya krn profesinya yang terbilang rendah.Sampai suatu hari ketika Nabi tiba-tiba bertanya kepada para sahabatnya. “Aku kok sudah lama tidak melihat Kharaqaa’, kemana gerangan perempuan itu ?
“Seperti kaget beberapa sahabat menjawab : “Loh, Kharaqaa’ sudah sebulan yang lalu meninggal ya Rasulullah”,bol;eh jadi para sahabat mengangap kematian Kharaqaa adalah hal biasa/tdk begitu penting sehingga tdk perlu memberitahu Nabi.tetapi Rasulullah dengan nada menyesal bersabda “Mengapa kalian tidak memberitahuku ?,tunjukkan aku dimana dia dikuburkan ?”.setelah menunjukkan kepada Nabi makam Kharaqaa’ Nabi pun bersembayang di atas makamnya, mendoakan perempuan tukang sapu itu,
Nabi Muhammad adalah seorang pemimpin Agung,memimpin dengan kasih sayang nya,kita akan sulit membayangkan ada seorang pemimpin sekarang yang bercanda dengan di pasar dengan seorang rakyatnya dan begitu juga perhatiannya yang begitu besar terhadap seorang tukang sapu seperti kisah diatas (berdasarkan kitab hadis dan kitab biografi para sahabat,Asal al Ghaabah nya Ibn Al Atsier).
Itulah Nabi kita Sang Pemimpin Agung dengan jiwa kasih sayangnya yang tiada tandingan.urusan-urusan besar tidak mampu membuat kehilangan perhatian terhadap rakyatnya bahkan kepada yang paling gembel sekalipun.
Nabi tak tahan melihat penderitaan umatnya,baik di dunia maupun akherat. Maka tak hentinya-hentinya Nabi menolong dan menyuruh umatnya menolong mereka-mereka yang memerlukan pertolongan, menyantuni, dan menyuruh menyantuni fakir miskin,anak yatim, janda dan kaum dhuafa’. Nabi juga tak henti-hentinya berbuat Makruf dengan cara-cara yang makruf juga tentunya..
Mari kita gunakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW kita kali untuk kembali mereload otak dan perilaku terutama hati kita dengan tauladan-tauladan yang telah Nabi contohkan dalam kehidupan sehari-hari.
Semoga Allah selalu mencurahkan rahmat dan salamNya kepada junjungan kita Nabi Besar Muhammad SAW,kepada para keluarga juga sahabat-sahabatnya dan kepada kita semua sebagai umat beliau . Amin
12 Rabiul Awal 1431 H
(diambil dari berbagai sumber)
Label:
Artikel
Selasa, 09 Februari 2010
Fenomena Gus Dur
Presiden Amerika Serikat ke 35, John F. Kennedy atau JFK (1917-1963 M) yang nasibnya banyak mirip dengan presiden pendahulunya, Abraham Lincoln, ketika meninggal terbunuh pada tanggal 22 November 1963, dunia ikut berduka. Maklum karena JFK merupakan presiden Negara adikuasa; dikenal sebagai presiden Amerika yang berani, mempunyai pandangan ke depan, dan menjanjikan perubahan dunia. Namun, meskipun saat pemakamannya banyak sekali yang hadir, masih terhitung tidak seberapa bila dibandingkan saat pemakaman presiden Republik Mesir, Gamal Abdel Nasser (1918-1970).
Presiden bertubuh raksasa yang mengaku ‘murid’nya presiden kita Bung Karno itu benar-benar orang yang ‘tahu saat harus meninggal’. Setelah selesai pertemuan tingkat tinggi yang membahas berbagai perbedaan pendapat di antara beberapa kepala negara di Kairo; Gamal sebagai tuan rumah mengantar satu-persatu tamu-tamunya kembali ke negara masing-masing. Saya masih ingat yang terakhir diantar ke bandara ialah Amir Shabah dari Kuwait. Setelah itu radio dan tv Mesir berhenti menyiarkan berita. Semua hanya menyiarkan bacaan Al-Quran. Ternyata presiden yang dianggap paling berjasa mendamaikan raja Husein dari Yordan dengan raja Faisal dari Saudi Arabia dan Yasser Arafat dari Palestina itu dipanggil ke rahmatullah setelah pulang dari bandara mengantarkan Amir Sabah.Besoknya kepala-kepala negara yang dilepas Gamal kemarin itu, berdatangan kembali. Kali ini untuk memberi penghormatan terakhir kepada presiden yang mereka hormati itu.
Maka pada waktu itu dunia --termasuk saya yang langsung-- menyaksikan pemakaman paling akbar dalam sejarah modern. Guiness book memperkirakan pelayat presiden Gamal Abdel Nasser mencapai 4 juta dan menetapkan sebagai pemakaman dengan pelayat terbesar.
Presiden pertama kita Bung Karno, sebenarnya andai tidak dizhalimi oleh pemerintah orde baru yang menggantikannya, mungkin pemakamannya tidak kalah akbar dari pemakaman 'murid'nya dari Mesir itu. Kepopuleran Bung Karno di dunia tidak kalah dari Gamal. Hanya saja Gamal pada saat wafat sedang berada dalam puncak kepopuleran, Kalau di negerinya sendiri Bung Karno waktu itu kurang dihargai, pemakamannya hanya 'ala kadarnya'; di Mesir --yang saya tahu-- sangat dihormati oleh pemimpin-pemimpin Mesir dan dicintai rakyatnya. Mesir berkabung 7 hari atas kemangkatan Bung Karno dan beberapa mass media menulis tentang presiden pertama kita itu, seingat saya, sampai 15 hari.
Waba'du; presiden kita keempat, Gus Dur alias KH. DR.Abdurrahman Wahid Ad-Dakhil (1940-2009) sudah '40 hari' meninggalkan kita.. Presiden yang pengaturan pemakamannya jadi 'rebutan' antara keluarga dan protokol negara itu, dilepas menuju keharibaan Tuhannya oleh presiden, petinggi-petinggi negara, para kiai, dan ratusan ribu warga masyarakat. Pers dunia tidak hanya memberitakan kewafatannya, tapi juga menulis pribadi dan keistimewaannya. Majalah kenamaan The Economics bahkan menceritakan kembali joke-joke Gus Dur yang mentertawakan diri sendiri.
Seolah-olah orang tidak puas memberikan penghormatan terakhir kepada Gus Dur saat dimakamkan, berbagai kelompok masyarakat mengadakan acara-acara khusus untuk mengenang presiden yang dimakzulkan oleh para politisi – yang dulu mendukung pengangkatannya— itu. Ada Seribu Lilin Untuk Gus Dur. Ada berdoa bersama untuk Gus Dur yang diikuti oleh pimpinan berbagai agama dan kepercayaan. Ada beberapa komunitas etnis dan agama yang masing-masing menyelenggarakan acara khusus untuk menghormati almarhum. Belum lagi simpati-simpati yang diutarakan dalam situs, facebook, dan blog-blog di internet. Di makamnya sendiri di Tebuireng, setiap hari hingga kini rombongan-rombongan masyarakat dari berbagai pelosok tanah air, bahkan juga dari luar negeri, masih terus berdatangan.
Khusus dalam rangka 40 hari wafat presiden rakyat itu, acara-acara mengenang kiai unik itu digelar di mana-mana. Dalam rangka itu, saya sendiri mendapat undangan tidak kurang dari 9 panitia dari berbagai kota di tanah air. Tidak hanya berbentuk doa bersama atau tahlilan dan pengajian; tapi ada pula yang dikemas dalam acara seminar; orasi budaya; kesenian; tirakatan; dsb. Seniman serba bisa Slamet Gundono malah menyelenggarakan acara budaya sehari semalam di Solo dengan tidak ketinggalan menggelar lakon Kuncung Semar. Studio Mendut Magelang berencana mengadakan pameran patung Gus Dur. Masyarakat Pati lain lagi, rencananya akan mengadakan pawai keliling sebelum acara puncak di alon-alon Pati.
Melihat fenomena yang fenomenal itu, sampai ada kiai sepuh yang menyatakan bahwa mulai nabi Adam belum pernah ada manusia yang diperlakukan seperti Gus Dur itu. Menurut saya sendiri, fenomena ini tidak hanya patut masuk Muri-nya Jaya Suprana, tapi sangat layak masuk Guiness Book of Records.
Demikianlah; karena Gus Dur menghargai keberagaman, maka dia pun dihargai oleh berbagai ragam manusia, terutama yang menerima keberagaman, meskipun pasti ada –terutama dari kalangan mereka yang tidak menyukai keberagaman—yang tidak menghargai bahkan merendahkannya. Dan akan hal ini Gus Dur maklum belaka.
Hanya ini yang bisa saya tuliskan dalam rangka peringatan 40 hari wafat Gus Dur. Dalam buku-buku saya; saya sudah sering membicarakan Gus Dur; bahkan ada buku saya yang khusus mengenai cucu pendiri-pendiri NU ini. Kalau masih kurang, di toko-toko buku ada ratusan buku tentang manusia langka ini.
Yaa ayyatuhannafsul muthmainnah irji’ii ilaa Rabbika raadhiyatan mardhiyyah fadkhulii fii ‘ibaadii wadkhulii jannatii …
Oleh: A. Mustofa Bisri
Presiden bertubuh raksasa yang mengaku ‘murid’nya presiden kita Bung Karno itu benar-benar orang yang ‘tahu saat harus meninggal’. Setelah selesai pertemuan tingkat tinggi yang membahas berbagai perbedaan pendapat di antara beberapa kepala negara di Kairo; Gamal sebagai tuan rumah mengantar satu-persatu tamu-tamunya kembali ke negara masing-masing. Saya masih ingat yang terakhir diantar ke bandara ialah Amir Shabah dari Kuwait. Setelah itu radio dan tv Mesir berhenti menyiarkan berita. Semua hanya menyiarkan bacaan Al-Quran. Ternyata presiden yang dianggap paling berjasa mendamaikan raja Husein dari Yordan dengan raja Faisal dari Saudi Arabia dan Yasser Arafat dari Palestina itu dipanggil ke rahmatullah setelah pulang dari bandara mengantarkan Amir Sabah.Besoknya kepala-kepala negara yang dilepas Gamal kemarin itu, berdatangan kembali. Kali ini untuk memberi penghormatan terakhir kepada presiden yang mereka hormati itu.
Maka pada waktu itu dunia --termasuk saya yang langsung-- menyaksikan pemakaman paling akbar dalam sejarah modern. Guiness book memperkirakan pelayat presiden Gamal Abdel Nasser mencapai 4 juta dan menetapkan sebagai pemakaman dengan pelayat terbesar.
Presiden pertama kita Bung Karno, sebenarnya andai tidak dizhalimi oleh pemerintah orde baru yang menggantikannya, mungkin pemakamannya tidak kalah akbar dari pemakaman 'murid'nya dari Mesir itu. Kepopuleran Bung Karno di dunia tidak kalah dari Gamal. Hanya saja Gamal pada saat wafat sedang berada dalam puncak kepopuleran, Kalau di negerinya sendiri Bung Karno waktu itu kurang dihargai, pemakamannya hanya 'ala kadarnya'; di Mesir --yang saya tahu-- sangat dihormati oleh pemimpin-pemimpin Mesir dan dicintai rakyatnya. Mesir berkabung 7 hari atas kemangkatan Bung Karno dan beberapa mass media menulis tentang presiden pertama kita itu, seingat saya, sampai 15 hari.
Waba'du; presiden kita keempat, Gus Dur alias KH. DR.Abdurrahman Wahid Ad-Dakhil (1940-2009) sudah '40 hari' meninggalkan kita.. Presiden yang pengaturan pemakamannya jadi 'rebutan' antara keluarga dan protokol negara itu, dilepas menuju keharibaan Tuhannya oleh presiden, petinggi-petinggi negara, para kiai, dan ratusan ribu warga masyarakat. Pers dunia tidak hanya memberitakan kewafatannya, tapi juga menulis pribadi dan keistimewaannya. Majalah kenamaan The Economics bahkan menceritakan kembali joke-joke Gus Dur yang mentertawakan diri sendiri.
Seolah-olah orang tidak puas memberikan penghormatan terakhir kepada Gus Dur saat dimakamkan, berbagai kelompok masyarakat mengadakan acara-acara khusus untuk mengenang presiden yang dimakzulkan oleh para politisi – yang dulu mendukung pengangkatannya— itu. Ada Seribu Lilin Untuk Gus Dur. Ada berdoa bersama untuk Gus Dur yang diikuti oleh pimpinan berbagai agama dan kepercayaan. Ada beberapa komunitas etnis dan agama yang masing-masing menyelenggarakan acara khusus untuk menghormati almarhum. Belum lagi simpati-simpati yang diutarakan dalam situs, facebook, dan blog-blog di internet. Di makamnya sendiri di Tebuireng, setiap hari hingga kini rombongan-rombongan masyarakat dari berbagai pelosok tanah air, bahkan juga dari luar negeri, masih terus berdatangan.
Khusus dalam rangka 40 hari wafat presiden rakyat itu, acara-acara mengenang kiai unik itu digelar di mana-mana. Dalam rangka itu, saya sendiri mendapat undangan tidak kurang dari 9 panitia dari berbagai kota di tanah air. Tidak hanya berbentuk doa bersama atau tahlilan dan pengajian; tapi ada pula yang dikemas dalam acara seminar; orasi budaya; kesenian; tirakatan; dsb. Seniman serba bisa Slamet Gundono malah menyelenggarakan acara budaya sehari semalam di Solo dengan tidak ketinggalan menggelar lakon Kuncung Semar. Studio Mendut Magelang berencana mengadakan pameran patung Gus Dur. Masyarakat Pati lain lagi, rencananya akan mengadakan pawai keliling sebelum acara puncak di alon-alon Pati.
Melihat fenomena yang fenomenal itu, sampai ada kiai sepuh yang menyatakan bahwa mulai nabi Adam belum pernah ada manusia yang diperlakukan seperti Gus Dur itu. Menurut saya sendiri, fenomena ini tidak hanya patut masuk Muri-nya Jaya Suprana, tapi sangat layak masuk Guiness Book of Records.
Demikianlah; karena Gus Dur menghargai keberagaman, maka dia pun dihargai oleh berbagai ragam manusia, terutama yang menerima keberagaman, meskipun pasti ada –terutama dari kalangan mereka yang tidak menyukai keberagaman—yang tidak menghargai bahkan merendahkannya. Dan akan hal ini Gus Dur maklum belaka.
Hanya ini yang bisa saya tuliskan dalam rangka peringatan 40 hari wafat Gus Dur. Dalam buku-buku saya; saya sudah sering membicarakan Gus Dur; bahkan ada buku saya yang khusus mengenai cucu pendiri-pendiri NU ini. Kalau masih kurang, di toko-toko buku ada ratusan buku tentang manusia langka ini.
Yaa ayyatuhannafsul muthmainnah irji’ii ilaa Rabbika raadhiyatan mardhiyyah fadkhulii fii ‘ibaadii wadkhulii jannatii …
Oleh: A. Mustofa Bisri
Label:
Artikel
Selasa, 26 Januari 2010
Perempuan dan Kesalehan
Akhir-akhir ini ada “tren” baru di kalangan ummat Islam: mencantumkan nukilan terjemahan ayat 21 Surat Ar-Ruum di undangan perkawinan.
Terjemahan yang dipakai adalah terjemahan Depag, yang berbunyi, “Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu “istri-istri” (tanda petik dari saya) dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir.”
Pilihan arti “istri-istri” untuk lafal azwaajan ayat tersebut bisa menimbulkan pertanyaan, terutama bagi mereka yang suka “mencari-cari”. Misalnya, apakah ayat ini hanya ditujukan kepada kaum laki-laki? Salah-salah ini bisa menambah “kecemburuan” kaum “feminism”, karena disini bisa mengandung “dominasi” laki-laki. Berbeda jika azwaajan diartikan ‘jodoh-jodoh’ atau ‘pasangan’ sebagaimana terjemahan banyak tafsir.
Kecuali yang khusus-khusus sebagaimana yang ditujukan, misalnya, kepada Nabi saw, istri-istri Nabi saw, dan orang-orang kafir, umumnya khitab Al-Qur’an memang ditujukan kepada kita semua (an-nas) atau kaum Mukminin. Lalu, apakah tentang hak dan kewajiban umumnya Al-Qur’an (Allah) tidak membedakan antara manusia laki-laki dan perempuan, juga antara Mukmin laki-laki dan Mukmin perempuan? (Lihat, misalnya: Q.s. 2: 285; 4: 32; 33: 35-6)
Khusus dalam hal kesalehan – yang menjadi prasyarat kebahagiaan abadi orang Mukmin – Al-Qur’an bahkan menegaskan tiadanya perbedaan antara laki-laki dan perempuan itu (lihat, misalnya: Q.s. 3: 195; 4: 124; 16: 97; 40:40).
Laki-laki berbeda dengan perempuan karena memang dari sono-nya berbeda. Artinya, Allah memang menciptakan mereka berbeda. Dengan kata lain, perbedaan antara perempuan dan laki-laki adalah perbedaan fitri (Q.s. 49: 13; 92: 3; 42: 49 – 50). Dari sinilah kiranya sumber perbedaan-perbedaan yang ada antara keduanya. Lalu, apakah perlu dipertentangkan atau dipermasalahkan?
Allah-lah yang menciptakan manusia itu terdiri dari laki-laki dan perempuan. Dan Dia pulalah yang – tentu saja lebih tahu – mengatur penghambaan mereka sesuai kodrat masing-masing. Orang saleh adalah hamba Allah, baik laki-laki maupun perempuan, yang dalam kehidupannya mengikuti aturan Tuhannya sesuai dengan kodratnya.
Terhadap seorang laki-laki-perempuan ini, kita melihat, ada dua sikap yang sama-sama ekstrim: pihak yang dengan ekstrem menafikan adanya perbedaan antara laki-laki dan perempuan, sehingga terkesan pengingkaran terhadap fitrah, dan pihak yang dengan ekstrem membedakan antara keduanya hampir di segala hal.
Penafikan perbedaan antara laki-laki dan perempuan – seiring kemajuan maaddiyah yang memang luar biasa – dapat (dan ternyata telah) mengakibatkan masalah-masalah kemasyarakatan yang dasyat. Hubungan pria dan wanita dan orang tua – anak mengalami krisis berlarut-larut. Lembaga keluarga berantakan. Tata moral jungkir balik. Dan seterusnya, dan seterusnya.
Kita, misalnya, bisa melihat wanita-wanita masa kini melarikan diri dari kedudukannya yang mulia, yakni sebagai ibu, pusat kasih sayang dari mana dunia mendapatkan ketentraman. Bahkan dari kodratnya. Mereka berdalih – atau terbius – oleh slogan “kemajuan” (yang sering justru ciptaan kaum laki-laki), seperti emansipasi wanita dan feminisme (yang sering dikaburkan artinya) sebagai pembebasan atau persamaan hak tanpa melihat perbedaan fitrah.
Julukan terhormat ”ibu rumah tangga” justru membuat mereka tersipu-sipu. Malu. Al-Qur’an Surat 33 ayat 33, yang umumnya secara sempit diartikan sebagai larangan keluar rumah bagi perempuan, dianggap tidak “menzaman” dan perlu diberi takwil atau penjelasan tambahan pengecualian. Mereka lupa, dari rumah tanggalah dan sebagai ibu rumah tanggalah mereka mendidik dan membentuk – dengan kasih-sayang – generasi bangsa.
Sementara itu, “pembedaan yang ekstrem” antara pria dan wanita (biasanya juga muncul dari pihak pria) juga mengakibatkan timbulnya masalah-masalah yang umumnya diawali dengan kerugian di pihak wanita.
Dengan dalih perbedaan fitri, atau semata-mata karena merasa lebih dominant, sering kaum laki-laki seenaknya sendiri membatasi – atau minimal tak menghormati – hak-hak kaum wanita.
Maka, dengan alasan yang berbeda, tak jarang pula ada wanita lari dari maqam-nya yang terhormat: yakni sebagai reaksi dari kesewenang-wenangan kaum pria.
Wanita Muslim, seperti juga pria Muslim, mempunyai miqyas, ukuran kepatutannya sendiri sesuai dengan pedoman yang dimilikinya. Akibatnya, bila muslimat – juga muslim – menggunakan miqyas lain atas dasar pedoman lain, kiranya hanya ada dua penyebabnya: ia tak merasa atau tak tahu pedoman yang dimilikinya. Akibatnya, bila Muslimat – juga Muslim – menggunakan miqyas lain atas dasar pedoman lain, kiranya hanya ada dua penyebabnya: ia tak merasa atau tak tahu pedoman dan miqyas-nya sendiri, atau ia terlalu rapuh atau silau menghadapi kemilau pedoman dan miqyas “orang lain”.
Untuk menghadapi itu semua, tentu saja ia harus kembali kepada pedomannya sendiri. Kembali mengkaji sampai mendapatkan cukup kekuatan untuk tidak saja menggunakannya, tapi juga untuk menepis tawaran menggiurkan pedoman-pedoman lain yang justru berakibat malapetaka di kemudian hari.
Akhirnya, kiranya perlu kita simak lagi firman Allah dalam kitab suci-Nya, “Wahai segenap manusia, sungguh Aku telah menciptakan kamu semua dari laki-laki dan perempuan dan kami jadikan kamu semua berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kamu semua saling mengenal; sesungguhnya yang paling mulia di antara kamu semua di sisi Allah adalah yang paling bertaqwa. Sungguh Allah Maha Mengetahui lagi Maha Awas.” (Q.s. 49: 13).
Oleh: A. Mustofa Bisri
Terjemahan yang dipakai adalah terjemahan Depag, yang berbunyi, “Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu “istri-istri” (tanda petik dari saya) dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir.”
Pilihan arti “istri-istri” untuk lafal azwaajan ayat tersebut bisa menimbulkan pertanyaan, terutama bagi mereka yang suka “mencari-cari”. Misalnya, apakah ayat ini hanya ditujukan kepada kaum laki-laki? Salah-salah ini bisa menambah “kecemburuan” kaum “feminism”, karena disini bisa mengandung “dominasi” laki-laki. Berbeda jika azwaajan diartikan ‘jodoh-jodoh’ atau ‘pasangan’ sebagaimana terjemahan banyak tafsir.
Kecuali yang khusus-khusus sebagaimana yang ditujukan, misalnya, kepada Nabi saw, istri-istri Nabi saw, dan orang-orang kafir, umumnya khitab Al-Qur’an memang ditujukan kepada kita semua (an-nas) atau kaum Mukminin. Lalu, apakah tentang hak dan kewajiban umumnya Al-Qur’an (Allah) tidak membedakan antara manusia laki-laki dan perempuan, juga antara Mukmin laki-laki dan Mukmin perempuan? (Lihat, misalnya: Q.s. 2: 285; 4: 32; 33: 35-6)
Khusus dalam hal kesalehan – yang menjadi prasyarat kebahagiaan abadi orang Mukmin – Al-Qur’an bahkan menegaskan tiadanya perbedaan antara laki-laki dan perempuan itu (lihat, misalnya: Q.s. 3: 195; 4: 124; 16: 97; 40:40).
Laki-laki berbeda dengan perempuan karena memang dari sono-nya berbeda. Artinya, Allah memang menciptakan mereka berbeda. Dengan kata lain, perbedaan antara perempuan dan laki-laki adalah perbedaan fitri (Q.s. 49: 13; 92: 3; 42: 49 – 50). Dari sinilah kiranya sumber perbedaan-perbedaan yang ada antara keduanya. Lalu, apakah perlu dipertentangkan atau dipermasalahkan?
Allah-lah yang menciptakan manusia itu terdiri dari laki-laki dan perempuan. Dan Dia pulalah yang – tentu saja lebih tahu – mengatur penghambaan mereka sesuai kodrat masing-masing. Orang saleh adalah hamba Allah, baik laki-laki maupun perempuan, yang dalam kehidupannya mengikuti aturan Tuhannya sesuai dengan kodratnya.
Terhadap seorang laki-laki-perempuan ini, kita melihat, ada dua sikap yang sama-sama ekstrim: pihak yang dengan ekstrem menafikan adanya perbedaan antara laki-laki dan perempuan, sehingga terkesan pengingkaran terhadap fitrah, dan pihak yang dengan ekstrem membedakan antara keduanya hampir di segala hal.
Penafikan perbedaan antara laki-laki dan perempuan – seiring kemajuan maaddiyah yang memang luar biasa – dapat (dan ternyata telah) mengakibatkan masalah-masalah kemasyarakatan yang dasyat. Hubungan pria dan wanita dan orang tua – anak mengalami krisis berlarut-larut. Lembaga keluarga berantakan. Tata moral jungkir balik. Dan seterusnya, dan seterusnya.
Kita, misalnya, bisa melihat wanita-wanita masa kini melarikan diri dari kedudukannya yang mulia, yakni sebagai ibu, pusat kasih sayang dari mana dunia mendapatkan ketentraman. Bahkan dari kodratnya. Mereka berdalih – atau terbius – oleh slogan “kemajuan” (yang sering justru ciptaan kaum laki-laki), seperti emansipasi wanita dan feminisme (yang sering dikaburkan artinya) sebagai pembebasan atau persamaan hak tanpa melihat perbedaan fitrah.
Julukan terhormat ”ibu rumah tangga” justru membuat mereka tersipu-sipu. Malu. Al-Qur’an Surat 33 ayat 33, yang umumnya secara sempit diartikan sebagai larangan keluar rumah bagi perempuan, dianggap tidak “menzaman” dan perlu diberi takwil atau penjelasan tambahan pengecualian. Mereka lupa, dari rumah tanggalah dan sebagai ibu rumah tanggalah mereka mendidik dan membentuk – dengan kasih-sayang – generasi bangsa.
Sementara itu, “pembedaan yang ekstrem” antara pria dan wanita (biasanya juga muncul dari pihak pria) juga mengakibatkan timbulnya masalah-masalah yang umumnya diawali dengan kerugian di pihak wanita.
Dengan dalih perbedaan fitri, atau semata-mata karena merasa lebih dominant, sering kaum laki-laki seenaknya sendiri membatasi – atau minimal tak menghormati – hak-hak kaum wanita.
Maka, dengan alasan yang berbeda, tak jarang pula ada wanita lari dari maqam-nya yang terhormat: yakni sebagai reaksi dari kesewenang-wenangan kaum pria.
Wanita Muslim, seperti juga pria Muslim, mempunyai miqyas, ukuran kepatutannya sendiri sesuai dengan pedoman yang dimilikinya. Akibatnya, bila muslimat – juga muslim – menggunakan miqyas lain atas dasar pedoman lain, kiranya hanya ada dua penyebabnya: ia tak merasa atau tak tahu pedoman yang dimilikinya. Akibatnya, bila Muslimat – juga Muslim – menggunakan miqyas lain atas dasar pedoman lain, kiranya hanya ada dua penyebabnya: ia tak merasa atau tak tahu pedoman dan miqyas-nya sendiri, atau ia terlalu rapuh atau silau menghadapi kemilau pedoman dan miqyas “orang lain”.
Untuk menghadapi itu semua, tentu saja ia harus kembali kepada pedomannya sendiri. Kembali mengkaji sampai mendapatkan cukup kekuatan untuk tidak saja menggunakannya, tapi juga untuk menepis tawaran menggiurkan pedoman-pedoman lain yang justru berakibat malapetaka di kemudian hari.
Akhirnya, kiranya perlu kita simak lagi firman Allah dalam kitab suci-Nya, “Wahai segenap manusia, sungguh Aku telah menciptakan kamu semua dari laki-laki dan perempuan dan kami jadikan kamu semua berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kamu semua saling mengenal; sesungguhnya yang paling mulia di antara kamu semua di sisi Allah adalah yang paling bertaqwa. Sungguh Allah Maha Mengetahui lagi Maha Awas.” (Q.s. 49: 13).
Oleh: A. Mustofa Bisri
Label:
Artikel
Senin, 25 Januari 2010
Masterpiece karya Allah: Menemukan Kembali Al Qur’an
Rata-rata 4 kali perminggu saya mengalami forum dengan ratusan atau ribuan orang. Kalau di luar negeri, tentulah audiensnya puluhan atau ratusan, kecuali di Malaysia. Sekitar 85% audiensnya adalah orang beragama Islam. Forum itu sendiri 60% acara Kaum Muslimin, 30% umum, 10% forum khusus saudara non-Muslim. Perjalanan keliling itu berlangsung puluhan tahun, dan sepuluh tahun terakhir ini frekwensinya meningkat sekitar 30%.
Tentu sangat banyak saya berguru pada mereka, sangat tidak seimbang dengan amat sedikitnya manfaat yang saya bisa kontribusikan. Saya, sendiri atau bersama KiaiKanjeng, berposisi amat berterima kasih kepada publik, sementara hak kami untuk diterimakasihi sangat sedikit.
Saya kisahkan di sini satu hal: bahwa saya tidak pernah menyia-nyiakan perjumpaan dengan banyak orang untuk melakukan semacam direct research kecil-kecilan. Mungkin lebih bersahaja: jajag pendapat, tentang sejumlah hal prinsipil nilai orang hidup berbangsa, beragama dan bernegara. Serta sejumlah konteks aktual yang durasi dan akurasinya tidak berlaku terlalu lama. Itupun lebih saya persempit lagi: yakni sejumlah jajag pendapat dengan berbagai-bagai kalangan Ummat Islam.
Yang hasilnya terlalu lucu, naif atau sangat kurang berpengetahuan, sebaiknya tidak saya paparkan, agar saya tidak menjadi komoditas bagi penjaja tema pelecehan Islam. Umpamanya saya bertanya: “Rasulullah menyatakan bahwa Ummat Islam akan terbagi menjadi 73 bagian, yang diterima Allah hanya satu. Anda semua ini termasuk yang 72 atau yang 1?”. 100% ummat yang saya jumpai di berbagai wilayah, strata dan segmen, menjawab sama: “Yang 1″.
Yang paling terasa pada publik Islam adalah ketidaksanggupan massal untuk membedakan antara kemungkinan, kenyataan dan keinginan. Jawaban “Yang 1″ itu rata-rata tidak mereka kejar ke dalam diri mereka sendiri apakah itu keinginan, kemungkinan ataukah kenyataan. Terlalu jauh kalau saya menuntut mereka cukup memiliki parameter untuk mengukur tingkat kemungkinan dan kadar kenyataan mereka akan diterima Allah atau tidak, sebab kelihatannya ruang batin mereka sudah sangat dipenuhi oleh keinginan, yang tak terurai secara rasional dan intelektual.
Terkadang saya menggoda: “Ibu-ibu Bapak-bapak, mohon maaf saya sendiri menemukan diri saya di antara yang 72 golongan. Saya penuh dosa dan ketersesatan, sehingga sama sekali tidak berani menyatakan bahwa saya akan pernah diterima oleh Allah. Kelihatannya kans saya untuk masuk neraka lebih besar dibanding masuk sorga.”
Sering saya menyesal atas pernyataan seperti itu, karena jelas saya memberi beban pikiran dan kegelisahan hati yang menambah keruwetan hidup mereka yang sudah sangat ruwet oleh Indonesia. Apalagi mereka rata-rata tidak punya kapasitas untuk mengidentifikasi apakah pernyataan saya itu bersifat intelektual ataukah bernuansa kultural — sebagaimana sahabat kita yang kaya menawari kita “Ayo mampir dong ke gubug saya…”. Padahal harga rumahnya 5M.
Di saat lain saya bertanya: “Kalau pergi umroh atau haji, ketika berthawaf: Sampeyan cenderung mendekat-dekat ke Ka’bah termasuk supaya bisa mencium Hajar Aswad, ataukah cenderung meletakkan diri jauh-jauh dari rumah Allah?”. 100% menjawab “mendekat-dekat ke Ka’bah”. Terhadap dialog tema ini kadang saya menggoda: “Mohon maaf saya sendiri termasuk orang yang takut-takut mendekat ke rumah Allah. Datang ke Mekkah saja pekewuh. Bahkan ketika berthawaf saya hanya berani melirik sedikit-sedikit atau mencuri pandang ke Ka’bah. Sebab saya tidak merasa pantas bertamu ke rumah Allah. Bau saya busuk, kelakuan saya buruk, tidak ada cukup kepantasan untuk berada di dekat rumah Allah”.
Terkadang saya terpeleset untuk mengungkapkan : “Coba Sampeyan sebut satu saja Nabi dan Rasul yang pernah menyatakan bahwa dirinya baik. Setahu saya hampir semua menyatakan dirinya dhalim”.
Di saat lain rajin saya bertanya kepada Ummat Islam: “Apa bekal utama manusia untuk menjadi Muslim yang baik?”
100% menjawab: “Qur’an dan Hadits”. Sungguh-sungguh sangat lama saya merindukan ada jawaban yang berbeda, dan sampai hari ini belum Allah perkenankan. Memang begitu sucinya, begitu sakral dan utamanya Kitab Suci Allah dan penuturan Rasul-Nya, sehingga Ummat Islam kebanyakan lupa pada kalimat kecil di Kitab Suci itu sendiri: “Sesungguhnya Aku menciptakan manusia sebagai masterpiece…” Inna khalaqnal insana fi ahsani taqwim.
Karya Allah yang tertunggul dan tertinggi derajatnya bukan Malaikat, bukan Al Qur’an, melainkan manusia.
Dengan sedih terpaksa saya katakan bahwa modal utama manusia untuk menjadi Muslim bukan Al Qur’an, melainkan akal.
Tidak fair kalau bekal utama manusia untuk menjadi Muslim adalah Al Qur’an. Pertama, jaman pasca-Muhammad hingga sekarang jauh lebih singkat dibanding pra-Muhammad sejak Adam AS. Kedua, kalau Qur’an adalah modal utama, harus kita pastikan bahwa semua Nabi Rasul dan ummat manusia sebelum Muhammad bukanlah Muslim. Dengan kata lain harus kita batasi kepercayaan dan wacana Islam hanya dimulai sejak kerasulan Muhammad. Ketiga, AlQur’an bukan makhluk hidup. Ia tidak bisa menjadi subyek aktif atas proses berlangsungnya kehidupan manusia. Al Qur’an bukan pelaku perubahan, pembangunan, sejarah dan peradaban ummat manusia. Al Qur’an itu alat perubahan.
Keempat, untuk menyebut secara sederhana: Al Qur’an 100% sia-sia bagi manusia yang tidak menggunakan modal utamanya sebagai manusia, yakni aktivitas akal. Al Qur’an jangan disodorkan kepada kambing, meskipun ia punya otak. Sedikit ke cabang: otak itu hardware. Untuk membuat otak melakukan pekerjaan berpikir, diperlukan software yang bernama akal. Al’aql. Akal tidak terletak, atau sekurang-kurangnya tidak berasal usul dari dan di dalam kepala manusia, melainkan berasal dari semacam mekanisme dialektika yang dinamis dari luar diri manusia, mungkin semacam gelombang elektromagnetik yang berpendar-pendar di seluruh lingkup alam semesta, namun dikhususkan menggumpal dan mengakurasi ke seputar ubun-ubun kepala setiap manusia.
Oleh karena itu prinsip utama menjalani Islam adalah ijtihad. Kalau jihad itu segala upaya perjuangan manusia menghidupi kehidupan. Ijtihad itu perjuangan intelektual. Mujahadah itu perjuangan spiritual. Ratusan kali Allah memfirmankan “Apakah engkau tidak berpikir?” “Apakah engkau tidak menggunakan akal?”. Masyarakat Barat dan Jepang Korea Cina sangat aktif melakukan ijtihad dan menguasai peradaban. Kaum Muslimin terlalu aktif bermujahadah tanpa imbangan ijtihad sehingga produknya adalah dekadensi dan inferioritas. Tetapi memang tidak mengherankan jika Ummat islam stuck dalam hal ijtihad. Alfikr itu pikiran, kata kerjanya yatafakkar, berpikir. Al-aql itu akal: bahasa Indonesia hanya kenal kata kerja “mengakali” dari kata dasar akal. Mengakali itu pekerjaan sangat mulia: ialah memandang dan memperlakukan segala sesuatu dengan daya akal. Tetapi “mengakali” dalam bahasa Indonesia adalah menipu, mencurangi, menyiasati dalam konotasi negatif.
Agak aneh Allah memerintahkan “Taatilah Allah, Rasul-Nya dan ulil amr di antara kalian”, tetapi yang terjadi adalah ketaatan kepada para penerus Rasul atau yang dianggap oleh umum atau yang menganggap dirinya penerus Rasul — namun tanpa tradisi ijtihad, sementara ulul amr, “petugas urusan-urusan” tak pernah ditegasi konteks dan subyeknya. Apakah Ulama mengurusi petani dan pertanian sehingga ditaati? Apakah Ustadz mengurusi pasar dan penggusuran sehingga dipatuhi? Apakah Kiai mengurusi, menguasai, memahami, mengerti dan mendalami teknologi, industri, ketatanegaraan, konstitusi dan hokum, pemetaan sosial masyarakat, hutan, sungai, laut, sehingga dipatuhi?
Hampir tak pernah terdengar fatwa tentang kehidupan nyata manusia dan masyarakat. Barusan ada fatwa satu tentang nuklir: cabang bilang haram, pusat bilang halal. Bagaimana kok ada organisasi cabangnya haram pusatnya halal. Bagaimana ada makhluk tak jelas Malaikat atau Setan. Ada satu lagi saya simpan fatwa tentang jual beli dang ganti rugi: mudah-mudahan jangan ada versi counter fatwa, karena fatwa itu tidak didasari konsiderasi ilmiah dan penelitian rasional apapun.
Islam tumbuh di Musholla dan Masjid, bertahan kerdil dalam kesempitan dan kejumudan. Pengadilan Agama hidup dari konflik-konflik rumahtangga, tidak berususan dengan keadilan keuangan rakyat, dengan keadilan atas sungai dan hutan, dengan keadilan politik, perekonomian, ekosistem, internet — sesekali muncul dari pintu belakang fatwa dan pernyataan keadilan halal dan haram tentang Presiden wanita haram, beberapa tahun kemudian berbalik menjadi halal berdasar sisi kepentingan yang sedang disangga.
Pemain-pemain sepakbola diidentifikasi, diuji, dianalisis dan dipilih oleh expert sepakbola, pelatih dan official. Kiai, Ulama, Ustadz diidentifikasi, diuji, dianalisis dan dipilih berdasarkan mata pandang industri dan kepentingan komersial. Orang Islam terlalu jauh meninggalkan akal sebagai modal utama kemuslimannya. Mereka salah sangka terhadap Al Qur’an, dan kurang peka memikirkan kemungkinan bahwa Iblis dan Setan sejak jaman dahulu kala sudah fasih membaca Quran dan mungkin menghapalnya, sebagai satu bagian strateginya untuk mengalahkan manusia.
Emha Ainun Najib
Tentu sangat banyak saya berguru pada mereka, sangat tidak seimbang dengan amat sedikitnya manfaat yang saya bisa kontribusikan. Saya, sendiri atau bersama KiaiKanjeng, berposisi amat berterima kasih kepada publik, sementara hak kami untuk diterimakasihi sangat sedikit.
Saya kisahkan di sini satu hal: bahwa saya tidak pernah menyia-nyiakan perjumpaan dengan banyak orang untuk melakukan semacam direct research kecil-kecilan. Mungkin lebih bersahaja: jajag pendapat, tentang sejumlah hal prinsipil nilai orang hidup berbangsa, beragama dan bernegara. Serta sejumlah konteks aktual yang durasi dan akurasinya tidak berlaku terlalu lama. Itupun lebih saya persempit lagi: yakni sejumlah jajag pendapat dengan berbagai-bagai kalangan Ummat Islam.
Yang hasilnya terlalu lucu, naif atau sangat kurang berpengetahuan, sebaiknya tidak saya paparkan, agar saya tidak menjadi komoditas bagi penjaja tema pelecehan Islam. Umpamanya saya bertanya: “Rasulullah menyatakan bahwa Ummat Islam akan terbagi menjadi 73 bagian, yang diterima Allah hanya satu. Anda semua ini termasuk yang 72 atau yang 1?”. 100% ummat yang saya jumpai di berbagai wilayah, strata dan segmen, menjawab sama: “Yang 1″.
Yang paling terasa pada publik Islam adalah ketidaksanggupan massal untuk membedakan antara kemungkinan, kenyataan dan keinginan. Jawaban “Yang 1″ itu rata-rata tidak mereka kejar ke dalam diri mereka sendiri apakah itu keinginan, kemungkinan ataukah kenyataan. Terlalu jauh kalau saya menuntut mereka cukup memiliki parameter untuk mengukur tingkat kemungkinan dan kadar kenyataan mereka akan diterima Allah atau tidak, sebab kelihatannya ruang batin mereka sudah sangat dipenuhi oleh keinginan, yang tak terurai secara rasional dan intelektual.
Terkadang saya menggoda: “Ibu-ibu Bapak-bapak, mohon maaf saya sendiri menemukan diri saya di antara yang 72 golongan. Saya penuh dosa dan ketersesatan, sehingga sama sekali tidak berani menyatakan bahwa saya akan pernah diterima oleh Allah. Kelihatannya kans saya untuk masuk neraka lebih besar dibanding masuk sorga.”
Sering saya menyesal atas pernyataan seperti itu, karena jelas saya memberi beban pikiran dan kegelisahan hati yang menambah keruwetan hidup mereka yang sudah sangat ruwet oleh Indonesia. Apalagi mereka rata-rata tidak punya kapasitas untuk mengidentifikasi apakah pernyataan saya itu bersifat intelektual ataukah bernuansa kultural — sebagaimana sahabat kita yang kaya menawari kita “Ayo mampir dong ke gubug saya…”. Padahal harga rumahnya 5M.
Di saat lain saya bertanya: “Kalau pergi umroh atau haji, ketika berthawaf: Sampeyan cenderung mendekat-dekat ke Ka’bah termasuk supaya bisa mencium Hajar Aswad, ataukah cenderung meletakkan diri jauh-jauh dari rumah Allah?”. 100% menjawab “mendekat-dekat ke Ka’bah”. Terhadap dialog tema ini kadang saya menggoda: “Mohon maaf saya sendiri termasuk orang yang takut-takut mendekat ke rumah Allah. Datang ke Mekkah saja pekewuh. Bahkan ketika berthawaf saya hanya berani melirik sedikit-sedikit atau mencuri pandang ke Ka’bah. Sebab saya tidak merasa pantas bertamu ke rumah Allah. Bau saya busuk, kelakuan saya buruk, tidak ada cukup kepantasan untuk berada di dekat rumah Allah”.
Terkadang saya terpeleset untuk mengungkapkan : “Coba Sampeyan sebut satu saja Nabi dan Rasul yang pernah menyatakan bahwa dirinya baik. Setahu saya hampir semua menyatakan dirinya dhalim”.
Di saat lain rajin saya bertanya kepada Ummat Islam: “Apa bekal utama manusia untuk menjadi Muslim yang baik?”
100% menjawab: “Qur’an dan Hadits”. Sungguh-sungguh sangat lama saya merindukan ada jawaban yang berbeda, dan sampai hari ini belum Allah perkenankan. Memang begitu sucinya, begitu sakral dan utamanya Kitab Suci Allah dan penuturan Rasul-Nya, sehingga Ummat Islam kebanyakan lupa pada kalimat kecil di Kitab Suci itu sendiri: “Sesungguhnya Aku menciptakan manusia sebagai masterpiece…” Inna khalaqnal insana fi ahsani taqwim.
Karya Allah yang tertunggul dan tertinggi derajatnya bukan Malaikat, bukan Al Qur’an, melainkan manusia.
Dengan sedih terpaksa saya katakan bahwa modal utama manusia untuk menjadi Muslim bukan Al Qur’an, melainkan akal.
Tidak fair kalau bekal utama manusia untuk menjadi Muslim adalah Al Qur’an. Pertama, jaman pasca-Muhammad hingga sekarang jauh lebih singkat dibanding pra-Muhammad sejak Adam AS. Kedua, kalau Qur’an adalah modal utama, harus kita pastikan bahwa semua Nabi Rasul dan ummat manusia sebelum Muhammad bukanlah Muslim. Dengan kata lain harus kita batasi kepercayaan dan wacana Islam hanya dimulai sejak kerasulan Muhammad. Ketiga, AlQur’an bukan makhluk hidup. Ia tidak bisa menjadi subyek aktif atas proses berlangsungnya kehidupan manusia. Al Qur’an bukan pelaku perubahan, pembangunan, sejarah dan peradaban ummat manusia. Al Qur’an itu alat perubahan.
Keempat, untuk menyebut secara sederhana: Al Qur’an 100% sia-sia bagi manusia yang tidak menggunakan modal utamanya sebagai manusia, yakni aktivitas akal. Al Qur’an jangan disodorkan kepada kambing, meskipun ia punya otak. Sedikit ke cabang: otak itu hardware. Untuk membuat otak melakukan pekerjaan berpikir, diperlukan software yang bernama akal. Al’aql. Akal tidak terletak, atau sekurang-kurangnya tidak berasal usul dari dan di dalam kepala manusia, melainkan berasal dari semacam mekanisme dialektika yang dinamis dari luar diri manusia, mungkin semacam gelombang elektromagnetik yang berpendar-pendar di seluruh lingkup alam semesta, namun dikhususkan menggumpal dan mengakurasi ke seputar ubun-ubun kepala setiap manusia.
Oleh karena itu prinsip utama menjalani Islam adalah ijtihad. Kalau jihad itu segala upaya perjuangan manusia menghidupi kehidupan. Ijtihad itu perjuangan intelektual. Mujahadah itu perjuangan spiritual. Ratusan kali Allah memfirmankan “Apakah engkau tidak berpikir?” “Apakah engkau tidak menggunakan akal?”. Masyarakat Barat dan Jepang Korea Cina sangat aktif melakukan ijtihad dan menguasai peradaban. Kaum Muslimin terlalu aktif bermujahadah tanpa imbangan ijtihad sehingga produknya adalah dekadensi dan inferioritas. Tetapi memang tidak mengherankan jika Ummat islam stuck dalam hal ijtihad. Alfikr itu pikiran, kata kerjanya yatafakkar, berpikir. Al-aql itu akal: bahasa Indonesia hanya kenal kata kerja “mengakali” dari kata dasar akal. Mengakali itu pekerjaan sangat mulia: ialah memandang dan memperlakukan segala sesuatu dengan daya akal. Tetapi “mengakali” dalam bahasa Indonesia adalah menipu, mencurangi, menyiasati dalam konotasi negatif.
Agak aneh Allah memerintahkan “Taatilah Allah, Rasul-Nya dan ulil amr di antara kalian”, tetapi yang terjadi adalah ketaatan kepada para penerus Rasul atau yang dianggap oleh umum atau yang menganggap dirinya penerus Rasul — namun tanpa tradisi ijtihad, sementara ulul amr, “petugas urusan-urusan” tak pernah ditegasi konteks dan subyeknya. Apakah Ulama mengurusi petani dan pertanian sehingga ditaati? Apakah Ustadz mengurusi pasar dan penggusuran sehingga dipatuhi? Apakah Kiai mengurusi, menguasai, memahami, mengerti dan mendalami teknologi, industri, ketatanegaraan, konstitusi dan hokum, pemetaan sosial masyarakat, hutan, sungai, laut, sehingga dipatuhi?
Hampir tak pernah terdengar fatwa tentang kehidupan nyata manusia dan masyarakat. Barusan ada fatwa satu tentang nuklir: cabang bilang haram, pusat bilang halal. Bagaimana kok ada organisasi cabangnya haram pusatnya halal. Bagaimana ada makhluk tak jelas Malaikat atau Setan. Ada satu lagi saya simpan fatwa tentang jual beli dang ganti rugi: mudah-mudahan jangan ada versi counter fatwa, karena fatwa itu tidak didasari konsiderasi ilmiah dan penelitian rasional apapun.
Islam tumbuh di Musholla dan Masjid, bertahan kerdil dalam kesempitan dan kejumudan. Pengadilan Agama hidup dari konflik-konflik rumahtangga, tidak berususan dengan keadilan keuangan rakyat, dengan keadilan atas sungai dan hutan, dengan keadilan politik, perekonomian, ekosistem, internet — sesekali muncul dari pintu belakang fatwa dan pernyataan keadilan halal dan haram tentang Presiden wanita haram, beberapa tahun kemudian berbalik menjadi halal berdasar sisi kepentingan yang sedang disangga.
Pemain-pemain sepakbola diidentifikasi, diuji, dianalisis dan dipilih oleh expert sepakbola, pelatih dan official. Kiai, Ulama, Ustadz diidentifikasi, diuji, dianalisis dan dipilih berdasarkan mata pandang industri dan kepentingan komersial. Orang Islam terlalu jauh meninggalkan akal sebagai modal utama kemuslimannya. Mereka salah sangka terhadap Al Qur’an, dan kurang peka memikirkan kemungkinan bahwa Iblis dan Setan sejak jaman dahulu kala sudah fasih membaca Quran dan mungkin menghapalnya, sebagai satu bagian strateginya untuk mengalahkan manusia.
Emha Ainun Najib
Label:
Artikel
Langganan:
Postingan (Atom)